Jumat, 20 September 2019


Selasa, 10 September 2019 11:16 WIB

Beranda Perempuan: Korban Kabut Asap Berjatuhan, Pemerintah Diam

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita

Beranda Perempuan: Korban Kabut Asap Berjatuhan, Pemerintah Diam

Kajanglako.com, Jambi – Beranda Perempuan menilai lambannya pemerintah pusat hingga daerah dalam menangani korban kabut asap yang terus berjatuhan. Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Beranda Perempuan, Zubaidah.



Dikatakan Zubaidah, merunut dari data Humas Kota Jambi, hingga minggu pertama Agustus 2019, tercatat sedikitnya 1707 warga telah terserang Infeksi Saluran Pernafasan Akut atau ISPA. Bahkan angka tersebut terus bertambah sebanyak 2189 dan 2577 hingga minggu ke tiga Agustus.

Beberapa penelitian kesehatan menyebutkan, korban asap dalam jangka panjang dapat menyebabkan kanker paru, radang paru, downsyndrom, kegagalan fungsi otak, hingga kelahiran premature.

Ini merupakan praktik pelanggaran terhadap pemenuhan hak dasar bagi warga khususnya kelompok rentan yang sudah diatur dalam PERDA KARHUTLA No 2 tahun 2016. Pemilik konsesi yang lahannya terbakar bertanggungjawab secara  responsif  memberikan bantuan peyediaan air bersih,  layanan  kesehatan, penampungan dan tempat hunian yang layak.

Sejak beberapa hari terakhir, Kondisi kabut asap terjadi semakin parah terutama di kecamatan Muara Sabak Timur dan Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjung Jabung meyebabkan sekolah diliburkan selama dua minggu. Bantuan masker standar pencegah polutan asap bagi warga terdampak samasekali tidak ada.

Khalifah, seorang anak usia 2 tahun mengalami batuk pilek karena terpapar asap selama dua minggu di desanya Rantau Indah Kecamatan Dendang, ia terpaksa harus dilarikan kerumah sakit di Jambi. Menurut keterangan orang tua Khalifah, dokter mengatakan Aliyah terserang ISPA.

Kondisi udara di Kota Jambi saat ini menunjukkan angka 153 oleh AQI US, yang berarti "tidak sehat" untuk siapapun. Sedangkan jumlah titik api di seluruh Provinsi Jambi hari ini, sebanyak 658 titik, menurut LAPAN.

“Asap ini bukti dari dasyatnya penguasaan dan tata kelola gambut yang buruk, pemilik izin menguasai dan menanam komoditas yang merusak ekosistem gambut sehingga  gambut mudah terbakar. Pemilik izin yang lahannya terbakar tidak  satupun belum tersentuh hukum. Sehingga tidak ada efek jera dan akan berulang,” Ungkap Zubaidah, Senin (09/09)

Zubaidah Juga menambahkan Penegakan hukum harus ditegakkan seadil - adilnya tanpa  menegasikan pelayanan kemanusiaan bagi korban terutama kelompok rentan. Ini menjadi pekerjaan lintas instansi untuk bekerja sesuai dengan kapasitas dan amanat masing-masing instansi sebagai pelayan warga. (Kjcom)


Tag : #jambi #kabut asap #karhutla #asap #ispa #ispu



Berita Terbaru

 

Jumat, 20 September 2019 07:00 WIB

Pembobol Rumah Sekretaris BPBD Batanghari Ditangkap


Pembobol Rumah Sekretaris BPBD Batanghari Ditangkap Kajanglako.com, Batanghari - Pembobol rumah Samral Lubis, Sekretaris BPBD Batanghari, akhirnya ditangkap

 

Kamis, 19 September 2019 23:56 WIB

Fachrori Datangi DPC PDI Perjuangan, Ambil Formulir Cagub Jambi


Fachrori Datangi DPC PDI Perjuangan, Ambil Formulir Cagub Jambi Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi Fachrori Umar akhirnya mengambil formulir di PDI

 

Kamis, 19 September 2019 23:53 WIB

Melalui Timnya, Cek Endra Ambil Formulir Cagub Jambi di PDIP


Melalui Timnya, Cek Endra Ambil Formulir Cagub Jambi di PDIP Kajanglako.com, Jambi - Tim dari Cek Endra akhirnya mendatangi Kantor DPD PDIP Provinsi Jambi,

 

Kamis, 19 September 2019 23:44 WIB

PETI di Arai Makan Korban, Satu Orang Tewas Tertimbun Longsor dan Satu Sekarat


PETI di Arai Makan Korban, Satu Orang Tewas Tertimbun Longsor dan Satu Sekarat Kajanglako.com, Merangin - Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI)

 

Kamis, 19 September 2019 23:32 WIB

Berkas Slamat Sitompul TSK Kasus Karhutla 2,7 Hektar di Sarolangun Akhirnya P.21


Berkas Slamat Sitompul TSK Kasus Karhutla 2,7 Hektar di Sarolangun Akhirnya P.21 Kajanglako.com, Jambi - Slamat Situmpul (45) tersangka kasus Karhutla,