Senin, 17 Februari 2020


Minggu, 26 Januari 2020 20:25 WIB

Ratusan Warga Batin Limo dan Himpabal Duduki Lahan Over Leave PT Agrindo Panca Tunggal Perkas

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah

Warga duduki lahan over leave PT APTP / foto: RIadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Himpunan Masyarakat Putra Bathin Limo (Himpabal) bersama ratusan warga yang tergabung dalam  Bathin Limo menduduki lahan over leave, area kawasan hutan yang dijadikan kebun kelapa sawit oleh PT Agrindo Panca Tunggal Perkasa (PT APTP).

Selain menduduki lahan, tampak mereka beraktifitas dengan mendirikan pondok penjagaan yang nantinya digunakanuntuk mengawasi dan memonitoring lahan tersebut agar tidak ada oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan pemanenan atau merusak area kebun over leave tersebut.



Melakukan pengawasan dan memonitoring area kebun yang dilakukan Himpabal dan ratusan warga masyarakat bathin limo, bukan tidak beralasan. Karena selain PT APTP sampai saat ini belum memiliki Izin perpanjangan HGU, diduga beberapa waktu yang lalu lahan itu terus dipanen oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Informasi yang kami dapat, semenjak awal tahun ini PT APTP ini diketahui belum diperpanjangkan izinnya, diduga sudah banyak buah sawit yang berada di area over leave dipanen oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Ketua Himpabal Momad.

Momad juga menyampaikan bahwa Himpabal selama ini sudah mengikuti proses dengan melakukan pengurusan pengajuan permohonan kepada pihak instansi terkait agar lahan over leave tersebut dapat diberikan pengelolaannya kepada Himpabal dan masyarakat bathin limo.

“Kami sudah mengajukan permohonan kepada dinas terkait dan menunjukan Koperasi Raga Bakti Makmur untuk nantinya dapat bekerja sama baik secara managemen ataupun kegiatan,” sebutnya.

Muspardi, Sekretaris Himpabal menjelaskan bahwa penjagaan yang dilakukan saat ini di lahan area over leave akan dilakukan sampai izin permohonan yang mereka ajukan direalisasikan.

“Ini kita lakukan sampai nanti surat permohonan kami ditanggapi dan direalisasikan,” tambah Muspardi.

Aktivitas perdana pengawasan di lahan over leave yang dilakukan warga masyarakat Bathin Limo tampak begitu eforia, hingga pengerjaan pembuatan pondok pengawasan terselesaikan dengan begitu cepat.

Sementara menurut Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Asisten I sebelumnya, bahwa saat ini PT APTP sudah tidak berhak lagi dalam penguasaan lahan perkebunan sawit yang saat ini masih menjalankan aktivitasnya itu, harena masa izinnya sudah habis pada tahun 2019 lalu. Hanya saja saat ini pemerintah masih menunggu hasil kajian hukum terkait bagaimana proses pencabutan Izin. (Kjcom)


Tag : #Demo #Warga #PErusahaan



Berita Terbaru

 

Senin, 17 Februari 2020 10:54 WIB

Kapolda Jambi Pimpin Upacara Gabungan TNI-Polri di Makorem 042/Gapu


Kajanglako.com, Jambi - Dalam rangka menjalin sinergitas yang baik antara TNI/Polri, Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Jambi Irjen Pol Firman Santyabudi

 

Minggu, 16 Februari 2020 21:00 WIB

Dishanpan Provinsi Jambi Launching 3,3 Ton Bawang Putih Murah


Kajanglako.com, Jambi - Minggu (16/2/20) pagi, di Area Car Free Day depan Kantor Gubernur Jambi, Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Provinsi Jambi melaunching

 

Minggu, 16 Februari 2020 12:50 WIB

Grand BSC Jambi, Hidup Sehat Ala HNI Produk Herbal Halal


Kajanglako.com, Jambi - Hallal Network Indonesia (HNI), menggelar Business Skill Course (BSC) dalam rangka Sosialiasi Success Plan Rev 3.0, Training For

 

Sabtu, 15 Februari 2020 20:14 WIB

Lilik Gunawan "Rider For Mom" Indonesia Mekkah Saksi Peluncuran All New NMAX 155 Terbaru 2020 di Jambi


Kajanglako.com, Jambi – Kabar gembira datang bagi para pecinta Maxi Yamaha di wilayah Jambi dan sekitarnya dengan telah diluncurkannya skuter matik

 

Sabtu, 15 Februari 2020 18:59 WIB

Bawaslu Provinsi Jambi Lounching Pengawasan Pemilu Gubernur, Bupati/Walikota 2020, Waspadai Racun Demokrasi


Kajanglako.com, Jambi - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi, melounching Pengawasan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak Kepala Daerah tahun 2020,