Sabtu, 16 Oktober 2021


Jumat, 01 Oktober 2021 15:13 WIB

Ikut Inkado Dandim Cup di Bungo, Atlit Sarolangun Berlaga dengan Swadaya

Reporter : Riyadi
Kategori : Berita Daerah

Foto: Riyadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Pertandingan Inkaido Karate Dandim Cup yang berlangsung di gedung Shukaido Tatami Sungai Binjai Kabupaten Muara Bungo dibuka langsung oleh Kasdim  0416- Bute Mayor Infantri Herman Nursali. Ajang ini merupakan rangkaian hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke- 76. 

Pertandingan Inkaido Karate Dandim Cup  mengikutsertakan seluruh perwakilan kabupaten/kota di Provinsi Jambi, bahkan peserta diikuti oleh Provinsi Riau.



Inkaido Karate Dandim Cup bertujuan mengasah kembali kemampuan terbaik siswa dalam ilmu karate, setelah dua tahun vakum diakibatkan pandemi Covid-19 melanda bangsa Indonesia terutama Provinsi Jambi.

Mayor Infantri Herman Nursali Kasdim 0416-Bute berharap, pelaksanaan pertandingan Inkaido Karate Cup dapat mengasah kembali kemampuan siswa dalam menghayati jurus-jurus karate.

Selain itu diungkapkan Kasdim, dalam pelaksanaan pertandingan ini, dirinya harap peserta dapat bertanding dengan menjunjung tinggi nilai sportifitas.

"Ini merupakan bagian acara HUT TNI ke 76 yang dilaksanakan, kita harap dapat kembali mengasah kemampuan dan menjunjung tinggi nilai sportifitas dalam bertanding," ujarnya.

Sementara As Fahrizal, Pengurus Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Provinsi Jambi menjelaskan, selama dua tahun di masa pendemi Covid-19 Forki vakum. Namun saat ini pertandingan pertama mengasah kembali kemampuan peserta atlit Forki dalam wilayah Provinsi Jambi.

"Kita dua tahun ini vakum, dikarenakan pandemi Covid-19. Ini merupakan pertandingan mengasah kembali kemampuan peserta," jelas As Fahrizal.

Inkado Karate utusan Sarolangun yang tampil dengan kemampuan karate-nya di ajang laga Dandim Cup  Muara Bungo kali ini masih belum beruntung, lantaran pembinaan dan pembekalan atlit hanya mengandalkan swadaya dan mandiri.

As Fahrizal menyebut, atlit Inkado Karate Sarolangun hanya mengandalkan swadaya, sehingga selama masa pandemi terkendala  keuangan.

"Untuk atlit Sarolangun dengan mengandalkan swadaya, dimaklumi, karena terkendala dari segi keuangan, yang diakibatkan pandemi Covid-19," ujarnya. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Jumat, 15 Oktober 2021 23:49 WIB

Ketum APKASI Sutan Riska Tuanku Kerajaan Masuk Bursa Capres 2024 dari PDI-P


Kajanglako.com, Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Sutan Riska Tuanku Kerajaan, masuk dari 11 nama  Bursa

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:59 WIB

Bupati Merangin Raih Penghargaan APE 2021


Kajanglako.com, Merangin - Bupati Merangin, Mashuri meraih penghargaan Anugrah Parahita Ekapraya (APE) 2021, Kategori Madya (Pengembang) dari Kementerian

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:52 WIB

Cek Endra: Kesadaran Warga untuk Vaksin Masih Kurang


Kajanglako.com, Sarolangun - Kabupaten Sarolangun terbilang sukses dalam menekan angka penyebaran pandemi Covid-19. Saat ini penderita Covid-19 di Sarolangun

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:42 WIB

Pimpin Rakor Forkopimda, Mashuri: Lubuk Bumbun Abrasi Oleh PETI


Kajanglako.com, Merangin - Kondisi Desa Lubuk Bumbun Kecamatan Margo Tabir yang mengalami abrasi dampak dari aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI)

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:34 WIB

Longsor, Akses Warga Bathin Pengambang Putus


Kajanglako.com, Sarolangun - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Batang Asai pada Senin malam, memicu longsor yang terjadi di beberapa titik di wilayah