Senin, 16 Desember 2019


Kamis, 28 November 2019 16:21 WIB

Ini Beberapa Sasaran APBD Merangin 2020

Reporter : Riki Saputra
Kategori : Berita Pemerintahan

Foto: Riki

Kajanglako.com, Merangin - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Merangin tahun 2020 berjumlah Rp 1.467.984.222.008. APBD Merangin ini disahkan DPRD Merangin, Kamis (28/11) dini hari.

Bupati Merangin, Al Haris dibincangi usai Paripurna menjabarkan beberapa sasaran APBD 2020. Infrastruktur, pertanian dan pariwisata menjadi prioritas utama Pemkab Merangin.



Bidang pertanian, dikatakan Al Haris Pemkab Merangin mengandeng Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk melakukan penelitian peningkatan kualitas produksi pertanian.

"2020 kita sedang merampungkan kerjasama dengan LIPI, supaya dari kerjasama nanti melahirkan pokok-pokok rencana kerja yang valid. Bidang pertanian misalnya mereka yang meneliti kopi Jangkat sampai jadi kopi yang paling bagus, juga kentang, bawang putih dan ini kita hitung berapa jumlah kegiatan," kata Al Haris.

Sedangkan dibidang pariwisata, Pemkab Merangin juga akan merampungkan kerjasama dengan LIPI untuk mendesain arberetum Dusun Mudo menjadi kebun raya Merangin.

"Yang kedua mereka segera turun kerjasama di bidang pariwisata, kita sedang menggarap arboretum dimana LIPI dulu membawahi sejumlah kebun raya di Indonesia, kita dengan LIPI akan menandatangani sebuah kesepakatan untuk membina langsung mendesain rencana besar menjadikan kebun raya Merangin, saat ini LIPI sedang menyusun itu semua," jelasnya.

"Nanti kemudian Kementerian PUPR yang mengerjakannya, arberetum itu punya potensi besar untuk kebun raya, tanah itu menyatu dengan kota, plora dan faunanya lengkap. Dalam itu dua hal itu (Pertanian dan Pariwisata) yang kita kongritkan dalam penguatan visi misi," tambahnya Al Haris lagi.

Infrastruktur juga menjadi prioritas utama, terutama titik jalan yang selama ini sangat dikeluhkan masyarakat seperti ruas jalan dari Danau Pauh ke Tanjung Kasri dan Renah Kemumu, Muara Jernih Kibul, Margoyoso Tabir Timur dan Rasau.

"Ada beberapa ruas jalan yang kita anggap selama ini jadi isu krusian di media sosial di masyarakat, pertama penangan jalan dari Jernih sampai ke Kibul, simpang Danau Pauh ke Rantau Kermas, menuju ke Tabir Timur Margo dan juga ruas Rasau di Pamenang," kata Al Haris.

"Ini kita coba membagi habis disemua Dapil sehingga kue ini dibagi pada dapil yang jalannya mengalami kerusakan yang luar biasa. Ke depan kita harap masyarakat tidak lagi mengeluh jalan, jalan yang baik otomatis mengangkat ekonomi warga yang lebih baik lagi, jalan yang bagus nanti tentu pariwisata juga jalan, didang pertanian ongkos produksi juga turun," tambah Al Haris lagi.(Kjcom)




Berita Terbaru

 

Minggu, 15 Desember 2019 02:14 WIB

Songsong Pilgub 2020, Lembaga Survei ADRC Sasar Pengguna Smartphone


Kajanglako.com, Jambi - Di tengah perkembangan dan kemajuan teknologi di Era digitalisasi 4.0, semua sistem baik dari segi perencanaan, input dan output

 

Sosok dan Pemikiran
Sabtu, 14 Desember 2019 08:33 WIB

Soedjatmoko


Oleh: Manuel Kaisiepo* Membaca ulang pemikiran dalam buku The Fourth Industrial Revolution (2016) karya Klaus Schwab, pendiri dan Ketua World Economic

 

Jumat, 13 Desember 2019 23:46 WIB

Sidak Limbah PT SGN, Komisi III dan LH Langsung Uji pH


Kajanglako.com, Merangin - Komisi III DPRD Merangin sidak ke PT Sumber Guna Nabati (SGN), Jumat (13/12). Ini merupakan tindak lanjut dari adanya keluhan

 

Jumat, 13 Desember 2019 23:42 WIB

Ketua Organisasi Jurnalis Bungo Kecam Sikap Arogan Oknum Security RSUD H Hanafie


Kajanglako.com, Bungo - Penghalangan peliputan oleh jurnalis di Kabupaten Bungo kembali terjadi. Kali ini dilakukan oleh sucurity RSUD H Hanfie Muara Bungo,

 

Jumat, 13 Desember 2019 16:46 WIB

Dua Tersangka Korupsi Proyek PLTMH Sebesar 2,6 Milyar Diamankan Polres Sarolangun


Kajanglako.com, Sarolangun - Polres Sarolangun merilis tersangka dugaan korupsi proyek Pembangkit Listrik Mikro Hidro (PLMTH) di Desa Batin Pengambang