Minggu, 07 Maret 2021


Rabu, 29 Juli 2020 21:01 WIB

Tim Satgas Gabungan Tertibkan Illegal Drilling di Desa Lubuk Napal

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Hukrim

Foto: Riadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Tim satgas kepolisian Polda Jambi dan Polres Sarolangun melakukan kegiatan penertiban operasional Illegal Drilling di Dusun Sukamaju, Desa Lubuk Napal Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun.

Operasi gabungan penertiban Illegal Drillling tersebut langsung dipimpin oleh Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol Imam Setiawan, dan didampingi oleh Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto besarta ratusan anggota satgas personil gabungan.



Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto mengatakan, sebelum melakukan operasi penertiban Illegal Drilling, Tim satgas gabungan menggelar apel kesiapan di Mapolsek Pauh pukul 11:00 WIB. "Setelah gelar apel kesiapan, tim satgas langsung bergerak ke lokasi dengan jumlah 178 personil satgas gabungan yang terdiri dari 120 Personil Polda jambi, 48 Personil Polres Sarolangun dan 10 personil Detasemen Polisi Militer (Denpom)," kata Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto.

"Saat bergerak ke lokasi, tim satgas gabungan terbagi menjadi dua tim, tim satu pada pukul 12:00 WIB tiba di KM 14 Desa Lubuk Napal Kecamatan Pauh, mengecek tempat pemasakan/penyulingan yang dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Jambi dan didampingi Kapolres Sarolangun, pada pukul 13:00 WIB Tim 2 tiba sumur Illegal di Telun Dusun Sukamaju, Desa Lubuk Napal, Kecamtan Pauh dan langsung menertibkan sumur-sumur tersebut," terangnya.

Dalam operasi penertiban Illegal Drilling tersebut, satgas gabungan berhasil mengamankan lokasi pemasakan atau penyulingan di KM 14 Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, berupa 1 Unit Mesin Genset, 5 drum berisi minyak yang langsung ditumpahkan di TKP, 26 drum berisi 200 Liter. Sementara itu lokasi sumur Illegal Drilling di Dusun Telun Sukamaju, Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh berupa sebanyak 74 Sumur Illegal juga ditertibkan aparat.

"Kemudian kita bersama satgas gabungan yang terbagi menjadi dua tim memasang Police Line sebanyak 30 sumur illegal yang aktif dan spanduk. Kita menegaskan penertiban ini jangan sampai ada kemunculan kembali para pelaku Illegal Drilling, kalau masih ada juga kita akan menindak dengan tegas," ujar AKBP Deny Heryanto. (Kjcom)


Tag : #Sarolangun #Razia #Illegal Drilling



Berita Terbaru

 

Rabu, 03 Maret 2021 08:25 WIB

Diduga Disunat, Dewan Pertanyakan Setoran Retribusi Terminal Muarabulian


Kajanglako.com, Batanghari - Uang setoran retribusi Terminal Muarabulian diduga disunat. Hal ini diungkapkan Anggota DPRD Kabupaten Batanghari. Menurut

 

Selasa, 02 Maret 2021 21:31 WIB

Bahas Honorer Nonkategori, DPRD Merangin Panggil Diknas dan BKD


Kajanglako.com, Merangin - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merangin hearing dengan Dinas Pendidikan Kebudayaan dan BKPSDM Merangin,

 

Perspektif
Rabu, 24 Februari 2021 20:17 WIB

Jokowi dan Anies Baswedan


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Mungkin ada banyak perbedaan antara keduanya. Gaya bicaranya, blusukannya, taktik melobinya, politik identitasnya dan

 

Perspektif
Senin, 22 Februari 2021 17:18 WIB

Ada Yang Membusuk dalam Darah di Tubuh Kita


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Mungkin di tubuh saya dan sebagian dari kita sudah ada virus covid-19, tetapi tidak ada gejala yang tampak dari luar. Kita

 

Sejarah Jambi
Senin, 22 Februari 2021 16:29 WIB

Walter M Gibson


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) Dalam rangka menyiapkan tulisan untuk rubrik ‘Telusur Jambi,’ saya teringat pada satu tas