Jumat, 30 Juli 2021


Kamis, 15 Juli 2021 13:28 WIB

Pemberlakuan PPKM Berakhir 20 Juli 2021

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah Pemerintahan

Foto: Riadi

 

Kajanglako.com, Sarolangun - Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan berskala Mikro (PPKM) di Kabupaten Sarolangun berdasarkan surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Gubernur Jambi akan berakhir pada 20 Juli 2021. BPBD Sarolangun sejauh ini  mengklaim pelaksanaan PPKM telah berjalan hingga ke tingkat desa.



Pandemi Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan, jumlah kasus terpapar Covid-19 yang semakin melonjak, di pulau Jawa dan Bali, pemerintah pusat telah menerapkan PPKM darurat, sementara di wilayah lainnya di Indonesia yang juga masih berjuang menghadapi pandemi Covid-19, seperti halnya di Kabupaten Sarolangun, kasus Covid-19 jumlahnya menginjak angka di atas 600 kasus, sejauh ini masih menjalankan PPKM berskala mikro.

Trianto Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sarolangun  mengatakan, selain itu penerapan PPKM,  vaksinisasi yang dilaksanakan di Kabupaten Sarolangun hingga ke desa juga masih berlangsung. Hal ini kata dia, sebagai upaya menutus rantai persebaran Covid-19, sehingga pandemi bisa segera diatasi.

Pemerintah juga bekerja untuk dapat memulihkan ekonomi masyarakat. Untuk itu Trianto berharap warga tidak takut untuk dilakukan vaksinasi.

"Iya kita harap masyarakat dengan kesadarannya melakukan vaksinasi secara gratis, di Puskesmas maupun di tempat-tempat yang ditunjuk pemerintah dalam kerjasamanya," kata Trianto.

Lanjut Trianto, berdasarkan surat edaran Kemendagri dan Gubernur Jambi, pelaksanaan PPKM akan berlangsung hingga 20 Juli 2021, "namun BPBD tetap akan memberlakukan, menerapkan dan menegaskan untuk selalu mentaati protokol kesehatan  selagi pandemi covid-19 masih terdeteksi di kabupaten Sarolangun," ujarnya.

"PPKM akan berakhir hingga 20 Juli 2021, namun penerapan prokes sepanjang masih ada covid-19 tetap dilaksanakan," kata Trianto.

Selain itu Trianto mengklaim penerapan protokol kesehatan yang disosialisasikan tim Satgas Covid-19 di Kabupaten Sarolangun selalu dicanangkan dan diterapkan. Trianto berharap, warga Sarolangun mentaati prokes dan tidak takut untuk divaksin.

"Kita tidak hentinya terus mensosialisasikan wajib menerapkan protokol kesehatan di mana pun, dan tidak takut untuk divaksin," ujar Trianto. (Kjcom)

 




Berita Terbaru

 

Kamis, 29 Juli 2021 20:29 WIB

Panggilan Pertama Kejari, Mantan Kades Lidung Mangkir


Kajanglako.com, Sarolangun - Kasus dugaan Mark Up anggaran Dana Desa Desa Lidung tahun 2019 pada pekerjaan jalan rigid beton sepanjang 840 meter dengan

 

Kamis, 29 Juli 2021 12:11 WIB

H Mashuri: Merangin Raih Penghargaan KLA 2021


Kajanglako.com, Merangin - Merangin berhasil meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) 2021, tingkat Pratama. Info ini disampaikan Plt Bupati Merangin H

 

Rabu, 28 Juli 2021 17:56 WIB

Terjaring Razia dan Didenda Rp 1.000.000, Parmin: Itu Terlalu Kejam dan Keras


Kajanglako.com, Sarolangun - Penindakan pelaku usaha yang dianggap melanggar protokol kesehatan di kota Sarolangun dinilai terlalu keras. Tim gabungan

 

Rabu, 28 Juli 2021 17:19 WIB

Razia Prokes Pelaku Usaha, Pelanggar Disanksi Denda Hingga Segel


Kajanglako.com, Sarolangun - Tim gabungan Satgas Covid-19 Kabupaten Sarolangun mulai memberlakukan penindakan kepada pelanggar protokol kesehatan bagi

 

Sosok dan Pemikiran
Rabu, 28 Juli 2021 07:20 WIB

Romo Kuntara dan Jawa Kuna


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Secara kebetulan saat menjadi profesor tamu di Institute for Language and Culture of Asia and Africa-Tokyo University of Foreign