Sabtu, 04 Desember 2021


Selasa, 23 November 2021 15:04 WIB

Kunjungan Korsupgah KPK RI di Sarolangun Berlangsung Tertutup, Ini Bocorannya

Reporter : Riyadi
Kategori : Berita Daerah

Foto: Riyadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Kunjungan Tim Korsupgah Wilayah Sumatera KPK RI ke Kabupaten Sarolangun berlangsung secara tertutup. Kedatangan Tim Korsupgah KPK disambut langsung Bupati Sarolangun, di ruang rapat kantor Bupati.

Perbincangan resmi di ruang tersebut dan apa isi ultimatum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap 8 OPD tidak bisa diketahui luas karena tidak bisa diliput media.



Bupati Cek Endra sesaat setelah keluar ruangan rapat bersama Korsupgah KPK RI menjelaskan, kedatangan Tim Korsupgah KPK RI hanya sekedar melakukan monitoring terhadap 8 organisasi perangkat daerah (OPD), berkenaan dengan aset daerah.

Selain itu kata Cek E, KPK membahas tentang anggaran belanja daerah serta wacana penghapusan aset daerah.

Pembahasan anggaran dikatakan Cek Endra, terus menjadi pembahasan Korsupgah KPK RI untuk pembenahan kedepan dengan realisasi kinerja standar nasional mencapai 80 persen sementara dari 8 OPD hanya mencapai 65 persen. KPK RI mengantisipasi terjadinya peluang korupsi.

"Banyak sekali yang dibahas oleh korsupgah KPK RI, terutama ada 8 OPD, yang berkenaan dengan aset daerah hingga pembahasan anggaran belanja daerah, kita harap ini dapat memacu OPD dalam bekerja dengan baik kedepan" jelas Cek Endra, Bupati Sarolangun.

Sementara Azrul Sah, Ketua rombongan Korsupgah KPK RI, menjelaskan, kedatangannya hanya untuk melakukan monitoring pencegahan tindakan pidana korupsi sebelum hal itu terjadi.

Terdapat 8 OPD yang dinilai kinerjanya belum memenuhi standar nasional 80 persen, dari pantauan sistem aplikasi berbasis online yang terpantau KPK, di Sarolangun masih terdapat beberapa OPD yang perlu dilakukan pembenahan.

"Kita hanya monitoring saja disarolangun terkait progres pelaporan online terkait dengan pencegahan korupsi, terkait dengan perencanaan anggaran apbd, pengadan barang dan jasa, perizinan, manajemen Aan serta tata kelola dana desa serta manajemen aset yang kita dampingi pemerintah daerah Sarolangun, tidak ada hubungan dengan tindakan kita hanya monitoring saja," jelas Azrul Sah.

Usai kegiatan di ruang rapat kantor Bupati Sarolangun Tim Korsupgah KPK RI langsung bertolak menuju DPRD Sarolangun, dengan tujuan sama, mengingatkan DPRD Sarolangun untuk tidak memainkan dana APBD dalam pembahasan.

Kedatangan Tim Korsupgah KPK RI dikawal ketat oleh pihak kepolisian. Sebanyak 55 personil kepolisian disiagakan di lingkungan kantor Bupati Sarolangun.

Kompol Ahmad Basytari Kabag OPS Polres Sarolangun menjelaskan, apa yang dilakukan pihak kepolisian adalah sesuai SOP. Kepolisian dengan Tupoksinya melakukan penjagaan dan pengawalan.

"Kita siapa saja yang datang kalau akan adanya penyampaian pendapat dimuka umum kita sesuai SOP akan melakukan pengamanan," jelas Kompol Ahmad Basytari. (Kjcom)


Tag : #KPK #KPKRI #Korsupgah #Sarolangun



Berita Terbaru

 

Sabtu, 04 Desember 2021 20:18 WIB

Bupati Fadhil Arief Terima Penghargaan dari Organisasi Pemuda Malaysia


Kajanglako.com, Muaro Jambi – Bupati Batanghari Fadhil Arief menerima penghargaan dari Pengakab Negeri Sabah Malaysia. Penghargaan tersebut diberikan

 

Sabtu, 04 Desember 2021 16:32 WIB

Anggota Ombudsman RI Diskusi Soal Pelayanan Publik Bidang Kelistrikan bersama Mahasiswa Kerinci


Kajanglako.com, Jambi - Dalam kunjungan kerja yang dilaksanakan Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto ke Provinsi Jambi, ia menyempatkan menyapa

 

Sabtu, 04 Desember 2021 10:16 WIB

Globalisasi dan Indonesia: Post-script dan Post-humous.


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Jika globalisasi didefinisikan secara sederhana sebagai keterbuhungan apa yang terjadi di sebuah pojok bumi dengan apa yang

 

Jumat, 03 Desember 2021 17:49 WIB

Kolaborasi Akademisi dan Ombudsman RI Penting untuk Cegah Maladministrasi Pelayanan Publik


Kajanglako.com, Jambi - Peran civitas akademika dalam pengawasan pelayanan publik sangat krusial di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan oleh Anggota

 

Kamis, 02 Desember 2021 10:30 WIB

47 KPM Terima Bantuan P2K di Kelurahan Pasar Sarolangun


Kajanglako.com, Sarolangun - Sebanyak 47 keluarga penerima manfaat (KPM) terima bantuan Percepatan Pembangunan Kelurahan (P2K) di Kelurahan Pasar Sarolangun. Bantuan