Jumat, 24 September 2021


Rabu, 08 September 2021 21:20 WIB

Kades Lidung Diberhentikan Sementara, Dinas PMD Segera Tunjuk Pengganti

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah

Kajanglako.com, Sarolangun – Status tersangka Kasus Korupsi Dana Desa (DD) Lidung pada tahun 2019 dengan pagu anggaran sebesar Rp 627 juta, yang diemban oleh Kepala Desa (Kades) Lidung Herman, membuat dirinya diberhentikan sementara oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sarolangun.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas (Kadis) PMD, Mulyadi, Rabu, (08/09/2021). Dikatakan Mulyadi, saat ini Surat Keputusan (SK) Non Aktif Kades Lidung telah disampaikan dan ditandatangani oleh Bupati sarolangun, Cek Endra.



“Surat Keputusan (SK) Non Aktif Herman Kepala Desa (Kades) Lidung sudah layangkan setelah di Tandatangani Bupati Sarolangun," kata Kadis PMD Sarolangun Mulyadi.

Selanjutnya, Mulyadi menyampaikan akan segera menunjuk dan menetapkan Pelaksana Tugas (Peltu) kades Lidung untuk menjalani roda pemerintahan desa tersebut.

"Selanjutnya, kita akan menunjuk Pelaksana Tugas (Peltu) Kepala Desa Lidung untuk menjalankan roda kepemerintahan di desa tersebut, agar tidak terjadi kekosongan, supaya kegiatan di desa tersebut berjalan dengan semestinya. kita berharap kedepan dengan adanya persoalan seperti ini tidak mengganggu roda kepemerintahan di desa lidung, dan menjadi pelajaran bagi desa-desa yang lainnya,” katanya.

Pemberhentian sementara itu akan berlanjut dengan pemberhentian permanen atau tidak, tergantung dengan hasil keputusan pengadilan. Saat ini kasus Herman telah ditangani Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Provinsi Jambi.

“Kita melayangkan Surat Keputusan (SK) Herman, dengan perihal Non Aktif sebagai Kades Lidung untuk pemberhentian sementara karena kita masih menunggu Keputusan dari Pengadilan yang saat ini masih di tangani Tepikor Jambi. Setelah hasil keputusan di pengadilan incraht," kata Mulyadi.

Sebagaimana diketahui, kasus korupsi Kades Herman buntut dari hasil audit BPK RI Perwakilan Jambi, dan kemudian ditetepkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sarolangun, dengan kerugian Negara mencapai Rp 183,9 juta. (kjcom)




Berita Terbaru

 

Kamis, 23 September 2021 19:00 WIB

Masuki Musin Hujan, Pemkab Sarolangun Siaga Bencana Hidrometrologi


Kajanglako.com, Sarolangun – Memasuki musim hujan tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

 

Vaksinasi Covid-19
Kamis, 23 September 2021 18:49 WIB

Upaya Kegiatan Belajar Tatap Muka, Disdik Sarolangun Ingin Tuntaskan Vaksin Bagi Siswa


Kajanglako, Sarolangun – Dinas Pendidikan Sarolangun ingin menuntaskan pelaksanaan vaksinasi khusunya bagi para siswa. Saat ini beberapa sekolah

 

Kamis, 23 September 2021 17:39 WIB

Pemkab Merangin Raih Anugerah APE 2020 dari Kementerian PPPA RI


Kajanglako.com, Merangin - Pemerintah Kabupaten Merangin dibawah kepemimpinan Bupati H Mashuri, meraih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020, dari

 

Rabu, 22 September 2021 18:51 WIB

Pj Sekda Tanam Replanting Sawit Kemitraan


Kajanglako.com, Merangin - Pj Sekda Merangin Fajarman secara simbolis melakukan penanaman perdana program replanting sawit kemitraan strategis Gapoktan,

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 13:03 WIB

70 Ribu Warga Sarolangun Telah di Vaksin


Kajanglako.com, Sarolangun – Pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Sarolangun terus dilaksanakan. Baik dari Pemerintah Daerah, TNI dan Polri,