Selasa, 10 Desember 2019


Selasa, 12 November 2019 10:19 WIB

Warga Keluhkan Air Sungai Pemusiran Tercemar dan Bercampur Lumpur

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah

Air sungai terlihat keruh dan bercampur lumpur menjadi tempat anak-anak mandi dan membersihkan dirinya / foto: Riadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Air sungai di Desa Pemusiran berubah warna menjadi keruh bercampur lumpur. Kejadian ini diakui warga setempat sudah terjadi beberapa bulan terakhir.

"Sudah empat bulan kami mandi dengan air ini," kata Nurani, warga setempat.



Aktifitas wargaDesa Pemusiran memang sangat bergantung dengan keberadaan air sungai tersebut. Seperti mandi dan mencuci, warga Pemusiran sepenuhnya mengandalkan aliran sungai, sementara air sungai telah tercemar.

Warga menggunakan air sungai yang tercemar akibat pembuangan limbah dugaan perusahaan batu bara sejak empat bulan terakhir. Tidak sedikit warga Pemusiran mengalami penyakit gatal akibat mandi di air sungai yang tercemar.

"Mau dak mau lah bang, dak ado lagi tempat lain. Itupun banyak yg sudah keno gatal-gatal," keluh Nurani yang dijumpai usai mandi di sungai tersebut.

Kondisi air sungai berubah warna dan bercampur lumpur  diduga akibat tercemar oleh limbah cair tambang batu bara milik perusahaan PT SGM.

Menurut warga setempat, kondisi air sungai yang biasa digunakan warga mandi sejak empat bulan ini, bukan hanya keruh tapi punya dampak terhadap kesehatan. "Diduga karena air ini tercampur limbah yang dibuang oleh perusahaan tambang yang di hulu sangai ini," ujar salah seorang warga yang tak mau namanya ditulis.

Hal senada juga di sampaikan oleh Maruyah, warga lainnya. Akibat air sungai yang tercemar, warga terkena dampak negatif. Sementara sungai ini satu-satunya tempat warga mandi, mencuci dan untuk kebutuhan air minum.

"Kita tidak punya pilihan karena tidak punya sungai lain dan sumur," ujarnya.

Lanjutnya, sumur yang ada cuma dua titik. Untuk membil air minum saja, warga harus rebutan. "Apa lagi untuk mandi. Selain itu, bagi anak kami yang mandi air ini dijangkiti penyakit gatal-gatal dan terkelupas antara jari tangan dan kaki," ujar Maruyah.

"Kami ketergantungan dengan air sungai ini unuk kebutuhan sehari-hari. Kini tercemar, kami terpaksa gunakan juga. Tidak sedikit yang terjangkit penyakit kulit," keluh Maruyah.

Dirinya berharap agar persoalan ini mendapat perhatian dari pemerintah. Menurutnya, para ibu-ibu Desa Pemusiran sudah pernah demo ke perusahaan, tapi  tidak ada tanggapan .
Warga berharap Pemerintah tsegera bertindak tegas.

Bahori  Kades Pemusiran membenarkan aliran Sungai Pemusiran yang keruh diduga akibat buangan limbah  PT SGM. Menurut Bahori pihaknya sudah menemui pihak perusahaan, "tapimereka tidak koperatif dan merespon apa yang terjadi tehadap air sungai yang keruh."

Kabid Penataan dan Pengawasan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Daerah Sarolangun, Sohan, mengatakan belum mengetahui adanya pencemaran di sungai tersebut. Namun kata dia, dalam waktu dekat pihaknya akan mengecek ke lokasi untuk mengetahui kebenaran informasi pencemaran itu.

"Kita belum bisa katakan dari PT SGM tapi akan kita cek dulu dalam waktu dekat," jelas Sohan. (Kjcom)


Tag : #Sarolangun #Lingkungan #SUngai tercemar



Berita Terbaru

 

Senin, 09 Desember 2019 17:42 WIB

Empat Perwira Polres Sarolangun Dimutasi


Kajanglako.com, Sarolangun - Empat perwira di jajaran Polres Sarolangun dimutasi, Senin (9/12). Prosesi serah terima jabatan berlangsung di halaman mapolres

 

Senin, 09 Desember 2019 17:10 WIB

Ratusan Warga Mandiangin Berdemo, Tuntut Pemerintah Cabut Izin PT AAS


Kajanglako.com, Sarolangun - Ratusan warga Kecamatan Mandiangin mendatangi Kantor Bupati Sarolangun, Senin (9/12) pagi. Mereka menuntut kesepakatan perjanjian

 

Senin, 09 Desember 2019 16:40 WIB

Susulan, Mewakil Gubernur Sekda M Dianto Lantik Dua Pejabat Pemprov


Kajanglako.com, Jambi - Dua pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi dilantik dan dikukuhkan

 

Senin, 09 Desember 2019 16:30 WIB

Mantan Kasat Pol PP Edi Kusmiran: 2017 Gubernur Kasih Saya Pinjam Baju, 2019 Bajunya Diambil Lagi


Kajanglako.com, Jambi - Edi Kusmiran mantan Kasat Pol PP Provinsi Jambi, usai mengikuti prosesi pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat

 

Senin, 09 Desember 2019 16:21 WIB

Pria 60 Tahun Ini Tega Cabuli Anak Tirinya


Kajanglako.com, Merangin - Apa yang dilakukan Yanto (60) warga Desa Selango, Kecamatan Pamenang Selatan, Kabupaten Merangin ini tidak layak ditiru. Kini