Sabtu, 16 Oktober 2021


Kamis, 19 Agustus 2021 14:31 WIB

Isi Kekosongan Wabup Merangin, Pengamat Sarankan Figur Alternatif

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Daerah Politik Pemerintahan

Foto: istimewa

Kajanglako.com, Merangin - Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Pusat Polling (Puspoll) Indonesia Muslimin Tanja menilai, untuk mengisi kekosongan Wakil Bupati Merangin dibutuhkan figur alternatif yang bukan dari kalangan partai politik.

Hal itu disampaikan Muslim Tanja, Kamis (19/8/2021) di Jakarta, dalam menyoroti kondisi peta politik Merangin pasca terpilihnya Alharis mantan Bupati Merangin dan kini menjabat sebagai  Gubernur Jambi.



"Wo Haris sudah dilantik menjadi Gubernur, otomatis Pak Mashuri yang sebelumnya menempati posisi wakil akan naik menjadi Bupati. Artinya ada kekosongan posisi wakil, untuk menjaga kondusifitas politik disarankan posisi tersebut diisi oleh figur netral yang dapat diterima semua kalangan," ujar Muslimin Tanja.

Muslimin menyebutkan, jika posisi wakil diisi oleh sosok dari kalangan partai politik pengusung, tentunya akan menjadi ajang rebutan dan dapat menimbulkan gesekan politik sesama partai pendukung dalam mengusulkan kader masing-masing. Karena parpol pendukung berkepentingan untuk menyiapkan kader mereka pada kontestasi politik kepala daerah pada 2024 nanti.

Jika itu terjadi, menurut Muslimin, dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas kerja Mashuri yang justru dituntut bekerja lebih keras untuk menuntaskan janji-janji politik saat berkampanye bersama Alharis dengan masa jabatan yang sangat singkat.

"Pak Mashuri harus diberikan kesempatan bekerja dengan nyaman agar dapat menuntaskan pekerjaan rumah yang masih tertunda dengan waktu terbatas. Jika gesekan politik terlalu tinggi, kasihan Pak Mashuri tidak dapat bekerja dengan baik, dan itu dapat berimbas pada terhambatnya pembangunan di Merangin. Mashuri justeru butuh sosok pendamping yang dapat bekerjasama dan meringankan beban beliau, dengan memberikan support penuh tanpa adanya tekanan politik," lanjut Muslimin.

Muslimin menyampaikan, banyak putra daerah Merangin yang dinilai pantas menempati posisi tersebut dengan pertimbangan kapasitas serta kemampuan dalam bekerjasama untuk mengimbangi Pak Mashuri. Sosok yang memiliki network yang luas serta gagasan segar dalam membangun dibutuhkan oleh Pak Mashuri.

Ia memberi contoh, figur seperti Muhammad Dong layak berpasangan dengan Mashuri. Menurutnya, putra asli Merangin yang selama ini berkiprah di Jakarta tersebut memiliki ide-ide segar untuk membangun Merangin, beliau juga pribadi yang humble, gagasannya cemerlang, dan memiliki integritas yang tinggi. Sosok muda seperti Muhammad Dong dengan kemampuan komunikasinya yang baik layak untuk dipertimbangkan menempati posisi wakil bupati Merangin.

Tidak hanya Muhammad Dong, ada juga nama putra Merangin lainnya yang dinilai pantas mendampingi Mashuri, yaitu Dr Pahrudin. Dr Pahrudin merupakan sosok intelektual muda yang selama ini bergerak dalam dunia pendidikan.

"Saya mengenal Muhammad Dong sudah lama. Sesama anak Jambi di perantauan kami sering bertemu untuk berdiskusi, bertukar pikiran terkait kemajuan daerah. Jaringan yang ia miliki cukup luas. Saat ini ia berkantor di Istana Wapres, menempati posisi sebagai Asisten Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia. Sosok seperti beliau menurut saya layak mendampingi Pak Mashuri. Sejauh ini saya mengenal beliau sangat care dan sering mendiskusikan permasalahan-permasalahan yang ada di Merangin. Bahkan dengan kemampuan komunikasi yang ia miliki, beliau saya yakini dapat melakukan komunikasi yang cair dengan partai politik," jelas Muslimin.

"Namun masih banyak juga nama putra daerah Merangin lainnya yang pantas mendampingi Mashuri, seperti sosok intelektual muda Dr Fakhrudin yang kamampuannya juga tidak perlu diragukan lagi," tambah Muslimin.

Seperti diketahui, Muhammad Dong yang lebih akrab disapa Donk Ghanie, adalah putra asli Merangin, kelahiran Desa Kederasan Panjang, Kecamatan Batang Mesumai. Setelah menamatkan pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri Bangko, ia hijrah ke Jakarta.

Selain gemar berorganisasi, Alumnus Pasca Sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Moestopo Jakarta ini, banyak menggeluti dunia profesional dalam bidang komunikasi sebagai konsultan Public Relation (PR). Tercatat banyak perusahaan-perusahaan papan atas yang telah menggunakan jasa beliau dalam mengahadapi case yang membutuhkan penanganan komunikasi secara khusus.

Saat ini Muhammad Dong dipercaya menempati posisi sebagai Assiten Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia.

Sedangkan Dr Pahrudin, selama ini sangat dikenal sebagai intelektual muda Jambi yang kiprahnya dalam dunia pendidikan sudah tak perlu diragukan lagi.

Dr Pahrudin, selain dikenal sebagai intelektual muda, saat ini beliau juga dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan di Universitas Nurdin Hamzah Jambi. (Kjcom)


Tag : #Merangin #Wabup #Bupati #Mashuri



Berita Terbaru

 

Jumat, 15 Oktober 2021 23:49 WIB

Ketum APKASI Sutan Riska Tuanku Kerajaan Masuk Bursa Capres 2024 dari PDI-P


Kajanglako.com, Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Sutan Riska Tuanku Kerajaan, masuk dari 11 nama  Bursa

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:59 WIB

Bupati Merangin Raih Penghargaan APE 2021


Kajanglako.com, Merangin - Bupati Merangin, Mashuri meraih penghargaan Anugrah Parahita Ekapraya (APE) 2021, Kategori Madya (Pengembang) dari Kementerian

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:52 WIB

Cek Endra: Kesadaran Warga untuk Vaksin Masih Kurang


Kajanglako.com, Sarolangun - Kabupaten Sarolangun terbilang sukses dalam menekan angka penyebaran pandemi Covid-19. Saat ini penderita Covid-19 di Sarolangun

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:42 WIB

Pimpin Rakor Forkopimda, Mashuri: Lubuk Bumbun Abrasi Oleh PETI


Kajanglako.com, Merangin - Kondisi Desa Lubuk Bumbun Kecamatan Margo Tabir yang mengalami abrasi dampak dari aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI)

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:34 WIB

Longsor, Akses Warga Bathin Pengambang Putus


Kajanglako.com, Sarolangun - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Batang Asai pada Senin malam, memicu longsor yang terjadi di beberapa titik di wilayah