Sabtu, 16 Oktober 2021


Rabu, 13 Oktober 2021 15:42 WIB

Pimpin Rakor Forkopimda, Mashuri: Lubuk Bumbun Abrasi Oleh PETI

Reporter : Riyadi
Kategori : Berita Pemerintahan

Foto: Riyadi

Kajanglako.com, Merangin - Kondisi Desa Lubuk Bumbun Kecamatan Margo Tabir yang mengalami abrasi dampak dari aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) sudah sangat memprihatinkan.

Hal tersebut dikatakan Bupati Merangin,  Mashuri ketika memimpin jalannya rapat koodinasi (Rakor) interen unsur Forkopimda Merangin di Ruang rapat kerja bupati Merangin, Rabu (13/10).



‘’Jadi abrasi yang terjadi di Desa Lubuk Bumbun itu tidak hanya mengikis lahan pertanian masyarakat, tapi juga kuburan-kuburan yang berada di bantaran Sungai Tabir itu, sudah banyak yang hanyut," ujar Bupati.

Ditegaskan Bupati, hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Perlu dicari langkah-langkah dan jalan keluar dalam penyelesaiannya, sehingga daratan di Desa Lubuk Bumbun bisa diselamatkan.

‘’Bila ini kita biarkan, tidak menutup kemungkinan nanti seluruh daratan Desa Lubuk Bumbun yang berada di kawasan sungai itu akan habis jadi dangkal. Aliran sungai sudah tidak jelas lagi, karena berpindah-pindah akibat pendangkalan," terang Bupati.

Diakui bupati, maraknya aktivitas PETI di desa itu nyaris tak terbendung. Untuk  itu sinergitas penting dilakukan, guna bersama-sama bergerak menyalamatkan Bumi Tali Undang Tambang Teliti Kabupaten Merangin dari PETI.

Sudah berbagai kali jelas bupati, dilakukan penertiban para pelaku PETI, tapi dampaknya terjadi gesekan dengan masyarakat.

‘’Kita tidak ingin gesekan itu terjadi lagi. Masak Pemerintah ribut dengan rakyatnya,’’ jelas Bupati.

Mashuri memberi solusi untuk menyetop suplay bahan bakar minyak ke lokasi PETI. Selain itu mengintai para cukong PETI yang masuk, lalu menangkapnya karena terjadinya Abrasi ini karena peran para cukong tersebut.

Terpisah Ketua DPR Merangin H Herman Effendi mengatakan, Pemkab Merangin masih memberi waktu kepada para pelaku PETI, agar sadar dan tidak lagi ‘bermain’ PETI. Jika tidak juga digubris, baru dilakukan penertiban besar-besaran.

‘’Para cukong PETI itu masuk ke Merangin lewat jalan tikus, ini yang perlu dicegat. Mari kita bersama secara beransur memberantas pelaku PETI, demi tanah air kita tercinta Kabupaten Merangin,’’ujar Herman Effendi. (Kjcom) 


Tag : #Merangin #PETI #Mashuri



Berita Terbaru

 

Jumat, 15 Oktober 2021 23:49 WIB

Ketum APKASI Sutan Riska Tuanku Kerajaan Masuk Bursa Capres 2024 dari PDI-P


Kajanglako.com, Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Sutan Riska Tuanku Kerajaan, masuk dari 11 nama  Bursa

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:59 WIB

Bupati Merangin Raih Penghargaan APE 2021


Kajanglako.com, Merangin - Bupati Merangin, Mashuri meraih penghargaan Anugrah Parahita Ekapraya (APE) 2021, Kategori Madya (Pengembang) dari Kementerian

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:52 WIB

Cek Endra: Kesadaran Warga untuk Vaksin Masih Kurang


Kajanglako.com, Sarolangun - Kabupaten Sarolangun terbilang sukses dalam menekan angka penyebaran pandemi Covid-19. Saat ini penderita Covid-19 di Sarolangun

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:34 WIB

Longsor, Akses Warga Bathin Pengambang Putus


Kajanglako.com, Sarolangun - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Batang Asai pada Senin malam, memicu longsor yang terjadi di beberapa titik di wilayah

 

Selasa, 12 Oktober 2021 12:07 WIB

Suara Hati Soal PETI Menggema di Paripurna HUT Sarolangun ke-22


Kajanglako.com, Sarolangun - Pelaksanaan hari ulang tahun Kabupaten Sarolangun ke-22 yang berlangsung di ruang paripurna DPRD Sarolangun berlangsung dengan