Minggu, 26 Januari 2020


Selasa, 14 Januari 2020 13:05 WIB

Aktifitas Galian C di Sungai Batang Tebo Kembali Resahkan Warga

Reporter : Sonny Zhuyoen
Kategori : Berita Daerah

Aktifitas Galian C di SUngai Batang Tebo / foto: Sonny

Kajanglako.com, Bungo - Aktifitas yang membuat aliran sungai tercemar dan rusak, kembali terjadi. Kali ini aktifitas tersebut berada di aliran Sungai Batang Tebo yang biasa digunakan keseharian warga untuk mandi, tepatnya di dusun (desa) Teluk Kecimbung, Kecamatan Tanah Tumbuh.

Adalah aktifitas Galian C, yang kembali muncul juga meresahkan warga setempat. Tidak hanya meresahkan, aktifitas yang diduga tidak mengantongi izin resmi ini dilakukan semaunya hingga berakibat merugikan warga. Pantauan di lapangan dan menurut keterangan warga sekitar, nyaris 1/2 badan sungai disekat dengan timbunan sirtu sehingga membuat aliran air mengikis tebing, hingga merusak kebun milik warga.



Abas misalnya, ia merasa sangat dirugikan lantaran ratusan pohon karet dan beberapa pohon buah-buahan duku dengan durian miliknya tumbang. Sementara dirinya menemukan surat berisikan tanda tangan palsu dibuat oleh pihak perusahaan.

“Yang jelas gara-gara Galian C ini banyak yang saya rugi, mulai dari kebun saya seperti karet tumbang lantaran pihak perusahaan membuat jalan di tengah kebun saya, dan tidak ada kordinasi sama sekali,” ujar Abas.

Ditambahkan Abas, dirinya tidak mau Galian C ini semakin meraja rela dan dia berharap Pemerintah segera memberi tindakan tegas kepada pelaku ataupun penanggungjawab aktifitas Galian C yang merugikan masyarakat Dusun Teluk Kecimbung tersebut.

“Ke pemerintah, dari ini kami sampaikan tolong dengarkan atas keluh kesah masyarakat yang telah banyak rugi akibat galian c buka kembali ,” tegasnya.

Keluhan ini bukan pertama kalinya disampaikan warga, sebelumnya beberapa warga mengklaim pemilik lahan yang dilalui oleh armada pengangkut sirtu juga menyampaikan protes hingga memasang portal jalan.

“Kalo untuk warga kito ikhlas, tapi ini perusahaan, jalan ini dibuat awalnyo untuk fasilitas warga sekitar ke kebun bukan untuk perusahaan,” tegas Jahari.

Selain Jahari, Sanah warga lainnya juga menyampaikan keluhan terhadap jalan yang dilintasi oleh armada angkutan sirtu. Pasalnya jalan tersebut dibuat tanpa seizinnya selaku pemilik tanah.

“Sayo baru-baru inilah tau kalo tanah sayo diserobot pihak perusahaan untuk jalan, kabarnyo itu perusahaan T*, tempatnyo di rimbo bujang,” ujar Sanah. (Kjcom)


Tag : #Bungo #Tambang #Galian C



Berita Terbaru

 

Minggu, 26 Januari 2020 21:41 WIB


Kajanglako. Com, Jambi – Minggu (26/1), Pemerintah Provinsi Jambi mengeluarkan himbauan resmi terkait adanya satu orang pasien (perempuan) dengan

 

Minggu, 26 Januari 2020 20:30 WIB

Dinkes Batanghari Himbau Warga Jangan Panik Terhadap Virus Corona


Kajanglako.com, Batanghari - Virus Corona yang berasal dari negara Cina, saat ini jadi perbincangan. Bahkan virus mematikan tersebut diduga sudah ditemukan

 

Minggu, 26 Januari 2020 20:25 WIB

Ratusan Warga Batin Limo dan Himpabal Duduki Lahan Over Leave PT Agrindo Panca Tunggal Perkas


Kajanglako.com, Sarolangun - Himpunan Masyarakat Putra Bathin Limo (Himpabal) bersama ratusan warga yang tergabung dalam  Bathin Limo menduduki lahan

 

Minggu, 26 Januari 2020 18:41 WIB

4 Penjabatnya Dipanggil Soal Nonjob, Pemprov Jambi Siap Beri Penjelasan ke KASN


Kajanglako.com, Jambi – Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) RI, menyurati Gubernur Jambi Fachrori Umar, permintaan klarifikasi terkait Mutasi/Rotasi

 

Minggu, 26 Januari 2020 17:14 WIB

Takut Terpapar Virus Corona, Pengunjung RSUD Raden Mattaher Mendadak Sepi


Kajanglako.com, Jambi - Pihak rumah sakit plat merah RSUD Raden Mattaher Jambi, membenarkan pasca diisolasi pasien (perempuan) diduga terpapar virus Corona