Senin, 12 April 2021


Kamis, 01 April 2021 15:52 WIB

Merah Putih Lusuh dan Robek Terpasang di Gedung Radio Milik Pemkab Sarolangun

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah

Foto: Riadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Bendera Merah putih yang merupakan lambang negara Indonesia yang terpasang di depan gedung Radio milik Pemerintah Kabupaten Sarolangun di komplek perkantoran Gunung Kembang Sarolangun, terlihat lusuh, robek, luntur dan kusut.

Meski kondisinya sangat tidak layak, namun bendera tersebut tetap tergantung di tiang bendera gedung Radio milik Pemerintah Kabupaten Sarolangun. Terkesan bendera ini  sudah lama tak diperhatikan, tidak terawat dan sebagai lambang negara tetap dikibarkan dalam kondisi rusak.



Sulaiman selaku Kabag Humas yang merupakan penanggung jawab gedung radio milik Pemerintah Kabupaten Sarolangun, beberapa kali dihubungi via WhatsApp pada Kamis (01/04/2021) siang, tidak merespon.

Pengaturan mengenai ketentuan ukuran bendera, penggunaan, penempatan, hingga aturan pidana terhadap pihak yang menghina Bendera Negara, aturan tersebut termuat dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

Setiap orang yang merusak, merobek, menginjak-injak, membakar, atau melakukan perbuatan lain dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Bendera Negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 huruf a, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

Dalam pasal Pasal 67 dijelaskan kembali, Dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah), setiap orang yang dengan sengaja memakai Bendera Negara untuk reklame atau iklan komersial

Sementara mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam dikenakan sanksi pidana paling lama satu tahun atau denda sebanyak 100 juta rupiah.

Sementara dalam aturan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.  Pada poin b menjelaskan dengan sengaja mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam Dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah). (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Jumat, 09 April 2021 13:10 WIB

Warga SAD Bukit 12 Ikut Berkompetisi di Penerimaan Anggota Polri Tahun 2021


Kajanglako.com, Sarolangun - Satu orang warga Suku Anak Dalam (SAD) di wilayah Sarolangun mendaftarkan diri dalam penerimaan polisi di tahun 2021. Warga

 

Kamis, 08 April 2021 16:54 WIB

UN Ditiadakan, Asesmen Nasional Jadi Penentu Kelulusan Siswa di Sekolah


Kajanglako.com, Sarolangun – Tahun 2021 ini, Ujian Nasional yang biasanya menentukan kelulusan bagi siswa dan siswi baik SD, SMP maupun SMA sederajat,

 

Sejarah Jambi
Kamis, 08 April 2021 13:58 WIB

Cerita dari Daerah Jambi (2)


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) 11. Kemudian diceritakan bahwa pada waktu, Mahmud Mahyuddin sendiri sedang berperang di Jambi. Perang

 

Kamis, 08 April 2021 12:15 WIB

Pemkab Merangin Bolehkan Tarawih dan Sholat Idul Fitri Berjamaah


Kajanglako.com, Merangin - Pemerintah Kabupaten Merangin mengeluarkan kebijakan terkait pelaksanaan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19. Bupati

 

Rabu, 07 April 2021 19:39 WIB

Truck Bertonase Besar Kerap Melintas, Jalan Longsor Terancam Putus


Kajanglako.com, Sarolangun - Akses jalan lintas nasional jalur Jambi - Sarolangun yang berada di Desa Batu Ampar Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun,