Selasa, 10 Desember 2019


Rabu, 02 Oktober 2019 08:16 WIB

H Bakri dan Survival PAN

Reporter :
Kategori : Perspektif

H Bakri / foto: istimewa

Oleh: Joni I*

“Pelaut ulung tidak lahir di laut yang tenang, tapi pelaut ulung lahir di laut yang penuh ombak dan badai”. Pepatah itu memantulkan pesan moral bahwa terjangan ombak tidak perlu dihadapi dengan penuh kepanikan, tapi harus dirayakan dengan suka cita. Betapa pun kerasnya badai, harus dilewati. Apa pun resikonya.



Wajah Jambi pernah tertampar keras pasca skandal korupsi yang menimpa Zumi Zola, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Provinsi Jambi, juga pernah menjabat sebagai Gubernur Jambi. Ketua Fraksi PAN saat itu pun kena Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK). Partai yang digawangi oleh kaum reformis saat itu benar-benar merosot citranya.

Zumi Zola bukan orang sembarangan. Putra kesayangan dari tokoh kharismatik Jambi, mendiang Zulkifli Nurdin (Gubernur Jambi dua periode, 1999-2004 dan 2005-2010) itu semula digadang-gadang sebagai pelanjut klan politik “Nurdin” di kancah politik Jambi.

Tapi, apalah daya. Terkadang harapan tidak selalu berjalan mulus. Di tengah badai politik menghantam partai biru yang nyaris kering-kerontang, saya justru menatap rupa “pelaut ulung” pada H Bakri. Sosok yang akrab disapa Bang Haji ini tampak sedang, telah dan akan melintasi ombak politik yang terus bergemuruh tanpa henti.

H Bakri bukan tipe pencaci maki, kutuk sana sini. Tapi dengan tenang, Bang Haji segera membenahi dan memperbaiki citra partai yang terpuruk. Dia tetap mendayagunakan semua unsur dan lapisan yang selama ini menjadi roda penggerak partai.

Pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, H Bakri terpilih kembali sebagai anggota DPR RI Daerah Pemilihan Provinsi Jambi dengan perolehan suara 82.447. Sebelumnya, pengusaha Jambi itu mendapat amanah menjadi anggota DPR RI pada Pileg 2009 dan 2014. Rekam jejak kepedulian dan keberpihakan kepada rakyatnya, membuat lembaga konsultan media dan politik independen bernama Panggung Indonesia memberi penghargaan kepada H Bakri sebagai salah satu wakil rakyat terbaik 2019.

 

Survival PAN Jambi

Ada anggapan bahwa PAN Jambi bakal ditinggalkan konstituennya semenjak Zumi Zola diciduk KPK tahun lalu. Namun demikian, ketika PAN Jambi dimandatkan kepada H Bakri, walhasil partai berlambang matahari itu tetap survive dan kembali menyala. Meskipun tanggung jawab berat melekat di pundaknya, tapi sebagai Ketua DPW PAN, H Bakri terbilang sukses menyelamatkan kapal PAN yang sempat oleng namun tidak jadi tenggelam.

Indikatornya jelas, PAN di Jambi masih bertengger sebagai salah satu partai papan atas. Malah, perolehan suara PAN di Jambi mengalami peningkatan pada Pileg 2019, ketimbang hasil Pemilu 2014 lalu. Apa dan bagaimana strategi H Bakri untuk mempertahankan marwah PAN dan tetap eksis di palagan politik di tengah stigmatisasi ‘partai korup’?

Pertama, perolehan suara PAN di Jambi yang masih stabil bahkan naik telah mematahkan mitos bahwa ‘Zumi Effect’ pasca kasus korupsi atau variabel Zulkifli Nurdin tidak berimbas terhadap magnet elektoral PAN di Pileg 2019.

Artinya, terjadi desakralisasi dan depersonalisasi terhadap klan “Nurdin”. Meski harus diakui pula, loyalis Nurdin dalam blantika politik Jambi bisa dikatakan masih kuat mengingat citra klan Nurdin sebagai keluarga terpandang, kaya bahkan dinilai dermawan, masih tertancap kuat. Seakan sulit memisahkan Nurdin dari arena konstituensi Jambi. Bayangkan pada pemilihan Gubernur 2005, Zulkilfi dipilih masyarakat lebih dari 70 persen.

Namun, H Bakri berhasil memisahkan antara wilayah personal dengan wilayah institusi partai. Akhirnya, image partai pun terselamatkan.

