Senin, 12 April 2021


Kamis, 14 Januari 2021 20:04 WIB

Diduga Melakukan PETI, Polres Merangin Amankan Alat Berat dan Tiga Warga Bungo

Reporter : Riki Saputera
Kategori : Berita Daerah

Kajanglako.com, Merangin - Polres Merangin amankan Eskavator dan tiga warga Bungo karena diduga melakukan kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) diwilayah hukum Polres Merangin.

Tiga orang warga Buango ini merupakan pemodal dan pemilik excavator yang melakukan aktivitas tambang di Dusun Patekun Desa Nalo Baru Kecamatan Nalo Tantan.



Kapolres Merangin, AKBP Irwan Andy mengatakan penangkapan tersebut dilakukan pada hari Sabtu 02 Januari 2021 lalu sekira pukul 23.30 WIB saat itu personil Polsek Bangko melaksanakan Patroli dikawasan Simpang Mentawak.

Ketika patroli, personil melihat ada Mobil Trado yang mengangkut Alat berat Escavator dan Truck Mitsubishi Cunter PS 120 yang berjalan beriringan. Karena merasa curiga, personil Polsek menghentikan Mobil Trado dan Mobil Truck Mitsubishi Cunter PS 120, untuk selanjutnya melakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, didalam Mobil Truck Mitsubishi Cunter PS 120 terdapat 1 set alat penambang emas tanpa izin (Dompeng), untuk selanjutnya Mobil trado dan Mobil Truck Mitsubishi Cunter PS 120 beserta sopirnya diamankan di Polres Merangin.

Keterangan sopir, dirinya dan rekan lainnya hanya disuruh oleh seseorang untuk menjemput alat tersebut. Mendapat informasi itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

"Menindak lanjuti penyelidikan dalam rangka pengamanan alat berat yang diduga digunakan untuk PETI telah diamanakan tiga orang yang berperan sebagai pemodal dan pemilik excavator," kata Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy P, Kamis (14/01).

Tiga orang tersebut adalah M Ikhsan (45) warga Desa Sungai Arang Kecamatan Bungo Dani Kabupaten Muara Bungo, Benny Noven (41) warga Rimbo Tengah Kabupaten Muara Bungo dan Ghufron (38) yang juga warga Rimbo Tengah.

Saat ini barang bukti berupa excavator dan lain sebagainya masih diamankan di Mapolres Merangin. Kapolres menyebut jika pihaknya akan melakukan penegakan hukum terhadap masyarakat yang melakukan penambangan dengan cara merusak lingkungan.

Pada tahun 2020 lalu, pihaknya berhasil mengungkap sembilan kasus PETI, dari kasus itu delapan diantaranya sudah inkracht dan pelaku sudah mendapatkan hukuman, sementara satu kasus masih di proses.

"Di tahun ini kita juga berhasil mengungkap satu kasus dengan barang bukti satu alat berat dengan tiga tersangka," sebut Kapolres.

Dalam mengungkap kasus PETI ini, dirinya berharap kepada semua lini untuk saling bekerjasama dan menginformasikan kepada petugas jika mengetahui adanya aktivitas ilegal ini.

"Kami berharap informasi dari masyarakat," katanya.(Kjcom)


Tag : #jambi #merangin #PETI #polres #alat berat



Berita Terbaru

 

Jumat, 09 April 2021 13:10 WIB

Warga SAD Bukit 12 Ikut Berkompetisi di Penerimaan Anggota Polri Tahun 2021


Kajanglako.com, Sarolangun - Satu orang warga Suku Anak Dalam (SAD) di wilayah Sarolangun mendaftarkan diri dalam penerimaan polisi di tahun 2021. Warga

 

Kamis, 08 April 2021 16:54 WIB

UN Ditiadakan, Asesmen Nasional Jadi Penentu Kelulusan Siswa di Sekolah


Kajanglako.com, Sarolangun – Tahun 2021 ini, Ujian Nasional yang biasanya menentukan kelulusan bagi siswa dan siswi baik SD, SMP maupun SMA sederajat,

 

Sejarah Jambi
Kamis, 08 April 2021 13:58 WIB

Cerita dari Daerah Jambi (2)


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) 11. Kemudian diceritakan bahwa pada waktu, Mahmud Mahyuddin sendiri sedang berperang di Jambi. Perang

 

Kamis, 08 April 2021 12:15 WIB

Pemkab Merangin Bolehkan Tarawih dan Sholat Idul Fitri Berjamaah


Kajanglako.com, Merangin - Pemerintah Kabupaten Merangin mengeluarkan kebijakan terkait pelaksanaan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19. Bupati

 

Rabu, 07 April 2021 19:39 WIB

Truck Bertonase Besar Kerap Melintas, Jalan Longsor Terancam Putus


Kajanglako.com, Sarolangun - Akses jalan lintas nasional jalur Jambi - Sarolangun yang berada di Desa Batu Ampar Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun,