Selasa, 10 Desember 2019


Minggu, 15 September 2019 17:01 WIB

Bocah 7 Tahun Asal Tanjabtim Rusak Kornea Mata Diduga Akibat Kabut Asap

Reporter : Igun
Kategori : Berita Daerah

Al Fikri, bocah asal Tanjabtim yang menderita sakit korne mata diduga akibat kabut asap / foto: Igun

Bocah 7 Tahun Asal Tanjabtim Rusak Kornea Mata Diduga Akibat Kabut Asap

Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Bocah berusia 7 tahun  warga Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), harus dirawat di Rumah Sakit Siloam Jambi. Al Fikri, nama bocah tersebut, menderita gangguan pada kedua matanya.



Bocah yang masih duduk kelas 1 SD ini mengidap sakit pada kedua matanya diduga akibat kabut asap yang mengontaminasi udara di Kabupaten Tanjabtim. Kedua mata Fikri tidak bisa dibuka, karena kornea matanya yang terluka dan menyebabkan infeksi.

Sari, ibu dari Fikri ketika dikonfirmasi via telpon seluler, Minggu (15/9) siang, menceritakan, awalnya mata Fikri memerah pada Rabu (4/9) lalu. Karena Dokter Poli Mata di RS Nurdin Hamzah hanya buka hari Selasa, Sari lalu membawa Fikri ke Dokter Umum untuk diperiksa.

"Pas di Dokter Umum dikasihlah obat salep. Namun sampai hari Sabtu (7/9) tidak ada perubahan, malah semakin parah. Karena kelopak matanya semakin mengecil," kata Sari.

Pada hari yang sama, keluarga Fikri berinisiatif langsung membawa anaknya ke RS Siloam, Jambi. Keluarga khawatir kondisi mata Fikri yang sudah semakin parah.

Di RS Siloam dokter menyarankan agar Fikri dirawat jalan untuk melihat perkembangan kedua matanya.

"Sehari setelah dirawat di RS, pada Minggu (8/9) lalu kondisi Fikri makin memburuk, matanya tidak bisa dibuka tertutup semua. Sampai sekarang pun matanya belum bisa dibuka karena sakit," kata Sari, Ibunda Fikri.

Sari menuturkan, sebelum dibersihkan bola matanya, pada Rabu (11/9) malam, mata Fikri sempat keluar air yang bercampur darah. Fikri juga sempat mengalami sesak nafas. Saat dibersihkan Dokter, di dalam retina mata Fikri terdapat gumpalan darah. 

"Karena kesakitan pada malam itu, anak saya tidak tidur semalaman, karena matanya sakit. Sebab, bola mata hitamnya terkelupas," tutur Sari.

Namun lanjutnya, kondisi Fikri saat ini sudah mendingan. Tapi sampai sekarang matanya tidak bisa dibuka, karena jika dibuka Fikri pasti mengerang kesakitan.

"Untuk sementara Fikri tidak diperbolehkan oleh Dokter untuk membuka mata dan harus dirawat di RS sampai matanya membaik. Sekarang masih di ruangan anak untuk mendapatkan perawatan," ungkapnya.

Sari menceritakan, mata Fikri sudah lebih dari 4 hari tidak bisa dibuka selama di rumah sakit. Sedangkan Fikri mengidap sakit mata sudah 9 hari, mulai sejak Rabu (4/9) lalu, saat kabut asap dua malam berturut-turut menyelimuti Tanjab Timur.

"Bukan hanya mata Fikri yang sakit, tapi saya orang tua juga sesak napas," kataSari.

"Sudah satu minggu ini (Fikri, red) dirawat di Rumah Sakit Siloam," ujarnya.

Sari berharap tidak ada lagi korban jiwa akibat asap, seperti sakit ISPA maupun sakit mata. Dia juga mengingatkan agar para orang tua sementara waktu melarang anaknya beraktivitas di luar rumah. (Kjcom)


Tag : #Tanjabtim #Kabut Asap



Berita Terbaru

 

Senin, 09 Desember 2019 17:42 WIB

Empat Perwira Polres Sarolangun Dimutasi


Kajanglako.com, Sarolangun - Empat perwira di jajaran Polres Sarolangun dimutasi, Senin (9/12). Prosesi serah terima jabatan berlangsung di halaman mapolres

 

Senin, 09 Desember 2019 17:10 WIB

Ratusan Warga Mandiangin Berdemo, Tuntut Pemerintah Cabut Izin PT AAS


Kajanglako.com, Sarolangun - Ratusan warga Kecamatan Mandiangin mendatangi Kantor Bupati Sarolangun, Senin (9/12) pagi. Mereka menuntut kesepakatan perjanjian

 

Senin, 09 Desember 2019 16:40 WIB

Susulan, Mewakil Gubernur Sekda M Dianto Lantik Dua Pejabat Pemprov


Kajanglako.com, Jambi - Dua pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi dilantik dan dikukuhkan

 

Senin, 09 Desember 2019 16:30 WIB

Mantan Kasat Pol PP Edi Kusmiran: 2017 Gubernur Kasih Saya Pinjam Baju, 2019 Bajunya Diambil Lagi


Kajanglako.com, Jambi - Edi Kusmiran mantan Kasat Pol PP Provinsi Jambi, usai mengikuti prosesi pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat

 

Senin, 09 Desember 2019 16:21 WIB

Pria 60 Tahun Ini Tega Cabuli Anak Tirinya


Kajanglako.com, Merangin - Apa yang dilakukan Yanto (60) warga Desa Selango, Kecamatan Pamenang Selatan, Kabupaten Merangin ini tidak layak ditiru. Kini