Kedua, capaian suara PAN yang terdongrak pada kenduri demokrasi 2019 tak bisa dilepaskan dari infrastuktur mesin partai yang relatif mapan, aktif bergerak dan merawat konstituen. Hal ini berkorelasi dengan gaya kepemimpinan H Bakri, kompetensi manajerial dan artikulasi komunikasi politiknya yang diterima oleh semua lapisan masyarakat Jambi. Sebagai kuncen senayan yang terus mendapat kepercayaan rakyat, saham H Bakri tentu besar dalam memperjuangkan aspirasi konstituennya.

Ketiga, kristalisasi keringat dari jajaran pengurus PAN dan kecakapan caleg-caleg partai yang berlaga di palagan politik daerah. Mereka bekerja keras, menghadirkan kampanye efektif dan mampu memenangkan hati rakyat. Walaupun skandal Zumi terjadi mendekati musim politik 2019, akan tetapi kapabilitas personal dari caleg-caleg bisa menjaga kepercayaan publik.

Keempat, reproduksi produk politik yang ditawarkan oleh ketua DPW PAN Jambi, H Bakri mampu menggaet basis massa secara signifikan. Mengacu pada Firmanzah (2008), bahwa produk politik terbagi dalam tiga kategori. Pertama, party platform (platform partai). Kedua, past record (catatan tentang hal-hal yang dilakukan masa lampau), ketiga, karakter pribadi (personal charasterictic).

Produk utama dari PAN Jambi adalah platform partai yang berisikan konsep dan program kerja yang bisa menjawab kebutuhan rakyat Jambi. Apa saja yang dilakukan oleh PAN di masa lalu terutama di era Nurdin, ditambah kinerja legislatif dari PAN berkontribusi dalam pembentukan sebuah produk politik yang impresif bagi rakyat, kendati ada kekurangan juga.

Namun kekurangan itu kemudian ditutupi oleh karakteristik atau ciri seorang pemimpin PAN Jambi yang baru, H Bakri beserta caleg-caleg PAN yang memberikan citra segar, simbol baru dan kredibilitas yang meyakinkan kembali konstituennya selama ini. Tepat kemarin, H Bakri kembali dilantik menjadi anggota DPR RI yang ketiga kalinya. H Bakri ibarat sedang mengarungi langit biru, menatap masa depan yang cerah dan harapan yang terang-benderang akan kemajuan PAN. Bukan tidak mungkin, Ia (H Bakri) juga diperhitungkan mengisi kepemimpinan daerah Jambi pada Pilkada mendatang.

*) Peneliti pada Lembaga Survei Puspoll Indonesia


Tag : #Jambi #H Bakri



Berita Terbaru

 

Selasa, 10 Desember 2019 15:40 WIB

Refleksi Hari Korupsi Sedunia, Ketua DPRD Edi Purwanto: Mari Kita Bertaubat, Berkaca dari yang Lalu


Kajanglako.com, Jambi - Untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif pasca OTT KPK  dalam kasus uang ketok palu RAPBD 2017

 

Selasa, 10 Desember 2019 15:34 WIB

Akhirnya Tapal Batas Merangin Sarolangun Tuntas


Kajanglako.com, Merangin - Penyelesaian tapal batas antara Kabupaten Merangin dengan Kabupaten Sarolangun yang sempat berlarut-larut, sekarang sudah tuntas.    Kedua

 

Selasa, 10 Desember 2019 15:26 WIB

Mashuri Sidak Pegawai Setda, Tujuh Kabag Tak Hadir Apel


Kajanglako.com, Merangin - Wakil Bupati (Wabup) Merangin, Mashuri tiba-tiba muncul ketika Kepala Bagian (Kabag) Hukum, Firdaus memberi pengarahan pada

 

Sosok dan Pemikiran
Selasa, 10 Desember 2019 06:09 WIB

Mayling Oey


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Pidato pengukuhannya sebagai profesor di Fakultas Ekonomi UI melukiskan kritik sekaligus keprihatinannya sebagai perempuan 

 

Senin, 09 Desember 2019 17:42 WIB

Empat Perwira Polres Sarolangun Dimutasi


Kajanglako.com, Sarolangun - Empat perwira di jajaran Polres Sarolangun dimutasi, Senin (9/12). Prosesi serah terima jabatan berlangsung di halaman mapolres