Minggu, 20 Oktober 2019


Kamis, 03 Oktober 2019 15:17 WIB

Nicolaas Johannes Krom

Reporter :
Kategori : Sosok

Nicolaas Johannes Kroom . Sumber: Wikipedia

Oleh: Bambang Budi Utomo*

Perkembangan dunia arkeologi Indonesia tidak dapat lepas kaitannya dengan tokoh-tokoh arkeologi bangsa Belanda yang pernah malang melintang di situs-situs yang mengandung tinggalan budaya masa lampau di Nusantara, terutama di Jawa dan Sumatra. Bisa dimaklumi karena pada waktu itu Nusantara masih dijajah Belanda. Keberadaan tinggalan budaya masa lampau banyak dicatat oleh para arkeolog tersebut. Bahkan, cikal bakal berdirinya Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional, dirintis oleh para arkeolog Belanda tersebut Ada arkeolog yang profesional, ada yang amatir, dan ada pula yang berangkat dari kecintaannya terhadap keantikan suatu karya seni.



Dari sekian banyak yang menyatakan dirinya sebagai seorang ahli arkeologi yang tergabung dalam organisasi Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI), mungkin hanya sedikit yang mengetahui siapa orang itu sebenarnya, dan apa karyanya yang “monumental”. Sebagai seorang yang memproklamirkan dirinya arkeolog, sudah seharusnya mengenal orang-orang yang berjasa tersebut, mulai dari J.L.A Brandes dari abad ke-19, sampai dengan Uka Tjandrasasmita yang pernah bertualang di Sumatra Selatan dan Jambi pada tahun 1953 bersama-sama dengan R. Soekmono, R.P. Soejono, Satyawati Suleiman, dan Boechari.

Setelah sebelumnya sosok J.L.A Brandes, berikut sosok peletak dasar arkeologi di Indonesia:

- Nicolaas Johannes Krom -

Adalah seorang ahli kesusasteraan Klasik Latin-Yunani bangsa Belanda. Beliau datang ke Hindia Belanda pada tahun 1910 untuk menduduki jabatan sebagai Ketua Commissie in Nederlandsch Indie voor Oudheidkundige Onderzoek op Java en Madoera menggantikan J.L.A Brandes yang meninggal dunia.

Setelah menduduki jabatan sebagai Ketua Komisi, beliau menyadari bahwa persoalan kepurbakalaan Hindia Belanda tidak dapat ditangani hanya oleh sebuah komisi saja. Penanganannya harus dilakukan oleh sebuah badan pemerintah yang tetap dengan suatu organisasi yang baik. Berkat perjuangannya yang gigih, pada tahun 1913 berdirilah Oudheidkundige Dienst (Dinas Purbakala) dan beliau dipercaya oleh pemerintah kolonial Belanda sebagai Kepala Dinas. Jabatan ini diembannya hingga tahun 1915, dan setelah itu beliau kembali ke Belanda.

Setelah selesai masa jabatannya, di Belanda beliau banyak menulis tentang arkeologi Hindia Belanda, termasuk menerbitkan naskah yang ditinggalkan Brandes Oud-Javaansche Oorkonden (OJO). Hampir seluruh karya tulis yang dibuatnya sangat mengagumkan dan monumental, di antaranya adalah monografi tentang candi Borobudur setebal 800 halaman folio dengan lampiran berupa foto-foto dan gambar-gambar relief candi Borobudur berupa tiga buah “buku raksasa” sebesar halaman surat kabar. Buku lainnya yang merupakan karya monumental adalah Inleiding tot de Hindoe-Javaansche Kunst (1919 dan 1923) dan Hindoe-Javaansche Geschiedenis (1926 dan 1931). Kedua buku ini, hingga sekarang masih dipakai sebagai pegangan dan landasan pertama bagi siapa saja yang berniat untuk bergerak dalam bidang serta pekerjaan sejarah kuno dan arkeologi Indonesia.

*Penulis adalah arkeolog senior. Pelbagai karya tulisnya seputar kajian arkeologi di Nusantara, termasuk Jambi dan Palembang, terbit dalam bentuk buku, prosiding konferensi dan artikel di media cetak baik lokal maupun nasional. Seri tokoh peletak dasar arkeologi Indonesia lainnya dapat dibaca di rubrik Sosok Kajanglako.com


Tag : #Sosok #Nicolaas Johannes Kroom #Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia



Berita Terbaru

 

Minggu, 20 Oktober 2019 11:50 WIB

Sekda Buka Pesparani Katolik Provinsi Jambi 2019


Sekda Buka Pesparani Katolik Provinsi Jambi 2019 Kajanglako.com, Jambi - Sabtu (19/10) malam, bertempat di Aula Balai Prajurit Makorem 042/Garuda Putih,

 

Sabtu, 19 Oktober 2019 20:01 WIB

Puncak HUT ke-54 Kabupaten Bungo, Fachrori : 28,7 Miliar APBD 2019 Provinsi Dikucurkan untuk Bangun 4 Ruas Jalan


Puncak HUT ke-54 Kabupaten Bungo, Fachrori : 28,7 Miliar APBD 2019 Provinsi Dikucurkan untuk Bangun 4 Ruas Jalan Kajanglako.com, Jambi – Dewan Perwakilan

 

Sabtu, 19 Oktober 2019 15:00 WIB

Forkompimda Provinsi Jambi Deklarasi Kebangsaan Jelang Pelantikan Presiden RI


Forkompimda Provinsi Jambi Deklarasi Kebangsaan Jelang Pelantikan Presiden RI Kajanglako.com, Jambi – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)

 

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:24 WIB

Al Haris Lepas Ribuan Peserta Kirab Hari Santri Nasional 2019


Al Haris Lepas Ribuan Peserta Kirab Hari Santri Nasional 2019 Kajanglako.com, Merangin - Ribuan santri dari berbagai Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten

 

Sabtu, 19 Oktober 2019 09:49 WIB

Merangin Akan Miliki Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama


Merangin Akan Miliki Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama Kajanglako.com, Merangin - Kabupaten Merangin akan memiliki desa sadar kerukunan umat beragama.