Sabtu, 04 Desember 2021


Jumat, 22 Februari 2019 20:06 WIB

Warga Kecewa Tak Diikutkan Rapat Pemkab Muarojambi dengan PT BBS

Reporter : Vovianziardi
Kategori : Berita Daerah

Dwi, perwakilan masyarakat 4 desa yang berkonflik dengan PT BBS/ foto: Voviarizandi

Kajanglako.com, Muaro Jambi - Konflik kepemilikan lahan antara 4 desa dalam Kecamatan Kumpe dengan PT Bukit Bintang Sawit (BBS) sepertinya akan semakin meruncing. Sebabnya, ada pertemuan yang dimediasi oleh Pemkab Muarojambi dengan perusahaan, namun masyarakat tidak diikutsertakan.

Pertemuan yang dilaksanakan pada Jumat (22/2) pagi itu berlangsung di Ruang Rapat Bupati Muaro Jambi, rapat ini digelar tertutup yang hanya dihadir oleh Bupati Muaro Jambi Masnah Busyro, Kapolres Muarojambi, Kejari, Perwakilan Polda Jambi dan Perwakilan PT BBS. Namun puluhan masyarakat yang menunggu di luar ruangan tak diikutsertakan.



Usai rapat tertutup tersebut, tidak solusi nyata yang dihasilkan. Bupati Muarojambi Masna hanya mengatakan bahwa perusahaan siap menampung aspirasi masyarakat.

"Jadi dari pertemuan kami ini perusahaan siap bertemu dengan masyarakat untuk mencari solusi atas permasalahan ini, ke depan akan dilakukan pertemuan lebih lanjut lagi,"kata Bupati Masnah.

Sementara itu Perwakilan PT BBS mengaku belum dapat mengambil keputusan karena belum mengetahui tuntutan masyarakat, namun siap mengakomodir tuntutan pada pertemuan yang akan diatur lebih lanjut.

"Kami belum dapat memutuskan, nanti kami akan melakukan pertemuan dengan masyarakat, kami siap mengakomodirnya mencari solusi terbaik," kata Darius dari PT BBS.

Terpisah, perwakilan masyarakat 4 desa yang memenuhi kantor Bupati Muarojambi merasa kecewa karena tidak diikutsertakan dalam pertemuan tersebut.

"Kami hari ini diundang untuk pertemuan mediasi dengan pihak perusahaan tapi kami tidak diperbolehkan masuk, hanya pemerintah dengan perusahaan saja," kata Dwi, perwakilan masyarakat.

Sebelumnya diberitakan, bahwa ratusan masyarakat 4 desa dalam Kecamatan Kumpe melakukan pendudukan lahan dan pemblokiran jalan perusahaan, mereka menuntut pengembalian lahan masyarakat yang dikelola PT BBS. Ratusan masyarakat ini akhirnya membuka blokir jalan dengan janji dipertemukan dengan perusahaan untuk mencari solusi. (kjcom)


Tag : #Konflik Lahan #Pemkab Muarojambi #PT BBS



Berita Terbaru

 

Sabtu, 04 Desember 2021 20:18 WIB

Bupati Fadhil Arief Terima Penghargaan dari Organisasi Pemuda Malaysia


Kajanglako.com, Muaro Jambi – Bupati Batanghari Fadhil Arief menerima penghargaan dari Pengakab Negeri Sabah Malaysia. Penghargaan tersebut diberikan

 

Sabtu, 04 Desember 2021 16:32 WIB

Anggota Ombudsman RI Diskusi Soal Pelayanan Publik Bidang Kelistrikan bersama Mahasiswa Kerinci


Kajanglako.com, Jambi - Dalam kunjungan kerja yang dilaksanakan Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto ke Provinsi Jambi, ia menyempatkan menyapa

 

Sabtu, 04 Desember 2021 10:16 WIB

Globalisasi dan Indonesia: Post-script dan Post-humous.


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Jika globalisasi didefinisikan secara sederhana sebagai keterbuhungan apa yang terjadi di sebuah pojok bumi dengan apa yang

 

Jumat, 03 Desember 2021 17:49 WIB

Kolaborasi Akademisi dan Ombudsman RI Penting untuk Cegah Maladministrasi Pelayanan Publik


Kajanglako.com, Jambi - Peran civitas akademika dalam pengawasan pelayanan publik sangat krusial di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan oleh Anggota

 

Kamis, 02 Desember 2021 10:30 WIB

47 KPM Terima Bantuan P2K di Kelurahan Pasar Sarolangun


Kajanglako.com, Sarolangun - Sebanyak 47 keluarga penerima manfaat (KPM) terima bantuan Percepatan Pembangunan Kelurahan (P2K) di Kelurahan Pasar Sarolangun. Bantuan