Senin, 17 Februari 2020


Jumat, 03 Januari 2020 15:35 WIB

Pimpin Peringatan HAB Kemenag, Al Haris Juga Serahkan Zakat Kepada Warga Tidak Mampu

Reporter : Riki Saputra
Kategori : Berita Daerah

Al Haris jadi Inspektur Upacara Hari Amal Bakti ke-74 Kemenag Merangin / foto: Riki

Kajanglako.com, Merangin - Bupati Merangin Al Haris menjadi inspektur upacara pada  peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-74 Kementerian Agama (Kemenag) di halaman depan Kantor Kemenag Merangin, Jumat (3/1).

Upacara berlangsung khidmat dihadiri Kemenag Merangin, Marwan Hasan dan sejumlah pejabat. Bupati dalam pengarahannya membacakan amanat Menteri Agama RI Fachrul Razi.



Dikatakan Bupati, peringatan HAB Kemenag merefleksikan rasa syukur kepada Allah SWT dan simbol penghargaan terhadap jasa-jasa para perintis serta pendiri Kementerian Agama RI.

‘’Kita semua bisa berdiri di tempat ini, tidak terlepas dari perjuangan dan pengorbanan generasi terdahulu,’’ kata Bupati.

Agama dan negara lanjut Bupati, saling membutuhkan dan saling mengokohkan untuk kebahagiaan hidup manusia. Sejarah dunia sampai abad ke-20 hanya mengenal dua teori menyangkut hubungan agama dan negara.

Dua teori tersebut, teori integrasi yaitu penyatuan antara agama dengan negara dan teori sekularisasi yaitu, pemisahan agama dengan negara. Para founding fathers negara kemudian mengenalkan teori alternatif  yaitu teori akomodasi, menyangkut hubungan agama dan negara.

‘’Saya tegaskan bahwa penguatan identitas keagamaan dan penguatan identitas kebangsaan tidak boleh dipisahkan. Apalagi dipertentangkan, tetapi harus dalam ‘satu kotak’ untuk melahirkan moderasi beragama dan bernegara,’’ tegas Bupati.

Penguatan identitas keagamaan bila dipisahkan dari spirit bernegara dapat melahirkan radikalisme beragama. Sebaliknya, penguatan identitas bernegara bila dipisahkan dari spirit beragama dapat memberi peluang berkembangnya sekularisme dan liberalisme.

Keshalehan beragama dan loyalitas bernegara harus saling mendukung satu sama lainnya. Jadikan umat beragama yang shaleh sekaligus menjadi warga negara  yang baik.

‘’Saya ingin mengutip pesan Pahlawan Nasional almarhum Jedral Besar TNI Dr Abdul Haris Nasution, yang sangat relevan dengan misi yang dijalankan Kementerian Agama RI,’’ jelas Bupati.

 Misi itu sambungnya, sebagai negara baru tidaklah sekedar ingin mengejar ketertinggalan terhadap negara-negara maju, melainkan sebagai orang beriman ingin membangun kehidupan bermartabat spiritual dan material dengan ridho Allah.

Peringatan HAB ke-74 Kementerian Agama di Kabupaten Merangin dihadiri dengan penyaluran zakar kepada keluarga tidak mampu oleh Bupati Merangin H Al Haris, Kemenag Merangin H Marwan Hasan dan Plt Sekda H Hendri Maidalef. (Kjcom)


Tag : #Merangin #Al Haris



Berita Terbaru

 

Minggu, 16 Februari 2020 21:00 WIB

Dishanpan Provinsi Jambi Launching 3,3 Ton Bawang Putih Murah


Kajanglako.com, Jambi - Minggu (16/2/20) pagi, di Area Car Free Day depan Kantor Gubernur Jambi, Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Provinsi Jambi melaunching

 

Minggu, 16 Februari 2020 12:50 WIB

Grand BSC Jambi, Hidup Sehat Ala HNI Produk Herbal Halal


Kajanglako.com, Jambi - Hallal Network Indonesia (HNI), menggelar Business Skill Course (BSC) dalam rangka Sosialiasi Success Plan Rev 3.0, Training For

 

Sabtu, 15 Februari 2020 20:14 WIB

Lilik Gunawan "Rider For Mom" Indonesia Mekkah Saksi Peluncuran All New NMAX 155 Terbaru 2020 di Jambi


Kajanglako.com, Jambi – Kabar gembira datang bagi para pecinta Maxi Yamaha di wilayah Jambi dan sekitarnya dengan telah diluncurkannya skuter matik

 

Sabtu, 15 Februari 2020 18:59 WIB

Bawaslu Provinsi Jambi Lounching Pengawasan Pemilu Gubernur, Bupati/Walikota 2020, Waspadai Racun Demokrasi


Kajanglako.com, Jambi - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi, melounching Pengawasan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak Kepala Daerah tahun 2020,

 

Ekspedisi Sumatra Tengah 1877
Sabtu, 15 Februari 2020 03:58 WIB

Puncak Gunung: Dekat, tapi Jauh


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) Di sebelah tenggara, ada danau besar. Danau itu terletak di Goenoeng Toedjoeh, dikelilingi oleh dinding-dinding