Sabtu, 04 Desember 2021


Jumat, 19 November 2021 10:36 WIB

DPRD Sarolangun Didemo, HMI Pertanyakan Anggaran Sekretariat Dewan yang Membengkak

Reporter : Riyadi
Kategori : Berita Daerah

HMI demo DPRD Sarolangun / foto: Riyadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam  Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sarolangun untuk kedua kalinya mendatangi kantor DPRD Sarolangun, Kamis (18/11).  Mereka berorasi di halaman kantor DPRD Sarolangun dengan pengawalan ketat kepolisian dan satuan polisi pamong praja.

Kedatangan HMI Cabang Sarolangun mempertanyakan semakin membengkaknya anggaran sekretariat DPRD Sarolangun di masa pandemi. Sementara dalam situasi wabah Covid-19 ini, warga Sarolangun dihadapkan dengan kenyataan ekonomi yang anjlok.



DPRD Sarolangun juga dituding menghambur-hamburkan anggaran menjelang akhir tahun 202, dengan memberangkatkan 35 anggota dewan Bintek ke Bengkulu. Agenda ini sudah terjadwal tiga pekan sebelumnya.

Dalam orasinya mahasiswa yang mengatakan DPRD Sarolangun tidak lagi menjadi wakil rakyat melainkan hanya mewakili kepentingan pribadi dan kelompok. Di saat rakyat menjerit akibat anjloknya ekonomi di masa pandemi Covid-19, wakil mereka malah enak-enakan.

Ketua DPRD Tontawi Jauhari yang mendengarkan langsung orasi mahasiswa di halaman kantor DPRD Sarolangun, sempat terlibat adu argumen. Tontawi terlihat tidak terima dan menolak tudingan mahasiswa

Tontawi balik mempertanyakan data yang diperoleh mahasiswa tentang pembengkakan anggaran sekretariat DPRD Sarolangun.

"Berikan saya waktu untuk bicara, dan mari kita bahas bersama di dalam kita kupas berdasarkan data," sebut Tontawi Jauhari, sesaat sebelum audiensi di dalam ruangan.

"Ini merupakan pembahasan APBD terlambat sejak saya menjadi anggota DPRD Sarolangun, sampai hari ini belum diserahkan oleh pemerintah kabupaten, ini pembahasan yang paling terlambat," lanjut Tontawi.

Debi Kurniawan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sarolangun, menyampaikan bahwa apa yang dilakukan mahasiswa sudah melalui kajian yang mendalam.

HMI dijelaskan Debi, akan mendukung program yang memang memikirkan kepentingan rakyat, namun akan menjadi lawan bila DPRD hanya mementingkan kepentingan kelompok dan pribadi.

"Kita tidak mau kepentingan politik dikaitkan dengan kepentingan rakyat, dan kita mempertanyakan sejumlah anggaran membengkak hanya untuk kepentingan dewan," tegas Debi Kurniawan, Ketua Umum HMI Cabang Sarolangun.

Orasi mahasiswa diakhiri dengan audiensi bersama DPRD di dalam ruang dewan.

Dalam pembahasan, Ketua DPRD mengaku tidak mengetahui adanya pembengkakan anggaran seperti yang ddisebutkan mahasiswa.

"Kita masih membahas anggaran APBD. Saya dan bupati yang akan menandatanganinya, dan data adek-adek mahasiswa dari mana, kita juga tidak tahu," ungkap Tontawi, usai audiensi.

Di kesempatan itu Tontawi juga menyebut  keberangkatan Bimtek 35 anggota DPRD yang tidak diketahui Kabag Humas DPRD Sarolangun. Dijelaskan Tontawi, Kabag Humas saat itu di Jambi dan tidak mengetahui keberangkatan Bimtek 35 anggota DPRD Sarolangun.

"Iya dia tidak tahu karena sedang ke Jambi, sementara jadwal keberangkatan Bimtek telah dijadwalkan tiga Minggu sebelumnya," kata Tontawi.

Debi Kurniawan Ketua HMI Cabang Sarolangun melihat adanya indikasi permainan di tubuh DPRD Sarolangun. Jika DPRD Sarolangun menyatakan data yang ditunjukkan HMI merupakan data bodong, Debi balik mempertanyakan kenapa DPRD tidak mau menyepakati pernyataan sikap yang disodorkan HMI.

"Kita pertanyakan, kenapa tidak mau menyepakati pernyataan sikap kita, kalau benar data pembengkakan anggaran dewan merupakan data bodong, kita yakin ada sesuatu yang disembunyikan," tegas Debi.

Debi menegaskan, pihaknya akan kembali   melakukan aksi unjuk rasa pada Selasa 23 November 2021 saat kedatangan KPK ke Sarolangun .

"Kita akan kembali aksi saat kedatangan KPK ke Sarolangun," ujar Debi. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Sabtu, 04 Desember 2021 20:18 WIB

Bupati Fadhil Arief Terima Penghargaan dari Organisasi Pemuda Malaysia


Kajanglako.com, Muaro Jambi – Bupati Batanghari Fadhil Arief menerima penghargaan dari Pengakab Negeri Sabah Malaysia. Penghargaan tersebut diberikan

 

Sabtu, 04 Desember 2021 16:32 WIB

Anggota Ombudsman RI Diskusi Soal Pelayanan Publik Bidang Kelistrikan bersama Mahasiswa Kerinci


Kajanglako.com, Jambi - Dalam kunjungan kerja yang dilaksanakan Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto ke Provinsi Jambi, ia menyempatkan menyapa

 

Sabtu, 04 Desember 2021 10:16 WIB

Globalisasi dan Indonesia: Post-script dan Post-humous.


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Jika globalisasi didefinisikan secara sederhana sebagai keterbuhungan apa yang terjadi di sebuah pojok bumi dengan apa yang

 

Jumat, 03 Desember 2021 17:49 WIB

Kolaborasi Akademisi dan Ombudsman RI Penting untuk Cegah Maladministrasi Pelayanan Publik


Kajanglako.com, Jambi - Peran civitas akademika dalam pengawasan pelayanan publik sangat krusial di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan oleh Anggota

 

Kamis, 02 Desember 2021 10:30 WIB

47 KPM Terima Bantuan P2K di Kelurahan Pasar Sarolangun


Kajanglako.com, Sarolangun - Sebanyak 47 keluarga penerima manfaat (KPM) terima bantuan Percepatan Pembangunan Kelurahan (P2K) di Kelurahan Pasar Sarolangun. Bantuan