Selasa, 22 September 2020


Kamis, 05 Desember 2019 20:40 WIB

Kadis DLH: Konsultasi Publik SAFEGUARDS BIOCF-ISFL di Provinsi Jambi Bantuan World Bank

Reporter : Juanda
Kategori : Inforial

Foto: Juanda

Kajanglako.com, Jambi - Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan (KLHK), bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi, menggelar konsultasi publik kerangka pengaman (SAFEGUARDS) program biocarbon fund intiative for sustainable forest pandscafe (BIOCF-ISFL) di provinsi Jambi. Di salah satu hotel di kota Jambi, Rabu (5/12).

Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian LHK RI, Direktur Inventarisasi dan Gas Rumah Kaca dan MPV, Direktur Mobilisasi Sumberdaya Sektoral dan Regional, tim Safeguards World Bank, individual konsultan BIOCF-ISFL, perwakilan dari dinas instansi baik pusat maupun daerah, peserta narasumber akademisi perusahaan dan lembaga swadaya masyarakat di Provinsi Jambi.



Evi Primawaty, Kadis DLH Provinsi Jambi mengatakan, konsultasi publik kerangka pengaman (SAFEGUARDS) BIOCF-ISFL, juga membahas isu-isu penting dalam persiapan kegiatan SAFEGUARDS lainnya.

Evi menjelaskan, BIOCF-ISFL ISFL merupakan suatu program yang dimaksud untuk mempromosikan dan memberikan reward terhadap penurunan emisi GRK dan meningkatkan peningkatan atau penyimpanan sekuestrasi karbon melalui pengelolaan lahan yang lebih baik melalui pelaksanaan reduction emission for degradation and deforestation (REDD+), yang pendanaannya didukung oleh world Bank.

"Jadi di tahap persiapan dalam kegiatan BIOCF-ISFL salah satu kegiatan utama yang dilakukan adalah mempersiapkan dokumen Safeguards yang diperlukan untuk mengelolasemua dampak lingkungan dan sosial yang diakibatkan oleh implementasi kegiatan BIOCF-ISFL di Provinsi Jambi," katanya.

Dokumen safeguarding dimaksud adalah strategic enviromental and social assessment (SESA), enviromental and social management framework (ESMF), indigenous people planning framework (IPPF), feedback and grienvancw rederess mechanism (FGRM), dan Resettlement palnning framework and process framework (RPF-PF), selain itu untuk mendukung pelaksanaan program BIOCF-ISFL di provinsi Jambi perlu juga ada kesediaan sehingga pada pertemuan ini juga dilaksanakan sosialisasi free and prior informed concent (FPIC).

Evi mengatakan, tujuan dilaksanakan konsultasi publik adalah memberikan ruang kepada para pemangku kepentingan yang ada di Provinsi Jambi untuk turut berkontribusi dan memberikan masukan terhadap dokumen Safeguards BIOCF-ISFL seperti, Memberikan informasi
perkembangan pelaksanaan program BioCF ISFL Provinsi Jambi dan kelengkapan dokumen pendukung
khususnya kerangka pengaman (Safeguards),  Memperoleh saran dan masukan yang konstruktif dari para pemangku kepentingan demi penyempurnaan dokumen Safeguards. Melakukan sinkronisasi dan harmonisasi dokumen Safeguards dengan dokumen Emission Reductions Program Document (ERPD) BioCF ISFL Provinsi Jambi.

Selain itu, Evi mengatakan hasil yang ingin dicapai dalam pelaksanaan publikasi publik, yakni: Tersosialisasikan perkembangan pelaksanaan program BioCF ISFL Provinsi Jambi dan kelengkapan dokumen pendukung khususnya kerangka pengaman (Safeguards). Diperolehnya saran dan masukan yang konstruktif dari para pemangku kepentingan demi penyempurnaan dokumen Safeguards. Tersinkronisasi dan terharmonisasikannya dokumen Safeguards dengan dokumen Emission Reductions Program Document (ERPD) BioCF ISFL Provinsi Jambi.

Terpisah, Jamal M Gawi, individual konsultan Safeguards mengatakan, Jambi salah satu dari 2 provinsi di Indonesia yang terpilih sebagai pelaksanan BIOCF-ISFL.

"Kita targetkan pertengahan 2020 proses dokumentasi dan sosialisasi tahap persiapan rampung, setelah ini kita akan sosialisasi ke desa-desa,  dan akhir 2020 eksennya," katanya.

Program BIOCF-ISFL merupakan bantuan word bank (Bank dunia) yang salurkan melalui APBN sebesar 15 juta US Dollar atau sekitar kurang lebih Rp 21 Miliar Rupiah.

"Tahap awal persiapan (sekarang) 1,5 juta US Dollar, 13,5 juta US Dollar untuk eksennya nanti , jadi totoal danany 15 juta US Dollar," katanya. (Kjcom)


Tag : #DLH #Jambi



Berita Terbaru

 

Selasa, 22 September 2020 10:56 WIB

Kesadaran Bermasker Rendah, Ratusan Warga Terjaring Razia


Kajanglako.com, Merangin - Kesadaran warga mematuhi protokol kesehatan di Merangin masih rendah. Ini terlihat dari banyaknya warga terjaring razia tidak

 

Senin, 21 September 2020 23:11 WIB

Kapolri Terbitkan Maklumat Cegah Klaster Covid-19 di Pilkada 2020


Kajanglako.com, Jambi - Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan Maklumat untuk mencegah terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 di masa Pemilihan Kepala

 

Senin, 21 September 2020 19:58 WIB

Gubernur Jambi Turut Berduka Atas Berpulangnya Putra Walikota Jambi


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi, Dr Drs H Fachrori Umar MHum mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya putra wali kota Jambi pada

 

Senin, 21 September 2020 15:01 WIB

dr Maualana Ajak Masyarakat Gelar Shalat Ghaib


Kajanglako.com, Jambi  - Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi gelar doa bersama dan sholat ghaib untuk Putra Walikota Syarif Fasha almarhum Febiansyah

 

Senin, 21 September 2020 13:46 WIB

Al Haris Letakan Batu Pertama Pembangunan Ponpes At Tafaqquh Fiddin


Kajanglako.com, Merangin - Bupati Merangin,  Al Haris meletakan batu pertama pembangunan Pesantren At Tafaqquh Fiddin di Desa Titian Teras, Kecamatan