Minggu, 20 Oktober 2019


Kamis, 19 September 2019 23:44 WIB

PETI di Arai Makan Korban, Satu Orang Tewas Tertimbun Longsor dan Satu Sekarat

Reporter : Riki Saputra
Kategori : Berita Daerah

Ilustrasi aktivitas PETI / foto: istimewa

PETI di Arai Makan Korban, Satu Orang Tewas Tertimbun Longsor dan Satu Sekarat

Kajanglako.com, Merangin - Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Sungai Arai makan korban. Informasinya dua orang tertimbun longsor saat melakukan penambangan emas ilegal empat hari lalu.



Korban tewas adalah MH (39),  warga  Desa Rantau Panjang, Kecamatan Muara Siau. Tidak hanya MH, satu orang temannya saat melakukan penambangan juga sekarat karena tertimbun longsor.

Informasi dari warga setempat, terjadinya insiden itu ketika keduanya sedang mengambil material di dalam tambang sedalam dua meter. Kebetulan waktu itu dua alat yang beroperasi sedang istirahat karena memasuki waktu magrib.

”Ya, emang ada. Ada yang meninggal tertimbun longsor saat mengambil material untuk didulang. Rekannya itu selamat, tapi sekarat lantaran tertibun sebatas leher. Yang meninggal itu orang Desa Rantau Panjang Siau,” ungkap salah seorang warga desa setempat.

Dia melanjutkan korban yang tertimbun tersebut baru diketahui setelah ada beberapa orang dari lokasi melapor ke Desa, pada waktu itu juga warga menuju lokasi kejadian guna mengevakuasi kedua korban.

”Usai Magrib, warga langsung ke tempat kejadian. Korban dapat dievakuasi sekitar jam dua dini hari lansung dibawa kerumah duka,” ujarnya lagi.

Ditanya alat berat siapa saja yang sedang beroperasi di lokasi tersebut? Disebutnya, satu alat diduga milik Kepala Desa Sumber Jaya dan satunya lagi alat dari Bangko.

”Pas kejadianya itu kan, alat sedang istirahat, satu alat milik Kepala Desa Sumber Jaya dan satunya punya orang Bangko,” katanya.

Sementara itu Kades Desa Sumber Jaya,  Safri dikonfirmasi terkait informasi tersebut, membantah jika dirinya punya alat berat untuk PETI. Namun dia membenarkan ada kejadian pekerja PETI tertimbun longsor.

”Informasi ado, tapi abang dak jelas, kabarnya orang Rantau Panjang Siau, itu yang abang tahu. Kabarnyo orang ini lah damai. Karena Abang gak ada urusan alat abang idak, tanah abang idak,” kata Safri.

”Bersumpah mau abang, kalau alat berat abang. Demi Allah, biar hilang pahala abang pegi haji semua jika itu alat berat abang,” tambah Safri.

Sementara itu, Kapolsek Muara Siau IPTU Eco Sitorus hingga berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi. Dihubungi via telepon selular, bernada tidak aktif dan pesan via WA juga tidak dibalas. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Minggu, 20 Oktober 2019 11:50 WIB

Sekda Buka Pesparani Katolik Provinsi Jambi 2019


Sekda Buka Pesparani Katolik Provinsi Jambi 2019 Kajanglako.com, Jambi - Sabtu (19/10) malam, bertempat di Aula Balai Prajurit Makorem 042/Garuda Putih,

 

Sabtu, 19 Oktober 2019 20:01 WIB

Puncak HUT ke-54 Kabupaten Bungo, Fachrori : 28,7 Miliar APBD 2019 Provinsi Dikucurkan untuk Bangun 4 Ruas Jalan


Puncak HUT ke-54 Kabupaten Bungo, Fachrori : 28,7 Miliar APBD 2019 Provinsi Dikucurkan untuk Bangun 4 Ruas Jalan Kajanglako.com, Jambi – Dewan Perwakilan

 

Sabtu, 19 Oktober 2019 15:00 WIB

Forkompimda Provinsi Jambi Deklarasi Kebangsaan Jelang Pelantikan Presiden RI


Forkompimda Provinsi Jambi Deklarasi Kebangsaan Jelang Pelantikan Presiden RI Kajanglako.com, Jambi – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)

 

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:24 WIB

Al Haris Lepas Ribuan Peserta Kirab Hari Santri Nasional 2019


Al Haris Lepas Ribuan Peserta Kirab Hari Santri Nasional 2019 Kajanglako.com, Merangin - Ribuan santri dari berbagai Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten

 

Sabtu, 19 Oktober 2019 09:49 WIB

Merangin Akan Miliki Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama


Merangin Akan Miliki Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama Kajanglako.com, Merangin - Kabupaten Merangin akan memiliki desa sadar kerukunan umat beragama.