Kamis, 04 Maret 2021


Selasa, 09 Februari 2021 19:50 WIB

Total 34 Exavator PETI Berhasil Dikeluarkan, Kapolres Sarolangun: Jika Masih ada Akan Ditindak Tegas

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah

Beberapa alat berat jenis axavator yang berhasil dikeluarkan aparat (foto:kajanglako/Riadi)

Kajanglako.com, Sarolangun – Total sedikitnya 34 unit alat berat  jenis Exavator yang digunakan untuk Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di area lokasi Sungai Batang Limun dan Hutan Desa Lubuk Bedorong Kberhasil di keluarkan  oleh TNI dan Polri beserta Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

Senin, (08/02/2021), petugas berhasil mengeluarkan 28 exavator ditambah sebelumnya, Minggu (07/02), berhasil mengeluarkan 6 exavator dari lokasi tersebut.



Pengeluaran  Alat Berat Jenis Exavator dari Area Lokasi Aktifitas PETI tersebut secara dilakukan secara persuasif dengan menindaklanjuti kesepakatan awal pada saat pertemuan sebelumnya di Desa Lubuk Bedorong, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun.

"Pengeluaran enam alat berat jenis Exavator dari Area Lokasi Aktifitas PETI tersebut secara Persuasif dengan menindaklanjuti kesepakatan pada saat pertemuan sebelumnya," sebut Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono.

Selain itu kata tegas juga disampaikan oleh Kapolres Sarolangun. Dirinya mengatakan akan memberikan tindakan hokum jika masih ada alat berat yang beraktivitas hingga Rabu, 10 Februari 2021 mendatang.

"Kita harap niat baik pelaku untuk mengeluarkannya, tanpa disanksi, namun bila tidak diindahkan pada 10 Februari masih terdapat alat berat akan kita tindak dengan proses hokum," jelas kapolres

Sementara wakil bupati Sarolangun Hilalatil Badri menjelaskan, pengeluaran alat berat ini kita lakukan secara persuasif tanpa adanya sanksi, namun Wabub minta komitmen untuk tidak lagi melakukan eksploitasi hutan dengan cara illegal.

"Jangan lagi kita dimainkan sudah dikeluarkan, bila masih didapatkan dikemudian hari kita akan tindak," kata Hilallatil Badri. (Kjcom)


Tag : #sarolangun #peti #tambang emas #ilegal #tni #polri



Berita Terbaru

 

Rabu, 03 Maret 2021 08:25 WIB

Diduga Disunat, Dewan Pertanyakan Setoran Retribusi Terminal Muarabulian


Kajanglako.com, Batanghari - Uang setoran retribusi Terminal Muarabulian diduga disunat. Hal ini diungkapkan Anggota DPRD Kabupaten Batanghari. Menurut

 

Selasa, 02 Maret 2021 21:31 WIB

Bahas Honorer Nonkategori, DPRD Merangin Panggil Diknas dan BKD


Kajanglako.com, Merangin - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merangin hearing dengan Dinas Pendidikan Kebudayaan dan BKPSDM Merangin,

 

Perspektif
Rabu, 24 Februari 2021 20:17 WIB

Jokowi dan Anies Baswedan


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Mungkin ada banyak perbedaan antara keduanya. Gaya bicaranya, blusukannya, taktik melobinya, politik identitasnya dan

 

Perspektif
Senin, 22 Februari 2021 17:18 WIB

Ada Yang Membusuk dalam Darah di Tubuh Kita


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Mungkin di tubuh saya dan sebagian dari kita sudah ada virus covid-19, tetapi tidak ada gejala yang tampak dari luar. Kita

 

Sejarah Jambi
Senin, 22 Februari 2021 16:29 WIB

Walter M Gibson


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) Dalam rangka menyiapkan tulisan untuk rubrik ‘Telusur Jambi,’ saya teringat pada satu tas