Sabtu, 16 Januari 2021


Minggu, 08 April 2018 21:05 WIB

Berusia 110 Tahun, Mbah Punem Iba Tak Tersentuh Perhatian Pemerintah

Reporter : Igun
Kategori : Berita Daerah

Mbah Punem, di usianya 110 tahun ia mengharapkan bantuan pemerintah/ foto: Igun

Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Di Rantau Rasau Kabupaten Tanjung Jabung Timur, ada seorang nenek berusia lebih 110 tahun. Oleh warga di tempat tinggalnya si nenek akrab disapa Mbah Punem.
 
Meski sudah tak kuat lagi berjalan, Mbah Punem masih terlihat sehat. Perempuan berambut putih ini terlihat sumringah saat awak media menyambangi rumahnya, Sabtu (7/4). Ia masih lumayan lancar diajak berkomunikasi.
 
Saat ditanyakan namanya, Mbah Punem masih bisa menjawab meski suaranya sudah terdengar agak kurang jelas.
 
Mbah Punem tinggal di RT 01 Kelurahan Bandar Jaya, Kecamatan Rantau Rasau. Perempuan yang lahir tahun 1908 itu kini tinggal dan menghabiskan masa tuanya bersama anak dan cucu-cucunya.
 
Menurut penuturan pihak keluarga, meski telah renta nenek yang telah berusia lebih satu abad lebih itu tidak mau selalu merepotkan anak dan cucunya. Ia selalu berusaha sendiri bila ingin makan, menjerang air hangat maupun BAB, meski harus dengan cara merangkak sebab usianya yang sudah uzur.
 
Bila sakit, Mbah Punem dirawat pihak keluarga di rumahnya yang sederhana, dengan mengkonsumsi obat resep dari dokter, tanpa mau disuntik.
 
Keluarga Mbah Punem menyatakan tidak ada resep apapun, sehingga bisa membuat nenek yang gemar makan ikan asin itu hidup hingga satu abad lamanya.
 
Mbah Punem sendiri hidup dalam kondisi ekonomi yang pas-pasan. Ironisnya, hingga kini ia belum tersentuh perhatian pemerintah, meski bantuan tunai maupun bedah rumah. 
 
Pemerintah daerah terkesan tutup mata, membiarkan wanita saksi sejarah tersebut hidup di bawah garis kemiskinan.
 
Di penghujung usianya tak banyak harapan yang diutarakan wanita renta ini. Dia mengatakan hanya ingin merasakan tidur di kasur empuk dengan rumah yang tidak bocor saat hujan dan panas saat siang bersama anak dan cucunya.
 
Raut wajah pesimis Mbah Punem begitu terlihat jelas saat menyampaikan harapan sederhananya itu, terlihat air matanya mengalir di sela keriput kulitnya. (kjcom)




Berita Terbaru

 

Pandemi Corona
Sabtu, 16 Januari 2021 10:48 WIB

Pemkab Sarolangun Anggarkan Rp 5 Miliar ABPD untuk Penanggulangan Covid-19 Tahun 2021


Kajanglako.com, Sarolangun – Tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Sarolangun tampaknya masih serius menaggulangi penularan wabah virus corona atau Covid-19.

 

Banjir
Sabtu, 16 Januari 2021 10:42 WIB

Air Sungai Meluap, 74 Desa di Sarolangun Terendam Banjir


Kajanglako.com, Sarolangun – Dikelilingi aliran air sungai Limun, Sungai Batang Asai serta Sungai Muara Tembesi, Kabupaten Sarolangun menjadi salah

 

Jumat, 15 Januari 2021 09:57 WIB

Masnah Busro Resmikan Pasar Rakyat Sengeti


Kajanglako.com, Muaro Jambi - Bupati Muaro Jambi Masnah Busro Secara resmi membuka pasar rakyat Sengeti yang baru selesai di bangun oleh pemerintah kabupaten

 

Sosok dan Pemikiran
Jumat, 15 Januari 2021 08:42 WIB

Menengok Masa lalu, Menatap Masa Depan: Hariman Siregar dan Malari


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Adakah, atau masih mungkinkah, sebuah perubahan besar untuk membentuk sesuatu yang baru bisa terjadi di masa depan? Goenawan

 

PETI
Kamis, 14 Januari 2021 20:04 WIB

Diduga Melakukan PETI, Polres Merangin Amankan Alat Berat dan Tiga Warga Bungo


Kajanglako.com, Merangin - Polres Merangin amankan Eskavator dan tiga warga Bungo karena diduga melakukan kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) diwilayah