Sabtu, 04 Desember 2021


Rabu, 24 November 2021 01:56 WIB

Sebelas Rumah dan Satu Masjid di CNG Hangus Terbakar

Reporter : Riyadi
Kategori : Berita Daerah

Foto: Riyadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Kebakaran hebat terjadi di RT 02 Desa Tendah, Kecamatan Cermin Nan Gedang (CNG), Sarolangun. Akibatnya, 11 rumah dan 1 masjid di lokasi tersebut, hangus terbakar.

Kebakaran ini sendiri terjadi ba'da sholat Maghrib, Selasa ( 23/11 ), sekira pukul 19.00 WIB. Warga dikagetkan dengan kobaran api yang membesar dan dengan cepat menyambar rumah penduduk yang terbuat dari papan.



Mobil pemadam dari Dinas Damkar Kabupaten Sarolangun yang dikerahkan untuk memadamkan api, tidak bisa mencapai titik kebakaran karena jalan yang sulit dilalui.

Akses jalan menuju lokasi kebakaran hanya bisa melewati jembatan gantung, menyeberang sungai Tembesi, dan hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua saja. Tim Damkar akhirnya harus memikul mesin pemadam hingga ke seberang sungai.

Muhammad Badar, salah seorang warga yang menjadi korban kebakaran, mengatakan awalnya ia tidak mengetahui adanya kebakaran, sampai dirinya melihat tiba-tiba api sudah membesar dan melahap rumah miliknya.

M Badar yang kaget, langsung membawa keluar peralatan rumahnya. Namun sayang, sebelum sempat menyelamatkan isi rumah, api sudah memyambar dengan cepat.

Warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran panik  dan melakukan pemadaman awal dengan alat seadanya.

"Iya saya saat kebakaran sedang di dalam rumah. Saat api membesar baru saya tahu, dan api dengan cepat menyambar rumah lainya termasuk rumah saya. Kita melakukan pemadaman, ya, dengan alat seadanya, karena akses jalan masuk mobil tidak ada," kata M Badar.

Sementara Hasbi, warga setempat menjelaskan, kondisi jalan yang tidak bisa dimasuki mobil pemadam kebakaran menjadi penyebab sulitnya tim melakukan pemadaman api. Beruntung lokasi kebakaran berada tepat di pinggir sungai, sehingga dengan menyiapkan mesin petugas berhasil mencegah agar tidak merambat ke rumah warga lainnya lagi.

"Lokasi ini tidak ada akses jalan masuk, hanya terdapat jembatan gantung. Beruntung petugas dengan cepat memindahkan mesin melakukan pemadaman api dari sumber air sungai Tembesi," ujar Hasbi.

Sebenarnya tim Damkar Sarolangun menurunkan empat unit mobil pemadam untuk memadamkan api. Karena tidak bisa masuk kelokasi, tim hanya bisa memindahkan mesin penyedot air dan membawanya ke piggir sungai di dekat lokasi kebakaran.

Tim Damkar bersama TNI, Polri, serta PMI dan Manggala Agni dengan dibantu warga berjibaku melakukan pemadaman api. Api berhasil dipadamkan setelah tiga jam kemudian.

Beruntung tidak korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai milyaran rupiah.

Proses pemadaman api terlihat dihadiri langsung Kapolres Sarolangun, dan Kadis Damkar.

Kadis Damkar Kabupaten Sarolangun, Arsyad menjelaskan, proses evakuasi pemadaman api terkendala akses jalan masuk mobil yang tidak tersedia.  Pemadaman dilakukan setelah mesin dipindahkan ke lokasi yang berada di pinggir sungai.

"Kita memang terkendala dengan akses jalan masuk yang tidak ada, namun dengan kekompakan tim beserta TNI polri dan Manggala Agni api berhasil kita padamkan, saat ini api masih dilakukan pendinginan," jelas Arsyad.

Dikatakan Arsyad, ke depan pihaknya akan mencarikan solusi bagaimana mengatasi kebakaran di daerah yang jauh dari jangkauan dan sulit dimasuki kendaraan mobil pemadam. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Sabtu, 04 Desember 2021 20:18 WIB

Bupati Fadhil Arief Terima Penghargaan dari Organisasi Pemuda Malaysia


Kajanglako.com, Muaro Jambi – Bupati Batanghari Fadhil Arief menerima penghargaan dari Pengakab Negeri Sabah Malaysia. Penghargaan tersebut diberikan

 

Sabtu, 04 Desember 2021 16:32 WIB

Anggota Ombudsman RI Diskusi Soal Pelayanan Publik Bidang Kelistrikan bersama Mahasiswa Kerinci


Kajanglako.com, Jambi - Dalam kunjungan kerja yang dilaksanakan Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto ke Provinsi Jambi, ia menyempatkan menyapa

 

Sabtu, 04 Desember 2021 10:16 WIB

Globalisasi dan Indonesia: Post-script dan Post-humous.


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Jika globalisasi didefinisikan secara sederhana sebagai keterbuhungan apa yang terjadi di sebuah pojok bumi dengan apa yang

 

Jumat, 03 Desember 2021 17:49 WIB

Kolaborasi Akademisi dan Ombudsman RI Penting untuk Cegah Maladministrasi Pelayanan Publik


Kajanglako.com, Jambi - Peran civitas akademika dalam pengawasan pelayanan publik sangat krusial di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan oleh Anggota

 

Kamis, 02 Desember 2021 10:30 WIB

47 KPM Terima Bantuan P2K di Kelurahan Pasar Sarolangun


Kajanglako.com, Sarolangun - Sebanyak 47 keluarga penerima manfaat (KPM) terima bantuan Percepatan Pembangunan Kelurahan (P2K) di Kelurahan Pasar Sarolangun. Bantuan