Jumat, 15 November 2019


Senin, 04 November 2019 01:47 WIB

Barang Pasien Rawat Inap RS ST Theresia Jambi Hilang, Keluarga Pasien Kecewa Tanggapan Pihak Rumah Sakit

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita

RS ST Theresia / foto: istimewa

Kajanglako.com, Jambi - Keluarga pasien rawat inap Rumah sakit (RS) ST Theresia yang beralamat di jalan Dr Sutomo No 19 kota Jambi, mengeluhkan pengamanan (security) rumah sakit tersebut. Pasalnya ada barang keluarga pasien hilang saat menemani pasien di rumah sakit.

Juanda Prayetno, orang tua pasien yang anaknya tengah menjalani perawatan medis di Ruangan Tembesu lantai 3, kamar 208 mengaku terkejut. Ambal/Tikar (karpet) yang dibawanya dari rumah hilang.



"Jadi anak saya mulai di rawat Rabu Siang, tanggal 30 Oktober. Satu malam pertama masih aman, dan ketika memasuki hari kedua ambal yang disimpan pihak perawat jaga di gudang milik RS diduga hilang,” katanya.

Diketahui, dalam Aturan/Tata tertib yang ditetapkan pihak RS bahwa terdapat dalam poin 5, "Tidak membentang ambal selama pasien dirawat hanya diperkenankan pada pukul 21.00 wib- 05.00 wib. Pagi nya di simpan dalam gudang".

“Dalam tata tertib menganai Hak dan tanggungjawab Pasien, Poin 5, Memperoleh Layanan Efektif dan efisien sehingga pasien terhindar dari kerugian fisik dan materi. Poin ke 14, hak pasien memperoleh Keamanan dan keselamatan diri selama dalam perawatan rumah sakit. Sementara dalam poin 16 , mengeluh kan pelayanan rumah sakit yang tidak sesuai standar melalui media cetak dan elektronik sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Juanda.

Juanda menyayangkan kejadian yang menimanya tersebut. Harusnya kata Juanda, barang pasien yang disimpan di gudang terjamin keamanannya, pasalnya pasien dan keluarga pasien sudah mengikuti semua aturan RS.

"Ya, kita sesalkan. Padahal pihak keamanan RS ada, kemudian juga ambal yang disimpan secara menumpuk di satu gudang tidak diberi tanda atau label nomor kamar, dan juga pintu gudangnya tidak digembok sehingga semua orang bebas masuk ke gudang tersebut,” katanya.

Terkait hal itu, pihak keluarga pasien sudah memberitahu kepada pihak RS, khususnya perawat jaga di ruangan tersebut dan juga telah memberitahu kepada pihak keaman atau security.

"Beberapa kali kita menelusuri ke kamar pasien lain apakah ada kemungkinan ketukar, dan juga telah menghubungi pasien yang sudah diperbolehkan pulang, namun Al hasil Nol," kata salah satu perawat jaga dan juga security.

“Hingga tanggal 3 November 2019 tepatnya 4 hari anak saya di rawat, pihak rumah sakit tidak ada kejelasan atau pun tanggung jawab terkait kejadian ini. Saya selaku keluarga pasien sedikit kecewa dengan pengamanan rumah sakit,” kata Juanda.

"Kami berharap pemilik /Dirut Rs untuk dapat menelusuri dan mengevaluasi ke bawahnya, memang ambal atau tikar itu nilainya tidak seberapa, namun yang kita takutkan nanti kejadian ini terjadi dengan keluarga pasien yang lain di kemudian hari,” kata Juanda. (Kjcom)


Tag : #Jambi #Rumah Sakit #Theresia



Berita Terbaru

 

Jumat, 15 November 2019 19:24 WIB

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Terima Bantuan Mobil Operasional TTIC dan Cold Storage dari Mentan RI


Kajanglako.com, Jambi - DinasKetahanan Pangan Provinsi Jambi menerima bantuan dari Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia. Bantuan tersebut berupa

 

Jumat, 15 November 2019 18:14 WIB

Gubernur Fachrori Terima DIPA 2020 dari Presiden RI


Kajanglako.com, Jakarta - Gubernur Jambi Fachrori Umar menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2020 dari Presiden Republik Indonesia Joko

 

Jumat, 15 November 2019 17:30 WIB

Diikuti Romi Haryanto, Wabup Mashuri Lepas Gelamor Offroad


Kajanglako.com, Merangin - Wabup Merangin,  Mashuri bersama Bupati Tanjungjabung Timur Romi Hariyanto melepas Geopark Lestari Adventure (Gelamor)

 

Jumat, 15 November 2019 17:05 WIB

Hadiri Rakor BKP Kementan RI, Amir Hasbi Sambut Baik Rancangan Inpres Perkuat CBPD


Kajanglako.com, Jambi -Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) RI menggelar Rakor Pembahasan Rancangan Inpres tentang Percepatan

 

Kamis, 14 November 2019 15:58 WIB

Tahun Depan UMP Batanghari Ditetapkan Rp 2,6 Juta


Kajanglako.com, Batanghari - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Batanghari menetapkan