Minggu, 19 Januari 2020


Selingkung - Kajanglako - Media Online Jambi Terpercaya

Selingkung Kajanglako

Besar harapan kami kepada Tuan dan Puan, menjadi bagian dari langkah kecil kami melalui kontribusi pemikiran dalam bentuk tulisan, sebagaimana terwadahi ke dalam rubrikasi berikut ini: Telusur, Oase (Esai, Cerpen, Puisi, dan Cerita Rakyat); Perspektif; Pustaka; Jejak; Sosok; Wawancara; dan Enkslopedia.

Berikut penjelasan singkat masing-masing rubrik sekaligus ketentuan khusus penulisan:

Telusur: Rubrik yang memuat sejarah budaya Jambi dalam Kepustakaan Belanda. Rubrik ini khusus diasuh oleh Antropolog Frieda Amran yang bermukim di Belanda.

Oase: Memuat tulisan esai yang merespon isu-isu terkini secara segar, kritis, dan reflektif. Tulisan esai min. 800 dan max. 1.300 kata. Selain esai, rubrik oase juga memuat Sastra: cerita pendek, cerita rakyat, dan puisi. Tulisan untuk Cerpen min.1200 max. 2000 kata. Khusus puisi dan cerita rakyat tidak ada ketentuan panjang dan pendek tulisan.

Perspektif: Memuat artikel yang mengomentari isu-isu aktual secara kritis-konstruktif. Tulisan min. 900 max. 1.500 kata.

Pustaka: Memuat ulasan kepustakaan secara umum, yaitu buku (fiksi- nonfiksi), musik, dan film. Kajanglako juga menjadikan rubrik ini sebagai kanal ulasan kepustakaan Jambi, baik dalam bentuk disertasi, tesis, bagian dari jurnal dan laporan penelitian. Tulisan min. 700 max. 1.300 kata.

Jejak: rubrik khusus memuat tulisan mengenai dinamika sejarah budaya di Jambi. Tulisan min. 900 max. 1.800 kata.

Sosok dan wawancara: Sulaman pemikiran dan pengalaman praktek dari individu-individu yang berkontribusi pada gerakan pendidikan, ekonomi, sejarah, sosial-budaya, hukum, dan politik. Tulisan min. 1000 max. 1500 kata. 

Ketentuan Umum Penulisan di Kajanglako:

Setiap tulisan yang dikirim harus disertai photo dan data diri yang lengkap (max 250 kata)

Format pengiriman tulisan yang dikirim ke redaksi berikut ini: Fulan-Judul Tulisan-Rubrik.

Naskah dikirim ke alamat email : redaksikajanglako@gmail.com

Redaksi berhak melakukan penyuntingan atau mengedit naskah, tanpa mengubah substansi tulisan.

Setiap tulisan yang melewati kurasi selama tiga minggu (terhitung dari tanggal pengiriman) dan atau tanpa disertai pemberitahuan oleh redaksi Kajanglako dinilai tidak diterbitkan dan tulisan tersebut secara otomatis dikembalikan kepada penulis.

Panjang-pendek tulisan tak berlaku kaku, tergantung kebutuhan tulisan dengan tetap menimbang efektifitas dan tradisi keterbacaan warganet. 

Untuk saat ini Kajanglako belum menyediakan honor tulisan. Namun tulisan yang dimuat dalam setahun akan diterbitkan oleh Kajanglako menjadi Bunga Rampai (khusus rubrik Oase, Perspektif, dan Jejak). Setiap penulis mendapatkan 2 eksemplar buku. Adapun teknis penyelenggaraan kegiatan ini diatur lebih lanjut.

Demikian kami sampaikan. Kritik dan masukan dari Tuan dan Puan tentu menjadi penyemangat langkah kami merealisasikan gagasan di atas. Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Salam redaksi,



Berita Terbaru

  al-haris-dan-adi-rozal-berbagi-kisah-perjalanan-hidup-tukang-martabak-dan-kuli-bangunan

Minggu, 19 Januari 2020 10:37 WIB

Al Haris dan Adi Rozal Berbagi Kisah Perjalanan Hidup, Tukang Martabak dan Kuli Bangunan


Kajanglako.com, Merangin - Hubungan baik Al Haris dengan kepala daerah di Jambi terus dibina Bupati Merangin dua periode ini. Terutama dengan grup lima

  meriahnya-penyambutan-al-haris-di-koto-tebat-kerinci

Sabtu, 18 Januari 2020 22:16 WIB

Meriahnya Penyambutan Al Haris di Koto Tebat Kerinci


Kajanglako.com, Merangin - Al Haris bakal calon kuat Gubernur Jambi disambut meriah warga di Koto Tebat, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci,

  soal-4-mobnas-yang-belum-dikembalikan-saihu-wabup-semua-kita-serahkan-ke-jaksa

Sabtu, 18 Januari 2020 15:55 WIB

Soal 4 Mobnas yang Belum Dikembalikan Saihu, Wabup: Semua Kita Serahkan ke Jaksa


    Kajanglako.com, Sarolangun - Persoalan aset bergerak milik Pemerintah Kabupaten Sarolangun berupa mobil dinas (mobnas) yang dikuasai pihak

  suaidi-asyari

Sosok dan Pemikiran
Sabtu, 18 Januari 2020 11:13 WIB

Su'aidi Asy'ari


Oleh: Jumardi Putra* Tersebab sakit mendera, niat saya merampungkan lembar singkat ini setelah mendapat kabar Prof. Su’aidi Asy’ari terpilih

  snelleman-kembali-ke-loeboe-gedang

Ekspedisi Sumatra Tengah 1877
Sabtu, 18 Januari 2020 09:30 WIB

Snelleman kembali ke Loeboe Gedang


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) Seorang Penghoeloe Soekoe menunggunya di rumah. Lelaki itu merupakan utusan Penghoeloe Kapala yang memerlukan