Sabtu, 15 Mei 2021


Selasa, 04 Mei 2021 09:21 WIB

Diduga Rebutan Harta Warisan, Adik Ipar Tewas Bersimbah Darah

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah Hukrim

Foto: Riadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Warga Desa Tanjung, Kecamatan Bhatin VIII Kabupaten Sarolangun, dihebohkan dengan pembacokan adik ipar hingga tewas, Selasa (03/05/21). Kejadian pembacokan ini sendiri terjadi di Desa Sukajadi, Kecamatan Bhatin VIII.

Pelaku dan korban atas nama Badri (34) dan Suparno (37) adalah warga Desa Tanjung Rt 21, Kecamatan Bhatin VIII, Kabupaten Sarolangun. Akibat Pembacokan tersebut Suparno (37) tewas di tempat dengan kondisi mengenaskan. Pembacokan diduga terjadi akibat permasalahan pembagian harta warisan orang tua.



Camat Bhatin VIII Akhyar Mubarok menjelaskan, kronologis kejadian, pada hari Rabu 28 April 2021 terjadi perselisihan antara Susi isteri dari Suparno (korban) dengan Badri (Pelaku) kakak kandung dari susi di Desa Tanjung.

"Setelah itu, Susi berserta 2 orang anak mengungsi ke rumah bapak Suparmin untuk menghidari perselisihan berkelanjutan dengan kakaknya sendiri, sedangkan suami Susi berada di Jambi yang sedang mengangkut batu bara. Setelah pulang dari Jambi menuju Desa Tanjung, Suparno diberitahu sama isterinya agar tidak pulang ke Desa Tanjung dan langsung saja ke Sukajadi di rumah bapak Suparmin,” terang Camat Akhyar Mubarok.

Selanjutnya, Pada hari Senin tanggal 3 Mei pukul 20:30 WIB, karena merasa tidak senang terhadap Susi dan suaminya Suparno, dengan membawa sebilah Golok dari Desa Tanjung, Badri(34) langsung menghampiri Suparno di rumah bapak Suparmin Desa Sukajadi. “Langsung melakukan pembacokan terhadap Suparno di bagian Tangan sebelah kanan, Kepala sebelah kiri dan leher bagian kiri sehingga Suparno jatuh dan Tewas di tempat,” jelasnya.

Korban lalu dibawa ke Puskesmas  Limbur Tembesi untuk dilakukan penjahitan lukanya. “Pelaku atas nama Badri (34) sudah diamankan pihak Polsek Bathin VIII dan langsung dikirim ke Mapolres Sarolangun.”

Sementara korbam, usai dilakukan penjahitan di sekujur tubuhnya yang luka, korban dibawa pulang kerumah duka oleh keluarga. “Rencana besok akan dimakamkan di Desa Tanjung,” ungkap Akhyar Mubarok. (Kjcom)


Tag : #Sarolangun #Pembacokan #Pembunuhan #Perselisihan



Berita Terbaru

 

Senin, 10 Mei 2021 20:52 WIB

Sambut Kunker Komisi III, Al Haris: Masih Banyak Hal yang Perlu Dibenahi di Provinsi Jambi


Kajanglako.com, Merangin - Bupati Merangin, Al Haris bersama jajarannya, menyambut kunjungan kerja (Kunker) Komisi III DPRD Provinsi Jambi, yang dipimping

 

Jumat, 07 Mei 2021 20:31 WIB

35,6 Persen Masyarakat Menolak Divaksin, Ini Alasannya


Kajanglako.com, Jakarta - Pusat Polling (Puspoll) Indonesia merilis hasil survei tentang “Pandemi, Mudik, dan Distribusi Ekonomi”, Jumat, (7/5/2021).

 

Jumat, 07 Mei 2021 18:34 WIB

Survei Puspoll: 49 % Masyarakat Tak Setuju Kebijakan Larangan Mudik Lebaran


Kajanglako.com, Jakarta - Pusat Polling (Puspoll) Indonesia merilis hasil survei tentang “Pandemi, Mudik, dan Distribusi Ekonomi”, Jumat, (7/5/2021).

 

Jumat, 07 Mei 2021 16:52 WIB

Pemkab Muaro Jambi Kembali Raih WTP, Ini Kata Ketua DPRD Yuli Setia Bhakti


Kajanglako.com, Muaro Jambi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaro Jambi, berhasil meraih kembali predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh

 

Rabu, 05 Mei 2021 18:41 WIB

Dua Pejabat Dinkes Reaktif Rapid Antigen, Wabup: Siapa Saja Bisa Terpapar


Kajanglako.com, Sarolangun - Kasus Covid-19 di Kabupaten Sarolangun telah berjumlah 220 orang yang dinyatakan positif. Virus Corona hingga kini masih mengintai