Jumat, 25 Juni 2021


Minggu, 30 Mei 2021 08:19 WIB

IJTI Jambi Sikapi Keras Kasus Pengeroyokan Dua Jurnalis di Bungo

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah

Foto: Riadi

Kajanglako.com, Jambi - Pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jambi mengeluarkan pernyataan sikap terkait kasus pengeroyokan yang menimpa dua Jurnalis saat menjalankan tugas jurnalistiknya di Bungo.

Ketua IJTI Jambi  Suci Anissa  melalui Koordinator Bidang Advokasi IJTI Jambi Arizal Antoni menerima informasi bahwa dua Jurnalis liputan wilayah kabupaten Bungo atas nama Taufik (Stringer) TV One dan Yadi dari Media Jambi One tengah meliput kegiatan ilegal di sebuah SPBU di Kabupaten Bungo, tepatnya di jalan lingkar arah ke Bandara Kota Bungo.



Sebelumnya kedua jurnalis tersebut mendapatkan informasi jika di SPBU itu terjadi kegiatan pelansiran bahan bakar. Pelansir juga menggunakan truk dan tangki dalam menjalankan aksi ilegal tersebut.

Untuk memastikan informasi bahwa ada kegiatan ilegal itu, keduanya menunggu dan memantau aktifitas di SPBU. Setelah menunggu, menjelang petang (Maghrib),sebuah mobil truk yang berisikan tangki minyak tengah melakukan pelansiran minyak di sana.

Melihat aktifitas pelansiran minyak tersebut, keduanya langsung menghampiri ke lokasi SPBU dan meminta izin ke sopir truk untuk mendokumentasikan atau mengambil foto dan video terkait kegiatan tersebut.

Namun tak berapa lama, keduanya diserang oleh oknum pelansir dan oknum petugas SPBU yang tengah melakukan pengisian bahan bakar.

Atas tindakan brutal yang dilakukan oknum pelansir dan oknum petugas SPBU, kedua jurnalis tersebut menderita luka di bagian wajah dan langsung dilarikan dan mendapat pertolongan di RS Hanafie Bungo untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara alat liputan yang dipakai Taufik yaitu satu buah Handycam juga mengalami kerusakan akibat perusakan secara paksa oleh oknum tersebut.

Atas kejadian tersebut IJTI Jambi menyesalkan dan memprotes keras atas peristiwa yang dialami Taufik (Stringer TV One) dan Yadi (Jambi One).

"Apa yang terjadi ini bertentangan dengan Undang-undang sebagaimana yang diatur dalam Pasal 8 UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers yang menyatakan, dalam menjalankan profesinya jurnalis mendapat perlindungan hukum," demikian isi pernyataan sikap IJTI Jambi.

"Kerja Jurnalistik meliputi mencari bahan berita, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah hingga menyampaikan kepada publik. Oleh karena itu IJTI Jambi selaku Organisasi Profesi meminta Pihak Kepolisian dalam hal ini Kapolda Jambi, dapat membantu dan memerintahkan Pihak Kepolisian di wilayah tempat kejadian untuk mengusut tuntas penanganan kasus yang menimpa kedua Jurnalis, yakni, Taufik dan Yadi."

Intimidasi atau kekerasan terhadap Jurnalis yang tengah melaksanakan tugas adalah ancaman nyata bagi kebebasan Pers dan Demokrasi, untuk itu IJTI Jambi meminta kepada semua pihak untuk dapat menghargai dan memahami tugas dan profesi seorang Jurnalis sehingga tidak melakukan tindakan intimidasi/kekerasan.

Pernyataan sikap ini disampaikan secara resmi kepada IJTI Pusat sebagai laporan dan Dewan Pers di Jakarta. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Kamis, 24 Juni 2021 17:33 WIB

Letusan Senpi Iringi Uji Menembak Personil Polres Sarolangun


Kajanglako.com, Sarolangun -  Sebanyak 119 Personil Polres Sarolangun melakukan latihan uji Menembak di lapangan tembak Endra Dharmalaksana, Kamis

 

Kamis, 24 Juni 2021 15:22 WIB

Kasus Korupsi DD Desa Lidung, Kejari Segera Tetapkan Tersangka


Kajanglako.com, Sarolangun - Kasus dugaan korupsi dana desa (DD) Desa Lidung Kecamatan Sarolangun Kabupaten Sarolangun pada tahun 2019 lalu, mulai

 

Sosok dan Pemikiran
Kamis, 24 Juni 2021 09:15 WIB

Membaca Hatta dan Pasal 33 Itu


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo*Saya mulai mengenal tulisan Hatta ketika akhir tahun 80an meneliti sejarah transmigrasi. Saat itu saya sedikit terkejut karena

 

Rabu, 23 Juni 2021 16:23 WIB

Sarolangun Tempat Nyaman Anak Punk Berkeliaran, PKL Harap Pol PP Segera Tertibkan


Kajanglako.com, Sarolangun – Kabupaten Sarolangun dikenal dengan kabupaten dangan nuansa religi yang kental, memegang nilai dan seloko adat, serta

 

Rabu, 23 Juni 2021 15:57 WIB

IWS: DPRD Sarolangun 'Illfeel' terhadap Aspirasi Pers


Kajanglako.com, Sarolangun – Sejumlah wartawan yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Sarolangun (IWS) melanjutkan aksinya ke gedung dewan, usai dari