Sabtu, 04 Desember 2021


Jumat, 19 November 2021 19:17 WIB

Disdikbud Sarolangun Usulkan Fasilitas TIK ke Kemendikbud

Reporter : Riyadi
Kategori : Berita Daerah Pemerintahan

Foto: Riyadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) di sekolah merupakan salah satu program Kementerian Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud).

Untuk melaksanakan program AKM tersebut,  sekolah harus didukung ketersediaan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang memadai, antara lain komputer atau laptop minimal 15 unit beserta perangkat internet.



Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarolangun Helmi menjelaskan, saat ini mayoritas SD melaksanakan kegiatan asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang berlangsung masih menumpang ke sekolah lainnya karena keterbatasan perangkat TIK.

Sebanyak 210 sekolah Dasar (SD) yang menumpang, sedangkan sekolah yang melaksanakan secara mandiri hanya sebanyak 17 sekolah.

“Kita berupaya melaporkan ke Kemendikbud terkait fasilitas TIK, Alhamdulillah dari gambaran yang kita dapat dan sudah usulkan ke pusat untuk mencari solusi agar semua sekolah bisa melakukan secara mandiri,” jelas Helmi.

Helmi menambahkan, untuk tahun 2022, jika tidak ada kendala, sebanyak 44 sekolah akan menerima bantuan program TIK dari Kemendikbud tersebut. Puluhan SD yang akan mendapatkan bantuan itu sudah mencakup seluruh kecamatan.

“Sepertinya untuk 2022 kita sudah ditanggapi. Artinya besar kemungkinan dapat gambaran sekitar 44 sekolah akan mendapatkan progran TIK, kita diminta menyusun di mana titik-titik  sekolah, walaupun menumpang tapi tidak jauh," katanya.

“Setelah kita susun, setelah komunikasi nanti dengan kemendikbud, dan ini untuk menunjang pelaksanaan ANBK, dan untuk sinyal di daerah tertentu kita sudah koordinasi dengan Kominfo untuk penyediaan sinyal atau jaringan,” kata Helmi menambahkan.

Untuk pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik di bidang Pendidikan tahun 2021 ini, kata Helmi, secara umum di lapangan sudah memenuhi kriteria sesuai dengan aturan.

“DAK Tahun 2021, kita sudah turun dibagi dengan beberapa tim yang sudah kita tunjuk, dan progres nya untuk yang 75 persen dan pelaksanaan tinggal pencairan saja dan kalau di lapangan sudah memenuhi kriteria yang diminta sesuai aturan,” katanya. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Sabtu, 04 Desember 2021 20:18 WIB

Bupati Fadhil Arief Terima Penghargaan dari Organisasi Pemuda Malaysia


Kajanglako.com, Muaro Jambi – Bupati Batanghari Fadhil Arief menerima penghargaan dari Pengakab Negeri Sabah Malaysia. Penghargaan tersebut diberikan

 

Sabtu, 04 Desember 2021 16:32 WIB

Anggota Ombudsman RI Diskusi Soal Pelayanan Publik Bidang Kelistrikan bersama Mahasiswa Kerinci


Kajanglako.com, Jambi - Dalam kunjungan kerja yang dilaksanakan Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto ke Provinsi Jambi, ia menyempatkan menyapa

 

Sabtu, 04 Desember 2021 10:16 WIB

Globalisasi dan Indonesia: Post-script dan Post-humous.


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Jika globalisasi didefinisikan secara sederhana sebagai keterbuhungan apa yang terjadi di sebuah pojok bumi dengan apa yang

 

Jumat, 03 Desember 2021 17:49 WIB

Kolaborasi Akademisi dan Ombudsman RI Penting untuk Cegah Maladministrasi Pelayanan Publik


Kajanglako.com, Jambi - Peran civitas akademika dalam pengawasan pelayanan publik sangat krusial di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan oleh Anggota

 

Kamis, 02 Desember 2021 10:30 WIB

47 KPM Terima Bantuan P2K di Kelurahan Pasar Sarolangun


Kajanglako.com, Sarolangun - Sebanyak 47 keluarga penerima manfaat (KPM) terima bantuan Percepatan Pembangunan Kelurahan (P2K) di Kelurahan Pasar Sarolangun. Bantuan