Jumat, 25 Juni 2021


Senin, 31 Mei 2021 18:38 WIB

Aniaya Nenek Sendiri, Seorang Remaja di Pauh Diamankan Polisi

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah Hukrim

Foto: Riadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Seorang remaja di RT 04 Pauh Ulu, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, tega menganiaya neneknya sendiri menggunakan gagang sapu yang terbuat dari besi.

Adalah Nenek Asma yang dianiaya oleh cucunya sendiri, yakni Togar Wilson Hutagalung alias Yoga berusia 19 tahun. Akibat penganiayaan nenek beruasia 80 tahun tersebut menderita luka memar dan luka robek di bagian tangan kanan korban.



Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono melalui Kapolsek Pauh AKP Maskat Maulana mengatakan, kejadian pada hari Jum’at 26 September 2020 sekira pukul 12.00 WIB, di rumah korban di RT 04 Pauh Ulu Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun.

Kronologi kejadian, lanjut Kapolsek, pada saat korban sedang menyapu teras rumah, cucu korban atas nama Yoga keluar dari rumah dan mengampiri korban lalu menanyakan dimana tukul besi (palu). Kemudian korban menjawab tidak tahu. Tiba-tiba tanpa sebab pelaku yang juga cucu korban marah dan mengatakan korban mencuri tukul besi tersebut.

“Kemudian cucu korban memukul korban selaku neneknya dengan menggunakan gagang sapu yang terbuat dari besi. Kemudian pelaku langsung melarikan diri meninggalkan rumah korban,” terangnya.

Korban yang tidak terima atas perlakuan cucunya kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pauh pada Jum’at 28 Mei 2021 sekira pukul 18:30 WIB. Unit Reskrim Sek Pauh mendapatkan informasi dari sumber informasi bahwa pelaku yang sudah melarikan diri beberapa bulan sering bermain ke rumah sumber informasi.

“Selanjutnya Unit Reskrim Polsek Pauh langsung menuju ke rumah sumber yang berada di Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun. Setelah mengetahui keberadaan pelaku Unit Reskrim Polsek Pauh langsung mengaman kan dan membawa terlapor/pelaku ke Polsek Pauh untuk diproses lebih lanjut,” tambahnya.

Selain pelaku juga diamankan barang bukti berupa 1 buah sapu dengan gagang patah terbuat dari besi berwarna silver dan satu lembar surat Visum Et Revertum Puskesmas Kecamatan Pauh Nomor: 180/ 425/XI/ 2020, yang berisikan pemeriksaan pelapor dengan hasil luka robek pada tangan sebelah kanan P ± 1,5 cm, L ± 0,5 cm, dan D ±0,5 cm, Memar pada tangan sebelah kanan P ± 5cm, L ± 0,5cm.

“Atas perbuatannya, Pelaku dikenakan Pasal 351 Ayat (1) KUHPidana dengan hukuman pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah,” ungkap Kapolsek. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Kamis, 24 Juni 2021 17:33 WIB

Letusan Senpi Iringi Uji Menembak Personil Polres Sarolangun


Kajanglako.com, Sarolangun -  Sebanyak 119 Personil Polres Sarolangun melakukan latihan uji Menembak di lapangan tembak Endra Dharmalaksana, Kamis

 

Kamis, 24 Juni 2021 15:22 WIB

Kasus Korupsi DD Desa Lidung, Kejari Segera Tetapkan Tersangka


Kajanglako.com, Sarolangun - Kasus dugaan korupsi dana desa (DD) Desa Lidung Kecamatan Sarolangun Kabupaten Sarolangun pada tahun 2019 lalu, mulai

 

Sosok dan Pemikiran
Kamis, 24 Juni 2021 09:15 WIB

Membaca Hatta dan Pasal 33 Itu


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo*Saya mulai mengenal tulisan Hatta ketika akhir tahun 80an meneliti sejarah transmigrasi. Saat itu saya sedikit terkejut karena

 

Rabu, 23 Juni 2021 16:23 WIB

Sarolangun Tempat Nyaman Anak Punk Berkeliaran, PKL Harap Pol PP Segera Tertibkan


Kajanglako.com, Sarolangun – Kabupaten Sarolangun dikenal dengan kabupaten dangan nuansa religi yang kental, memegang nilai dan seloko adat, serta

 

Rabu, 23 Juni 2021 15:57 WIB

IWS: DPRD Sarolangun 'Illfeel' terhadap Aspirasi Pers


Kajanglako.com, Sarolangun – Sejumlah wartawan yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Sarolangun (IWS) melanjutkan aksinya ke gedung dewan, usai dari