Minggu, 28 Februari 2021


Sabtu, 08 September 2018 13:21 WIB

Diduga Hamili Gadis Belia, Pemuda Warga Pamenang Kabur

Reporter : Riki Saputra
Kategori : Berita Hukrim

Korban PM bersama anak yang dilahirkannya/ foto: Riki Saputra

Kajanglako.com, Merangin - SM (54) warga Kecamatan Pamenang masih mengharapkan itikad baik JF (23), yang diduga menghamili anaknya (PM) yang masih berusia 14 tahun. 

Awalnya SM sudah melaporkan JF ke Polsek Pamenang November 2017 lalu dengan surat tanda bukti lapor dengan nomor: STBL/30/V/2018/Sek Pamenang, tertanggal 4 Mei 2018.



Setelah dilaporkan ke polisi, dilakukan sidang adat dan pihak terduga pelaku menyanggupi beberapa poin perjanjian sidang adat, diantaranya kedua belah pihak sepakat untuk melakukan tes DNA setelah korban selesai melahirkan dan pelaku siap bertanggung jawab dengan menikahi korban jika hasil tes DNA positif.

Namun setelah anak dari korban lahir pada Minggu (26/8) lalu, pihak keluarga korban malah sulit untuk menemui diduga pelaku untuk melakukan tes DNA, seperti apa yang telah disepakati dalam sidang adat.

"Saat ini kami bingung ketika kami tanya dengan orang tua terduga pelaku, jawabannya selalu JF sedang berada di luar kota," kata SM.

SM menjelaskan jika tetap tidak ada itika dbaik dari keluarga terduga pelaku untuk melaksanakan hasil sidang adat, maka dirinya akan melanjutkan proses hukum di kepolisian.

"Kalau memang seperti ini kejadiannya kepalang tanggung, kami dan keluarga akan melanjutkan proses hukum yang awalnya sudah kami laporkan," kata SM menegaskan.

Sementara Kapolsek Pamenang, AKP Niko Darutama, membenarkan ada laporan terkait kejadian tersebut.

"Ada satu saksi yang belum kami ambil keterangan karena masih di bawah umur dan orang tuanya keberatan, namun secepatnya kami akan coba kembali buat panggilan kepada yang bersangkutan," kata AKP Darutama. (kjcom)


Tag : #Pencabulan #Merangin #Asusila #Pamenang



Berita Terbaru

 

Perspektif
Rabu, 24 Februari 2021 20:17 WIB

Jokowi dan Anies Baswedan


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Mungkin ada banyak perbedaan antara keduanya. Gaya bicaranya, blusukannya, taktik melobinya, politik identitasnya dan

 

Perspektif
Senin, 22 Februari 2021 17:18 WIB

Ada Yang Membusuk dalam Darah di Tubuh Kita


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Mungkin di tubuh saya dan sebagian dari kita sudah ada virus covid-19, tetapi tidak ada gejala yang tampak dari luar. Kita

 

Sejarah Jambi
Senin, 22 Februari 2021 16:29 WIB

Walter M Gibson


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) Dalam rangka menyiapkan tulisan untuk rubrik ‘Telusur Jambi,’ saya teringat pada satu tas

 

Hari Sampah
Minggu, 21 Februari 2021 10:20 WIB

Peringati Hari Sampah Lewat Program Sepuluh Jari Menganyam


JAMBI--Memperingati hari sampah yang jatuh setiap 21 Februari, masyarakat Jambi diajak untuk lebih peduli lingkungan. Mulai dari diri sendiri. Mulai dari

 

Sengketa Rumah Ibadah
Kamis, 18 Februari 2021 10:42 WIB

Sengketa Rumah Ibadah dan Kearifan Budaya Lokal Jambi


Oleh: Juparno Hatta* Di mata dunia internasional, Indonesia dikenal dengan nilai toleransi yang tinggi di tengah-tengah kemajemukan sebagai sebuah kesemestian.