Minggu, 26 Juni 2022


Kamis, 02 Juni 2022 22:23 WIB

Dharmasraya Terima Program Sapras Dari Kementan

Reporter : Samin
Kategori : Berita Daerah

DHARMASRAYA – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian (Kementan) baru-baru ini melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk bantuan sarana dan prasarana pertanian. Hal tersebut dibenarkan Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, ketika ditemui di ruang kerjanya, Pulau Punjung, Kamis (2/06/2022).

“Kita terus melakukan upaya berkesinambungan agar produktivitas kelapa sawit Dharmasraya dapat terjaga. Alhamdulillah, saya diwakili Kepala Dinas Pertanian telah melakukan MoU dengan Kementerian Pertanian untuk bantuan sarana dan prasarana tersebut”, ungkap Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) itu.
Sutan Riska yang didampingi Kepala Dinas Pertanian, Darisman, berharap, bantuan tersebut dapat meringankan biaya sarana dan prasarana pekebun yang relatif tinggi saat ini.
 
“Insya Allah, muara dari bantuan ini nantinya adalah kesejahteraan petani kita yang kian meningkat,” lanjut Sutan Riska
Sementara, Darisman menjelaskan, bantuan sarana dan prasarana tersebut meliputi peningkatan jalan produksi tani seluas 100 hektare, bantuan intensifikasi pertanian berupa pupuk dan pestisida seluas 200 hektare, pelaksanaan sertifikat ISPO 50 hektare, dan bantuan pascapenen 50 hektare.
Jika diakumulasi total bantuan yang digululirkan pemerintah pusat melalui dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) itu jumlahnya mencapai Rp3 miliar. “Kita berharap melalui bantuan dapat meringankan biaya sarana dan prasarana yang tinggi saat ini, terlebih disaat harga TBS tidak relatif baik dalam kurun waktu satu bulan belakangan,” terang Darisman.
 
Menurutnya program sarpras BPDPKS ini sangat bermanfaat bagi petani. Misalnya, dengan adanya peningkatan jalan usaha tani tentunya akan memperlancar proses transportasi untuk kegiatan produksi seperti panen TBS, akses jalan petani atau pemanenan, hingga pengiriman TBS.
Kemudian jalan usaha tani yang baik tentunya juga memperlancar proses transportasi untuk kegiatan perawatan tanaman seperti langsir pupuk. Sehingga biaya operasional dapat diteken yang kemudian akan meningkatkan pendapatan petani.

Lebih lanjut dijelaskannya, program Sarpras perkebunan kelapa sawit diberikan kepada pekebun bertujuan untuk peningkatan produksi, produktivitas, nilai tambah dan mutu hasil perkebunan kelapa sawit. Bagi para petani tentunya program ini sangat memberikan sisi positif bagi perkembangan pengelolaan perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan, pungkasnya.(sam)






Berita Terbaru

 

Politik dan Kepimimpinan
Senin, 20 Juni 2022 21:45 WIB

Negeri Ini Tidak Kurang Calon Presiden. Membaca Kembali Nasihat Al-Ghazali


Oleh: Jumardi Putra* Negeri ini tidak pernah kurang calon presiden. Bahkan mereka umumnya berlagak laiaknya Satrio Piningit yang akan membawa

 

Selasa, 14 Juni 2022 20:22 WIB

Kapolda Sumbar Berikan Pesan Mendalam untuk Para Personel


  DHARMASRAYA - Setelah satu tahun ditempati, akhirnya Batalyon C pelapor Satbrimob Polda Sumatera Barat yang diberi nama Sibinuang Dharma Wira Utama

 

Selasa, 14 Juni 2022 15:45 WIB

Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumbar Diresmikan


    DHARMASRAYA – Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan menghadiri acara Upacara Peresmian Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda

 

Senin, 13 Juni 2022 20:39 WIB

Bupati : Potensi Budaya Lokal Menjadi Peluang Kabupaten Menjadi Maju


    DHARMASRAYA – Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan menghadiri acara Rapat Koordinasi (Rakor) Wali Nagari se-Kabupaten Dharmasraya.

 

Senin, 13 Juni 2022 14:01 WIB

Bupati Sentil Keras Kepala OPD yang Belum Produktif dan Profesional


  Kepala OPD Diminta untuk Tunjukkan Inovasi dan Kinerja   DHARMASRAYA – Dalam apel gabungan bulan Juni 2022 di halaman kantor Bupati Dharmasraya,