Jumat, 30 Juli 2021


Rabu, 07 Juli 2021 13:32 WIB

Kasus Mark Up Dana Desa Lidung, Inspektorat Tunggu Penetapan Tersangka

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah Hukrim

Foto: Riadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Kasus dugaan mark up anggaran dana desa dalam proyek pembuatan jalan rabat beton Desa Lidung Kecamatan Sarolangun pada tahun 2019 masih menunggu penetapan tersangka oleh Kejari Sarolangun. Terkait ini, Inspektorat Sarolangun berharap Kejaksaan tidak berlama-lama menetapkan kerugian negara dan tersangka kasus Lidung, terlebih diduga tersangka dalam kasus tersebut kembali mencalonkan sebagai kandidat Kades Desa Lidung.

Mantan Kades Lidung yang menjabat tahun 2019 berinisial HR, sekaligus sebagai kuasa anggaran dalam perencanaan dan pekerjaan proyek rabat beton di tahun 2019,  dengan pagu anggaran sebesar 627 juta rupiah dengan panjang jalan rabat beton 840 meter.



Inspektur Inspektorat Kabupaten Sarolangun Muslihadi menjelaskan, kasus mark up Dana Desa Lidung ditemukan adanya kerugian negara yang bersumber dari Dana Desa di tahun 2019, hanya tinggal menunggu penetapan tersangka dari kejaksaan negeri Sarolangun. Sementara sejauh ini Inspektorat juga masih menunggu hasil audit kerugian negara yang dilakukan BPK Jambi.

"Sebentar lagi ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Negeri Sarolangun, kita menunggu ketetapan tersebut," kata Muslihadi, Inspektur Inspektorat Kabupaten Sarolangun.

Selain itu dijelaskan Muslihadi, sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Sarolangun yang dipercaya melakukan auditor di internal dalam Pemerintahan Kabupaten Sarolangun, Inspektorat tidak dibenarkan menetapkan tersangka. Apabila dibolehkan kata Muslihadi, setiap hari akan ditetapkan tersangka di setiap desa di Sarolangun.

"Setiap desa banyak melakukan kerugian negara, bila kita dibolehkan netapkan tersangka, setiap saat kita tetapkan tersangka. Karena itu bukan wewenang kita, makanya kita menunggu ketetapan tersangka dan kerugian negara dari kejaksaan negeri Sarolangun," jelas Muslihadi. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Kamis, 29 Juli 2021 20:29 WIB

Panggilan Pertama Kejari, Mantan Kades Lidung Mangkir


Kajanglako.com, Sarolangun - Kasus dugaan Mark Up anggaran Dana Desa Desa Lidung tahun 2019 pada pekerjaan jalan rigid beton sepanjang 840 meter dengan

 

Kamis, 29 Juli 2021 12:11 WIB

H Mashuri: Merangin Raih Penghargaan KLA 2021


Kajanglako.com, Merangin - Merangin berhasil meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) 2021, tingkat Pratama. Info ini disampaikan Plt Bupati Merangin H

 

Rabu, 28 Juli 2021 17:56 WIB

Terjaring Razia dan Didenda Rp 1.000.000, Parmin: Itu Terlalu Kejam dan Keras


Kajanglako.com, Sarolangun - Penindakan pelaku usaha yang dianggap melanggar protokol kesehatan di kota Sarolangun dinilai terlalu keras. Tim gabungan

 

Rabu, 28 Juli 2021 17:19 WIB

Razia Prokes Pelaku Usaha, Pelanggar Disanksi Denda Hingga Segel


Kajanglako.com, Sarolangun - Tim gabungan Satgas Covid-19 Kabupaten Sarolangun mulai memberlakukan penindakan kepada pelanggar protokol kesehatan bagi

 

Sosok dan Pemikiran
Rabu, 28 Juli 2021 07:20 WIB

Romo Kuntara dan Jawa Kuna


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Secara kebetulan saat menjadi profesor tamu di Institute for Language and Culture of Asia and Africa-Tokyo University of Foreign