Sabtu, 28 Maret 2020


Minggu, 26 Januari 2020 20:25 WIB

Ratusan Warga Batin Limo dan Himpabal Duduki Lahan Over Leave PT Agrindo Panca Tunggal Perkas

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah

Warga duduki lahan over leave PT APTP / foto: RIadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Himpunan Masyarakat Putra Bathin Limo (Himpabal) bersama ratusan warga yang tergabung dalam  Bathin Limo menduduki lahan over leave, area kawasan hutan yang dijadikan kebun kelapa sawit oleh PT Agrindo Panca Tunggal Perkasa (PT APTP).

Selain menduduki lahan, tampak mereka beraktifitas dengan mendirikan pondok penjagaan yang nantinya digunakanuntuk mengawasi dan memonitoring lahan tersebut agar tidak ada oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan pemanenan atau merusak area kebun over leave tersebut.



Melakukan pengawasan dan memonitoring area kebun yang dilakukan Himpabal dan ratusan warga masyarakat bathin limo, bukan tidak beralasan. Karena selain PT APTP sampai saat ini belum memiliki Izin perpanjangan HGU, diduga beberapa waktu yang lalu lahan itu terus dipanen oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Informasi yang kami dapat, semenjak awal tahun ini PT APTP ini diketahui belum diperpanjangkan izinnya, diduga sudah banyak buah sawit yang berada di area over leave dipanen oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Ketua Himpabal Momad.

Momad juga menyampaikan bahwa Himpabal selama ini sudah mengikuti proses dengan melakukan pengurusan pengajuan permohonan kepada pihak instansi terkait agar lahan over leave tersebut dapat diberikan pengelolaannya kepada Himpabal dan masyarakat bathin limo.

“Kami sudah mengajukan permohonan kepada dinas terkait dan menunjukan Koperasi Raga Bakti Makmur untuk nantinya dapat bekerja sama baik secara managemen ataupun kegiatan,” sebutnya.

Muspardi, Sekretaris Himpabal menjelaskan bahwa penjagaan yang dilakukan saat ini di lahan area over leave akan dilakukan sampai izin permohonan yang mereka ajukan direalisasikan.

“Ini kita lakukan sampai nanti surat permohonan kami ditanggapi dan direalisasikan,” tambah Muspardi.

Aktivitas perdana pengawasan di lahan over leave yang dilakukan warga masyarakat Bathin Limo tampak begitu eforia, hingga pengerjaan pembuatan pondok pengawasan terselesaikan dengan begitu cepat.

Sementara menurut Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Asisten I sebelumnya, bahwa saat ini PT APTP sudah tidak berhak lagi dalam penguasaan lahan perkebunan sawit yang saat ini masih menjalankan aktivitasnya itu, harena masa izinnya sudah habis pada tahun 2019 lalu. Hanya saja saat ini pemerintah masih menunggu hasil kajian hukum terkait bagaimana proses pencabutan Izin. (Kjcom)


Tag : #Demo #Warga #PErusahaan



Berita Terbaru

 

Pilkada 2020
Sabtu, 28 Maret 2020 16:00 WIB

Via Aplikasi Zoom Clound, Bawaslu Jambi Bahas Tantangan Pilkada di Tengah Covid 19


Kajanglako.com, Jambi - Ditengah wabah Virus Corona atau Covid-19, Bawaslu Provinsi Jambi menegaskan tidak ada istilah penundaan Pilkada 2020, yang ada

 

Sabtu, 28 Maret 2020 15:37 WIB

Ditangkap Gelapkan Motor, Pelaku Ngaku untuk Penuhi Kebutuhan Ekonomi


Kajanglako.com, Sarolangun - Dani, warga Desa Lubuk Kepayang, Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun, ditangkap aparat Kepolisian Resor Sarolangun, Sabtu

 

Sabtu, 28 Maret 2020 14:18 WIB

Mayat yang Ditemukan Warga Sridadi Ternyata Korban Tabrak Lari


Kajanglako.com, Batanghari - Mayat yang ditemukan warga Kelurahan Sridadi Kecamatan Muarabulian tadi malam ternyata korban tabrak lari. Tidak jauh dari

 

Sabtu, 28 Maret 2020 13:57 WIB

Antisipasi Corona, Kemenag Sarolangun: Peringatan Hari Besar Umat Islam Ditunda Dulu


Kajanglako.com, Sarolangun - Kementerian Agama Kabupaten Sarolangun menginstruksikan kepada masyarakat Sarolangun agar tidak membuat kegiatan yang menghadirkan

 

Sabtu, 28 Maret 2020 13:23 WIB

Kunjungi RSD Kol Abundjani, Al Haris Beri Dukungan untuk Tenaga Medis


Kajanglako.com, Merangin - Petugas kesehatan atau tenaga medis saat ini berjuang di garda terdepan melawan pandemi virus corona (Covid-19). Mereka bekerja