Sabtu, 16 Januari 2021


Selasa, 01 Oktober 2019 12:19 WIB

Bangun Museum Etnografi Sumatra, Bupati Tubaba dan Tim Kunjungi Tanah Pilih Jambi

Reporter : Ardi
Kategori : Zona

Bupati Tubaba, Umar Ahmad (baju hitam), bersama tim di Museum Siginjei, Kota Jambi (26/9)

Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Umar Ahmad, tiba di Kota Jambi, Rabu tengah malam. (25/09). Kedatangan orang nomor satu di Tubaba ke Tanah Pilih Kota Jambi ini merupakan rangkaian roadshow bersama arsitek Gede Kresna dan sepuluh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten setempat, untuk melihat langsung peninggalan benda bersejarah yang memiliki nilai etnografi di beberapa lokasi di Sumatera.

Sebelum ke Tanah Pilih Pusako Betuah, Kota Jambi, rombongan lebih dulu menyusuri benda bersejarah bernilai etnografi di Kabupaten Ogan Ilir, Kota Pagar Alam dan Desa Pelang Kenidai di Sumatra Selatan, kemudian berlanjut ke Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu serta beberapa Desa di Bukittinggi-Sumatra Barat.



Umar Ahmad menuturkan, kunjungan ini dalam rangka survei pendokumentasian menyusul rencana pendirian museum etnografi di Tubaba. Tahun ini, lanjut Umar,  konsep bangunan beserta keseluruhan isi museum Etnografi rampung, sehingga tahun depannya mulai fokus pada pembangunan fisik museum.

Di Kota Jambi, tim survei mengunjungi pasar Angso Duo, Jembatan Gentala Arasy, Museum Siginjei, dan Kawasan situs Percandian Muarojambi serta perkampungan tradisional Melayu di Desa Muarajambi.

"Kami senang sekali. Di Kota Jambi maupun di Kawasan Percandian Muarojambi, kami dapat melihat langsung peralatan masak, peralatan pertanian, perkebunan, tenun dan produk keseharian masyarakat lokal Jambi tempo dulu yang nantinya menjadi bagian dari koleksi di museum etnografi. Di samping itu, kami juga dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat di Desa Muarajambi," ungkap Bupati Umar.

Kanan-kiri: Bupati Tubaba, Umar Ahmad dan arsitek Gede Kresna di Candi Muarojambi (26/9)

Arsitek Gede Kresna menambahkan, Kota Jambi dan Kabupaten Muarojambi menjadi salah satu lokus survei karena masyarakatnya memiliki akar kebudayaan Melayu tua. Hal tersebut tampak jelas pada kawasan Percandian Muarojambi, tinggalan artefak abad ke-9 sampai 14 M, serta piranti keseharian masyarakat tradisional setempat yang juga memiliki karya seni yang beragam.

Menurut Gede Krisna, museum Etnografi itu nantinya tidak hanya mengoleksi peralatan yang digunakan sehari-hari dalam kehidupan dan budaya masyarakat lokal se-Sumatra, tapi juga didesain sebagai wadah informasi dan pengkajian serta ruang kreatif bagi generasi muda untuk terlibat memelihara dan mempertahankan nilai-nilai yang tersimpan di balik karya budaya orang-orang terdahulu.

“Pemerintah daerah menyadari bahwa Tubaba bukanlah daerah yang memiliki kekayaan alam berlimpah dan juga bukan daerah perlintasan maupun persinggahan di Pulau Sumatra, sehingga diperlukan ide brilian agar daerah ini dapat berkembang dan maju dengan tetap berakar kuat pada kebudayaan. Maka, salah satunya mendirikan museum Etnografi ini, yang diharapkan dapat menarik perhatian dan kunjungan masyarakat ke Kabupaten Tubaba sekaligus menjadi arena pelestarian kebudayaan masyarakat Sumatra,” kilahnya.

Pilihan membangunan Museum, lanjut arsitek asal Bali ini, karena diyakini dapat menjadi simbol sekaligus budaya kerja sumber daya manusia di Tubaba agar terus melakukan inovasi dengan tanpa meninggalkan karya budaya masa lalu.


Tag : #Museum Etnografi #Tulang Bawang Barat #Tubaba



Berita Terbaru

 

Pandemi Corona
Sabtu, 16 Januari 2021 10:48 WIB

Pemkab Sarolangun Anggarkan Rp 5 Miliar ABPD untuk Penanggulangan Covid-19 Tahun 2021


Kajanglako.com, Sarolangun – Tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Sarolangun tampaknya masih serius menaggulangi penularan wabah virus corona atau Covid-19.

 

Banjir
Sabtu, 16 Januari 2021 10:42 WIB

Air Sungai Meluap, 74 Desa di Sarolangun Terendam Banjir


Kajanglako.com, Sarolangun – Dikelilingi aliran air sungai Limun, Sungai Batang Asai serta Sungai Muara Tembesi, Kabupaten Sarolangun menjadi salah

 

Jumat, 15 Januari 2021 09:57 WIB

Masnah Busro Resmikan Pasar Rakyat Sengeti


Kajanglako.com, Muaro Jambi - Bupati Muaro Jambi Masnah Busro Secara resmi membuka pasar rakyat Sengeti yang baru selesai di bangun oleh pemerintah kabupaten

 

Sosok dan Pemikiran
Jumat, 15 Januari 2021 08:42 WIB

Menengok Masa lalu, Menatap Masa Depan: Hariman Siregar dan Malari


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Adakah, atau masih mungkinkah, sebuah perubahan besar untuk membentuk sesuatu yang baru bisa terjadi di masa depan? Goenawan

 

PETI
Kamis, 14 Januari 2021 20:04 WIB

Diduga Melakukan PETI, Polres Merangin Amankan Alat Berat dan Tiga Warga Bungo


Kajanglako.com, Merangin - Polres Merangin amankan Eskavator dan tiga warga Bungo karena diduga melakukan kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) diwilayah