Sabtu, 16 Oktober 2021


Jumat, 08 Oktober 2021 16:23 WIB

Bangkitkan Ekonomi Berbasis Kearifan Lokal, Merangin Akan Kembangkan Potensi Kepayang dan Enau

Reporter : Riki Saputra
Kategori : Berita Daerah

Foto: Riyadi

Kajanglako.com, Merangin - Bupati Merangin, Mashuri mengatakan Kabupaten Merangin kaya dengan potensi ekonomi berbasis kearifan lokal.

Hanya saja potensi ekonomi di sektor tersebut belum digali dan dikelola secara maksimal. Pelatihan kepada masyarakat terkait pengembangan potensi tersebut sangat penting dilakukan.



Ini dikatakan Bupati Merangin, Mashuri saat audensi Candra Kirana dari Yayasan Sekar Kawung dan rekan-rekan utusan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI,l di rumah dinas bupati Merangin, Jumat (08/10).

"Luar biasa sekali Yayasan Sekar Kawung dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini. Mereka telah melakukan pelatihan ekonomi berbasis budaya di Desa Beringin Tinggi Kecamatan Jangkat Timur," kata Bupati.

Ekonomi berbasis budaya itu lanjut Bupati, tidak hanya sebatas pelatihan, tapi disosialisasikan dari tingkat kecamatan sampai ke desa-desa. Tujuannya agar alam semakin terjaga, kebudayaannya kian kaya dan kesejahteraan bisa diciptakan dari sana.

"Nanti kita akan kembangkan penyulingan minyak Kepayang dan memperbanyak tanaman pohon Kepayang. Untuk enau sudah menjadi target kita dari dulu untuk terus dikembangkan," ujar Mashuri.

Sementara itu, Candra Kirana mengatakan pelatihan yang dilakukannya itu untuk menggali dan mengembangkan potensi ekonomi yang berbasis kearifan lokal di kawasan Jangkat Timur.

"Minyak Kepayang itu, salah satu kebudayaan kuliner khas Merangin. Pohon Kepayang itu, sebetulnya nilainya sangat bagus sekali, kualitasnya bagus dan menjadi salah satu pohon Inang," sebutnya.

Pohon Kepayang lanjut pendiri Yayasan Sekar Kawung tersebut, disebut pohon Inang karena memberikan kehidupan kepada banyak sekali jenis-jenis pohon lain di sekitarnya.

"Kalau kita kehilangan pohon Kepayang, maka eksistem di sekitarnya ikut punah. Jadi kita tidak hanya kehilangan minyak Kepayang dari kuliner kita, tapi alam kita menjadi semakin rusak," terang Candra Kirana.

Sekarang ini sambung Ny Candra Kirana, minyak-minyak dan barang yang menjaga alam dan tradisi itu dicari sekali di pasaran.

"Sehingga bila bisa merevitalisasi minyak Kepayang, akan bagus sekali untuk ekonomi di Kabupaten Merangin," sebutnya. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Jumat, 15 Oktober 2021 23:49 WIB

Ketum APKASI Sutan Riska Tuanku Kerajaan Masuk Bursa Capres 2024 dari PDI-P


Kajanglako.com, Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Sutan Riska Tuanku Kerajaan, masuk dari 11 nama  Bursa

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:59 WIB

Bupati Merangin Raih Penghargaan APE 2021


Kajanglako.com, Merangin - Bupati Merangin, Mashuri meraih penghargaan Anugrah Parahita Ekapraya (APE) 2021, Kategori Madya (Pengembang) dari Kementerian

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:52 WIB

Cek Endra: Kesadaran Warga untuk Vaksin Masih Kurang


Kajanglako.com, Sarolangun - Kabupaten Sarolangun terbilang sukses dalam menekan angka penyebaran pandemi Covid-19. Saat ini penderita Covid-19 di Sarolangun

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:42 WIB

Pimpin Rakor Forkopimda, Mashuri: Lubuk Bumbun Abrasi Oleh PETI


Kajanglako.com, Merangin - Kondisi Desa Lubuk Bumbun Kecamatan Margo Tabir yang mengalami abrasi dampak dari aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI)

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:34 WIB

Longsor, Akses Warga Bathin Pengambang Putus


Kajanglako.com, Sarolangun - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Batang Asai pada Senin malam, memicu longsor yang terjadi di beberapa titik di wilayah