Selasa, 10 Desember 2019


Selasa, 29 Oktober 2019 01:32 WIB

Setubuhi Gadis di Bawah Umur, Duda Warga Mersam Diciduk Polisi

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Berita Hukrim

Pelaku IL diamankan Polisi / foto: Hur

Kajanglako.com, Batanghari - Seorang duda, IL (21), warga Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari harus mendekam di sel tahanan Polres Batanghari. IL ditangkap karena nekat menggauli pacarnya yang masih di bawah umur.

Kejadian tersebut terjadi pada 6 Oktober 2019 lalu, sekira pukul 10.00 Wib. Saat itu pelaku menjemput korban di salah satu sekolah setingkat SLTA di Kabupaten Batanghari.



Hari itu juga korban diajak pelaku ke Mersam. Setibanya di Mersam, pelaku dan korban berhenti untuk makan siang.

Kemudian pelaku mengajak korban untuk main ke rumah temannya di Mersam. Setelah sampai di rumah temannya, korban dan pelaku duduk di ruang tamu sambil bercerita.

Di sela-sela perbincangan, pelaku mengatakan sesuatu kepada korban. Setelah merayu, pelaku langsung memegang tangan kiri korban sambil memeluknya. Pelaku memaksakan hajatnya ke korban. Pelaku yang kesetanan, tak memperdulikan penolakan korban meski sudah mencoba berontak.

Atas perbuatan tak senonoh tersebut, pelaku dilaporkan oleh orang tua korban ke polisi.

Peristiwa ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Batanghari IPTU Orivan Irnanda saat dikonfirmasi Senin (28/10), di Mapolres Batanghari.

"Benar, pelaku kita tangkap berdasarkan laporan orang tua korban dengan Laporan Polisi nomor : LP/B-104/X/2019/SPKT Res Batanghari tanggal 11 Oktober 2019," kata Kasat Reskrim Polres Batanghari IPTU Orivan Irnanda.

Kasat menjelaskan, pelaku sendiri telah melakukan persetubuhan terhadap korban sebanyak dua kali di tempat berbeda. Pertama pelaku menyetubuhi korban di Mersam dan yang kedua dilakukan di wilayah Sungai Bengkal Kabupaten Tebo.

"Selain mengamankan pelaku, kita juga mengamankan barang bukti berupa satu buah baju kaos hitam lengan panjang, satu buah pakaian dalam, satu buah bra milik korban dan satu helai rok panjang warna kuning dengan motif kembang coklat," jelasnya.

Akibat ulahnya, pelaku dikenakan Pasal 81 Ayat 1 Jo Pasal 76D dan atau Pasal 82 Ayat 1 Jo Pasal 76E Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. "Untuk ancaman dalam kasus ini minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara," ujar Kasat. (Kjcom)


Tag : #Batanghari #Cabul #Asusila



Berita Terbaru

 

Sosok dan Pemikiran
Selasa, 10 Desember 2019 06:09 WIB

Mayling Oey


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Pidato pengukuhannya sebagai profesor di Fakultas Ekonomi UI melukiskan kritik sekaligus keprihatinannya sebagai perempuan 

 

Senin, 09 Desember 2019 17:42 WIB

Empat Perwira Polres Sarolangun Dimutasi


Kajanglako.com, Sarolangun - Empat perwira di jajaran Polres Sarolangun dimutasi, Senin (9/12). Prosesi serah terima jabatan berlangsung di halaman mapolres

 

Senin, 09 Desember 2019 17:10 WIB

Ratusan Warga Mandiangin Berdemo, Tuntut Pemerintah Cabut Izin PT AAS


Kajanglako.com, Sarolangun - Ratusan warga Kecamatan Mandiangin mendatangi Kantor Bupati Sarolangun, Senin (9/12) pagi. Mereka menuntut kesepakatan perjanjian

 

Senin, 09 Desember 2019 16:40 WIB

Susulan, Mewakil Gubernur Sekda M Dianto Lantik Dua Pejabat Pemprov


Kajanglako.com, Jambi - Dua pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi dilantik dan dikukuhkan

 

Senin, 09 Desember 2019 16:30 WIB

Mantan Kasat Pol PP Edi Kusmiran: 2017 Gubernur Kasih Saya Pinjam Baju, 2019 Bajunya Diambil Lagi


Kajanglako.com, Jambi - Edi Kusmiran mantan Kasat Pol PP Provinsi Jambi, usai mengikuti prosesi pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat