Kamis, 16 Juli 2020


Kamis, 21 November 2019 21:50 WIB

Rahima: Gerakan Edukasi Makan Ikan Bagi Anak Paud Cegah Stunting

Reporter : Juanda Prayitno
Kategori : Inforial

Foto: Juanda

Kajanglako.com, Jambi – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jambi yang juga sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Jambi, Hj Rahima mengajak anak-anak PAUD untuk gemar makan ikan. Karena kata dia, ikan memiliki kandungan gizi yang sangat bermanfaat bagi manusia, terutama bagi anak-anak, baik untuk kesehatan tubuh maupun untuk kecerdasan otak.

Dalam Gerakan Edukasi Makan Ikan Cegah Stunting oleh PW Himpaudi (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia) bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi, yang digelar di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi, Kamis (21/11) tersebut, Rahima membaur dengan anak-anak PAUD dan memotivasi anak-anak tersebut supaya suka makan ikan.



Edukasi makan ikan tersebut dilakukan dalam rangka Peringatan Hari Ikan Nasional Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2019.

Rahima mengatakan, berbagai kandungan nutrisi ikan sangat baik untuk tumbuh kembang anak, kesehatan fisik dan kecerdasan otak. Rahima mengingatkan anak-anak PAUD supaya tidak menghindari makan ikan dan jangan malas makan ikan, sebaliknya agar suka makan ikan. Kepada orangtua anak-anak PAUD yang mendampingi anaknya, Rahima berpesan supaya tidak bosan-bosannya menyuguhkan ikan kepada anak.

Untuk menambah semangat anak-anak PAUD, Rahima bahkan memberikan hadiah berupa sepeda kepada anak-anak PAUD yang bisa menjawab pertanyaan yang dia ajukan, yakni pertanyaan seputar ikan. Ada 5 unit sepeda yang disediakan sebagai hadiah untuk anak-anak PAUD tersebut.

Rahima pun mengemukakan harapannya dengan gerakan edukasi makan ikan kepada anak-anak PAUD, agar anak-anak Provinsi Jambi menjadi anak-anak yang bertumbuh dengan baik, menjadi anak-anak yang sehat dan cerdas. Dan, agar jangan ada yang stunting (pertumbuhan kerdil) di Provinsi Jambi.

“Provinsi Jambi memiliki banyak ikan, jadi kita, terutama anak-anak harus rajin makan ikan karena manfaat ikan itu salah satunya untuk kecerdasana anak. Kita berharap anak-anak kita ini anak pintar, Kita berusaha mengurangi stunting di Provinsi Jambi, diantaranya dengan gemar mengkonsumsi ikan. Untuk itu, kita terus mensosialisasikan manfaat ikan,” jelas Rahima.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi, Tema Wisman menyatakan bahwa kegiatan ini dipelopori oleh Himpaudi seluruh Indomnesia, yang awalnya jam 08.00 WIB seluruh Indonesia serentak melaksanakan gerakan edukasi makan ikan, khusus untuk anak-anak, dalam Jambore Makan Ikan Gemar Makan Ikan, dengan tujuan untuk meningkatkan konsumsi ikan Provinsi Jambi.

Pada kesempatan tersebut, dr Meli, Kepala Puskesmas Broni menjelaskan manfaat makan ikan bagi kesehatan. (Kjcom)


Tag : #PKK #Rahima #Gerakan Makan Ikan



Berita Terbaru

 

Rabu, 15 Juli 2020 16:37 WIB

Hasil Lab PCR dari Swab ke-2 Pasien di Secapa AD


Kajanglako.com, Jambi - Pagi ini Rabu (15/7/20) ada 116 pasien LAGI yang dinyatakan negatif. Sementara itu, hasil pemeriksaan Lab PCR dari Swab ke-1 yang

 

Rabu, 15 Juli 2020 14:10 WIB

Turun dari Heli, Tim Wasev TMMD Disambut Tarian Sekapur Sirih


Kajanglako.com, Jambi - Kedatangan Tim Wasev TMMD ke-108 Kodim 0419/Tanjab yang dipimpin oleh Mayjen TNI Arif Rahman M A dan di dampingi oleh Komandan

 

Selasa, 14 Juli 2020 22:59 WIB

Muncul Akun FB Catut Nama dan Foto Sekda Provinsi Jambi


Kajanglako.com, Jambi - Pengguna jejaring media sosial Facebook dihebohkan dengan munculnya akun Facebook mengatasnamakan pejabat tinggi Pemrpov Jambi. Akun

 

Selasa, 14 Juli 2020 22:51 WIB

Ombudsman Terima Aduan terkait PPDB Online


Kajanglako.com, Jambi - Ombudsman RI Perwakilan Jambi menerima laporan terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020. Ada satu laporan resmi

 

Selasa, 14 Juli 2020 22:43 WIB

Gubernur Fachrori Dipanggil Presiden, Serapan Anggaran Rendah


Kajanglako.com, Jambi - Hingga Pertengahan Juli 2020 ini, serapan anggaran Pemprov Jambi masih terbilang rendah, yaitu baru mencapai 34-35 persen. Pj Sekda