Sabtu, 16 Januari 2021


Rabu, 02 Desember 2020 15:54 WIB

Diknas Banyak Terima Keluhan Sekolah Daring

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah Pemerintahan Pendidikan

Foto: Riadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Belajar jarak jauh yang diterapkan selama masa pandemi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten (Diknas) Sarolangun banyak mendapat keluhan dari guru maupun wali murid dan meminta untuk menerapkan kembali sekolah tatap muka. Untuk itu Diknas berharap dukungan penuh dari berbagai stakeholder agar sekolah kembali normal seperti sediakala.

Lamanya sekolah jarak jauh atau daring yang diberlakukan dinas pendidikan menyebabkan tidak sedikit keluhan yang masuk dari guru maupun wali murid, sebab terlalu lama sekolah daring mengakibatkan banyak ketertinggalan pelajaran bagi siswa, terutama karakter sebagai siswa yang mulai terkikis oleh waktu. Yang menjadi kendala terlebih pada sekolah yang jauh berada di pedesaan, selain fasilitas yang tidak terpenuhi dan tidak dipahami siswa, jaringan internet menjadi kendala tersendiri karena tidak tersedianya fasilitas jaringan internet.



Helmi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sarolangun mengaku banyak dapat pengaduan dari guru maupun wali siswa terkait pendidikan karakter anak serta ketertinggalan pelajaran bagi siswa. Helmi tidak bisa berbuat banyak dan berharap dukungan dan masukan positif dari berbagai kalangan untuk menerapkan kembali sekolah tatap muka, karena sekolah daring dinilai tidak efisien dalam menerapkan karakter anak.

"Selama sekolah daring dimasa pandemik covid-19 banyak keluhan dari guru maupun wali murid, yang disampaikan pada kepala sekolah, karena sekolah daring dinilai tidak efisien bagi siswa," jelas Helmi.

Selain itu Helmi menjelaskan sekolah daring untuk wilayah desa, belum mampu diterapkan, sehingga siswa lebih banyak mengalami ketertinggalan pelajaran serta banyak bermain diluar.

"Ketertinggalan pelajaran banyak dialami siswa sekolah yang berada di pedesaan jauh dari kota,lantaran tidak ada jaringan internet dan fasilitas handphone siswa," sambungnya.

Helmi berharap untuk melakukan sekolah tatap muka perlu dukungan dan support dari berbagai kalangan, agar dinas pendidikan dapat mengambil langkah kedepanya.

"Kita harap dukungan penuh dari guru, wali siswa dan seluruh stackholder untuk kembali menerapkan sekolah tatap muka," jelas Helmi. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Pandemi Corona
Sabtu, 16 Januari 2021 10:48 WIB

Pemkab Sarolangun Anggarkan Rp 5 Miliar ABPD untuk Penanggulangan Covid-19 Tahun 2021


Kajanglako.com, Sarolangun – Tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Sarolangun tampaknya masih serius menaggulangi penularan wabah virus corona atau Covid-19.

 

Banjir
Sabtu, 16 Januari 2021 10:42 WIB

Air Sungai Meluap, 74 Desa di Sarolangun Terendam Banjir


Kajanglako.com, Sarolangun – Dikelilingi aliran air sungai Limun, Sungai Batang Asai serta Sungai Muara Tembesi, Kabupaten Sarolangun menjadi salah

 

Jumat, 15 Januari 2021 09:57 WIB

Masnah Busro Resmikan Pasar Rakyat Sengeti


Kajanglako.com, Muaro Jambi - Bupati Muaro Jambi Masnah Busro Secara resmi membuka pasar rakyat Sengeti yang baru selesai di bangun oleh pemerintah kabupaten

 

Sosok dan Pemikiran
Jumat, 15 Januari 2021 08:42 WIB

Menengok Masa lalu, Menatap Masa Depan: Hariman Siregar dan Malari


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Adakah, atau masih mungkinkah, sebuah perubahan besar untuk membentuk sesuatu yang baru bisa terjadi di masa depan? Goenawan

 

PETI
Kamis, 14 Januari 2021 20:04 WIB

Diduga Melakukan PETI, Polres Merangin Amankan Alat Berat dan Tiga Warga Bungo


Kajanglako.com, Merangin - Polres Merangin amankan Eskavator dan tiga warga Bungo karena diduga melakukan kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) diwilayah