Senin, 17 Februari 2020


Selasa, 10 September 2019 11:16 WIB

Beranda Perempuan: Korban Kabut Asap Berjatuhan, Pemerintah Diam

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita

Beranda Perempuan: Korban Kabut Asap Berjatuhan, Pemerintah Diam

Kajanglako.com, Jambi – Beranda Perempuan menilai lambannya pemerintah pusat hingga daerah dalam menangani korban kabut asap yang terus berjatuhan. Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Beranda Perempuan, Zubaidah.



Dikatakan Zubaidah, merunut dari data Humas Kota Jambi, hingga minggu pertama Agustus 2019, tercatat sedikitnya 1707 warga telah terserang Infeksi Saluran Pernafasan Akut atau ISPA. Bahkan angka tersebut terus bertambah sebanyak 2189 dan 2577 hingga minggu ke tiga Agustus.

Beberapa penelitian kesehatan menyebutkan, korban asap dalam jangka panjang dapat menyebabkan kanker paru, radang paru, downsyndrom, kegagalan fungsi otak, hingga kelahiran premature.

Ini merupakan praktik pelanggaran terhadap pemenuhan hak dasar bagi warga khususnya kelompok rentan yang sudah diatur dalam PERDA KARHUTLA No 2 tahun 2016. Pemilik konsesi yang lahannya terbakar bertanggungjawab secara  responsif  memberikan bantuan peyediaan air bersih,  layanan  kesehatan, penampungan dan tempat hunian yang layak.

Sejak beberapa hari terakhir, Kondisi kabut asap terjadi semakin parah terutama di kecamatan Muara Sabak Timur dan Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjung Jabung meyebabkan sekolah diliburkan selama dua minggu. Bantuan masker standar pencegah polutan asap bagi warga terdampak samasekali tidak ada.

Khalifah, seorang anak usia 2 tahun mengalami batuk pilek karena terpapar asap selama dua minggu di desanya Rantau Indah Kecamatan Dendang, ia terpaksa harus dilarikan kerumah sakit di Jambi. Menurut keterangan orang tua Khalifah, dokter mengatakan Aliyah terserang ISPA.

Kondisi udara di Kota Jambi saat ini menunjukkan angka 153 oleh AQI US, yang berarti "tidak sehat" untuk siapapun. Sedangkan jumlah titik api di seluruh Provinsi Jambi hari ini, sebanyak 658 titik, menurut LAPAN.

“Asap ini bukti dari dasyatnya penguasaan dan tata kelola gambut yang buruk, pemilik izin menguasai dan menanam komoditas yang merusak ekosistem gambut sehingga  gambut mudah terbakar. Pemilik izin yang lahannya terbakar tidak  satupun belum tersentuh hukum. Sehingga tidak ada efek jera dan akan berulang,” Ungkap Zubaidah, Senin (09/09)

Zubaidah Juga menambahkan Penegakan hukum harus ditegakkan seadil - adilnya tanpa  menegasikan pelayanan kemanusiaan bagi korban terutama kelompok rentan. Ini menjadi pekerjaan lintas instansi untuk bekerja sesuai dengan kapasitas dan amanat masing-masing instansi sebagai pelayan warga. (Kjcom)


Tag : #jambi #kabut asap #karhutla #asap #ispa #ispu



Berita Terbaru

 

Senin, 17 Februari 2020 10:54 WIB

Kapolda Jambi Pimpin Upacara Gabungan TNI-Polri di Makorem 042/Gapu


Kajanglako.com, Jambi - Dalam rangka menjalin sinergitas yang baik antara TNI/Polri, Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Jambi Irjen Pol Firman Santyabudi

 

Minggu, 16 Februari 2020 21:00 WIB

Dishanpan Provinsi Jambi Launching 3,3 Ton Bawang Putih Murah


Kajanglako.com, Jambi - Minggu (16/2/20) pagi, di Area Car Free Day depan Kantor Gubernur Jambi, Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Provinsi Jambi melaunching

 

Minggu, 16 Februari 2020 12:50 WIB

Grand BSC Jambi, Hidup Sehat Ala HNI Produk Herbal Halal


Kajanglako.com, Jambi - Hallal Network Indonesia (HNI), menggelar Business Skill Course (BSC) dalam rangka Sosialiasi Success Plan Rev 3.0, Training For

 

Sabtu, 15 Februari 2020 20:14 WIB

Lilik Gunawan "Rider For Mom" Indonesia Mekkah Saksi Peluncuran All New NMAX 155 Terbaru 2020 di Jambi


Kajanglako.com, Jambi – Kabar gembira datang bagi para pecinta Maxi Yamaha di wilayah Jambi dan sekitarnya dengan telah diluncurkannya skuter matik

 

Sabtu, 15 Februari 2020 18:59 WIB

Bawaslu Provinsi Jambi Lounching Pengawasan Pemilu Gubernur, Bupati/Walikota 2020, Waspadai Racun Demokrasi


Kajanglako.com, Jambi - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi, melounching Pengawasan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak Kepala Daerah tahun 2020,