Rabu, 20 Januari 2021


Minggu, 06 Desember 2020 15:02 WIB

Jelma Daya Ivan Geofany Warnai Jambi Fashion Festival 2020

Reporter :
Kategori : Ragam

Jambi Fashion Festival 2020

Oleh: Wenny Ira R

Bertempat di ruang Ebony BW Luxury, Kota Jambi, Jambi Fashion Festival 2020 (JFF 2020) dihelat (Sabtu, 5/12/20). Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada perhelatan yang ke-lima  JFF 2020 ini, Ivan Geofany masih turut hadir mewarnai panggung peragaan busana yang dihelat oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi bekerjasama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Jambi.



Ivan Geofany merupakan perancang busana yang berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Pada tahun 2020 ini, Ivan yang juga berhasil membawa rancangan busananya pada acara Palembang Fashion Week 2020, ia bekerjasama dengan Dewan kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan mengangkat kekayaan kain tradisional setempat yang berupa tenun songket bermotif kawai kanduk dan kayu aro.

Motif  kawai kanduk dan kayu aro pada kain tenun songket tersebut banyak berupa burung, flora dan sejenisnya. Kain ini merupakan kain adat yang biasa digunakan oleh masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Namun tak hanya dikenakan sebagai busana adat, kain tenun ini juga digunakan dalam kehidupan sehari-hari baik sebagai hiasan, sarung bantal dan lain-lain.

Menonjolkan tenun songket bermotif kawai kanduk dan kayu aro khas Kabupaten Ogan Kamering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan, Ivan Geofany mengaplikasikan keindahan kedua motif kain tenun songket tersebut pada delapan belas rancangan busananya yang diperagakan di atas panggung JFF 2020 dengan tema “Jelma Daya”.

Ket: Jambi Fashion Festival 2020.

Jelma Daya merupakan merupakan nama suku pada kelompok masyarakat yang terdapat di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan. Suku ini berdasarkan Wikipedia, merupakan klan suku Lampung yang sama dengan suku Komering. Mereka hidup di Kabupaten Ogan Komering Ulu yang berbatasan dengan Provinsi Lampung. Sepanjang alirang sungai Komering merupakan wilayah menetap mereka.

Sebagaimana dengan makna dari kata Jelma Daya itu sendiri yang berarti kekuatan, gagah dan dinamis, begitu pula dengan ke delapan belas rancangan busana Ivan Geofany yang diperagakan pada JFF 2020 ini cukup memukau menampilkan kekuatan, kedinamisan pada setiap rancangannya ketika dikenakan oleh peragawati dan tampak pula gagah ketika dikenakan oleh peragawan.


Tag : #Ragam #Seni #Budaya #Busana #Jambi Fashion Festival



Berita Terbaru

 

Ekspedisi Sumatra Tengah 1877
Selasa, 19 Januari 2021 10:08 WIB

Hilangnya Si Anak Sulung


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) Di antara Soepajang dan Siroekam ada dataran tinggi yang luas. Beberapa pohon koebang yang bagus tumbuh

 

Perspektif
Selasa, 19 Januari 2021 09:53 WIB

Demokrasi Ternyata Bisa Mati, Juga di Amerika Serikat


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Sebagai seorang politisi sekaligus gubernur yang memiliki gelar doktor ilmu politik Anies Baswedan tidak aneh kalau memiliki

 

Tipikor
Senin, 18 Januari 2021 20:06 WIB

Cerita Kasus Korupsi Baju Linmas, Tiga Tersangka Kembalikan Kerugian Negara


Kajanglako.com, Merangin - Kasus korupsi baju Linmas Satpol PP Merangin sudah masuk tahap persidangan, Rabu (13/01) lalu sidang perdana di pengadilan Tipikor

 

Pandemi Covid-19
Senin, 18 Januari 2021 20:03 WIB

Hasil Evaluasi, Dinas Pendidikan Sarolangun Tetap Lakukan Sekolah Tatap Muka


Kajanglako.com, Sarolangun – Dinilai tidak menemui kendala, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) atau sekolah Tatap Muka di masa Pendemi Covid-19

 

Senin, 18 Januari 2021 19:50 WIB

Tahun 2020, 406 Perempuan Merangin Menjanda


Kajanglako.com, Merangin - Angka perceraian di Kabupaten Merangin tinggi. 2020 lalu tercatat ada 479 perkara perceraian yang masuk ke Pengadilan Agama