Jumat, 25 Juni 2021


Jumat, 28 Desember 2018 07:09 WIB

Berbagi Kasih Antar Sesama Suku Anak Dalam

Reporter :
Kategori : Zona

SAD melaksanakan ibadah Natal (25/12) di gereja kecil di Desa Pelakar Jaya.

 Oleh: Jon Afrizal*

 



"Mari kita sambut tangannya

Mari kita puji namanya."

Kidung suci ini terdengar menggema dari sebuah gereja kecil di pinggir Desa Pelakar Jaya Kecamatan Pemenang Kabupaten Merangin, Selasa (25/12). Sebanyak 60-an jemaat Gereja Yesus Kristus Tuhan (GYKT) Pelita Community melakukan ibadah Natal. Mereka adalah anggota Suku Anak Dalam (SAD).

Pendeta Abraham Sani yang memimpin ibadah Natal ini mengatakan gereja ini khusus dibangun untuk anggota kelompok suku terasing ini. Tetapi, katanya, selayaknya rumah ibadah, sesama pemeluk agama dapat mengikuti ibadah di sana.

"Ini adalah ibadah Natal yang kedua yang telah kami lakukan," katanya.

Umumnya, peibadah adalah anggota kelompok Temenggung Ngalo. Mereka berjumlah 64 orang.

"Ini saat yang indah untuk berkumpul bersama-sama anggota kelompok," katanya.

Bangunan gereja berukuran 6 x 14 meter persegi ini berada di lahan seluas 1 hektare. Lahan ini adalah hasil  donasi sesama jemaat yang berinduk di Kota Jambi ini.

"Di lahan ini kami belajar bercocok tanam dan kami pun memiliki tempat tinggal," kata Temenggung Ngalo.

Perayaan Natal sudah beberapa tahun ini dilaksanakan oleh kelompok SAD di Kecamatan Pamenang. Ada tiga kelompok gereja SAD di sana. Yaitu Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan (GKSBS), Gereja Protestan Indonesia (GPI), dan YPKT. Gereja-gereja itu membawahi lima kelompok SAD.

Ket: Warga SAD berdoa bersama dalam perayaan Natal di Desa Pauh Menang, Senin (24/12). 

Pendamping dari GKSBS, Suwarjono mengatakan sebanyak 64 orang SAD telah mereka ajarkan tentang pentingnya keimanan sejak 2017 lalu. Kelompok ini dipimpin Temenggung Ganta, yang berdomisili di Desa Sialang Kecamatan Pamenang.

"Kami telah dibuatkan rumah tinggal oleh pemerintah pada 2018 ini. Tetapi pihak gereja lah yang mensubsidi kebutuhan kami," kata Ganta.

Suwarjono mengatakan dibutuhkan kesabaran ekstra untuj membuat mereka dipandang setara dengan warga lainnya. Seperti hidup bersih dan sejenisnya.

"Butuh waktu yang lama untuk memberi pengertian kepada mereka kegunaaan menggosok gigi dengan pasta gigi, mandi dengan menggunakan sabun, dan mencuci pakaian dengan deterjen," katanya.

Pada malam Natal, sebanyak tiga kelompok SAD ini merayakan secara bersama di gereja GKSBS di Desa Pauh Menang, Kecamatan Pamenang. Ratusan pemeluk protestan berkumpul di sana, sebanyak 200 orang adalah warga SAD.

Lagu puji-pujian dinyanyikan bergantian oleh jemaat, termasuk juga warga SAD. Tidak satu pun warga SAD yang terlihst rikuh. Mereka berbaur bersama anggota jemaat yang lain.

"Inilah tujuan utama kami hadir di sini. Kami ingin membuat warga SAD sama seperti warga lainnya, dan tidak dipandang sebelah mata," kata Bena Tua GKSBS, Budi Santoso.

Menurutnya, Natal adalah momentum untuk berkumpul bersama-sama dan menebar kasih. Sebab, katanya, setiap manusia harus dikasihi. 

*Penulis adalah Anggota AJI Kota Jambi.


Tag : #Perayaan Natal SAD di Jambi #Berbagi Kasih dalam Natal #Natal Suku Anak Dalam Desa Pelakar Jaya



Berita Terbaru

 

Kamis, 24 Juni 2021 17:33 WIB

Letusan Senpi Iringi Uji Menembak Personil Polres Sarolangun


Kajanglako.com, Sarolangun -  Sebanyak 119 Personil Polres Sarolangun melakukan latihan uji Menembak di lapangan tembak Endra Dharmalaksana, Kamis

 

Kamis, 24 Juni 2021 15:22 WIB

Kasus Korupsi DD Desa Lidung, Kejari Segera Tetapkan Tersangka


Kajanglako.com, Sarolangun - Kasus dugaan korupsi dana desa (DD) Desa Lidung Kecamatan Sarolangun Kabupaten Sarolangun pada tahun 2019 lalu, mulai

 

Sosok dan Pemikiran
Kamis, 24 Juni 2021 09:15 WIB

Membaca Hatta dan Pasal 33 Itu


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo*Saya mulai mengenal tulisan Hatta ketika akhir tahun 80an meneliti sejarah transmigrasi. Saat itu saya sedikit terkejut karena

 

Rabu, 23 Juni 2021 16:23 WIB

Sarolangun Tempat Nyaman Anak Punk Berkeliaran, PKL Harap Pol PP Segera Tertibkan


Kajanglako.com, Sarolangun – Kabupaten Sarolangun dikenal dengan kabupaten dangan nuansa religi yang kental, memegang nilai dan seloko adat, serta

 

Rabu, 23 Juni 2021 15:57 WIB

IWS: DPRD Sarolangun 'Illfeel' terhadap Aspirasi Pers


Kajanglako.com, Sarolangun – Sejumlah wartawan yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Sarolangun (IWS) melanjutkan aksinya ke gedung dewan, usai dari