Rabu, 26 September 2018


Jumat, 04 Agustus 2017 15:36 WIB

Mengintip Aktivitas Penjual Pernak-pernik HUT RI-72

Reporter : Jhoni
Kategori : Ragam Features

Salah satu jajakan pernak-pernik tujuh belasan di Kota Jambi

Kajanglako.com, Kota Jambi – Tidak banyak yang menyadari peran penjual pernak-pernik Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) yang menyemarakkan peringatan tujuh belasan setiap tahun. Namun tanpa kehadiran mereka, peringatan hari kemerdekaan tanggal 17 Agustus tersebut bisa jadi kurang meriah.

Bendera, umbul-umbul, aneka pernik lainnya khusus untuk di kendaraan, yang mereka pajang,  selain memeriahkan suasana juga bisa lebih mudah dijangkau masyarakat sehingga bisa tersebar luas.



Sejak minggu terakhir bulan juli, aneka rupa pernik tujuh belasan terlihat menghiasi beberapa sudut jalan di Kota Jambi. Seperti di beberapa titik jalan dari depan lembaga Pemesarakatan Klas II A Jambi, hingga depan STIE Muhammadiyah.

Selain itu, para pedagang pernik tujuh belasan ini juga terlihat membentangkan bendera dan umbul-umbul dagangannya di beberapa kawasan lain, seperti di bilangan Gubernuran hingga kawasan Broni.

Sebagian besar pedagang dan barang dagangannya berasal dari Bandung, Jawa Barat.

“asal dari Bandung bang, sudah seminggu di sini,” kata Supriatna, salah seorang penjual bendera, kepada Kajanglakonews.com, Jum’at (4/8). Kepada Kajanglako, Supriatna mengaku datang  ke Jambi bersama 8 (delapan) orang kawannya, yang juga bekerja sebagai penjual umbul-umbul dan bendera.

Perayaan HUT RI, bagi penjual bendera seperti supriatna membawa berkah tersendiri. Hal senada diakui pak Yus, penjual pernik tujuh belasan di depan LP Klas II A Jambi. “saya jual bendera setiap tahun,” katanya.

Jika supriatna membawa barang dagangannya langsung dari bandung, tidak demikian yang dilkakoni Pak Yus. Lelaki asal Sumatera Barat, yang sejak kecil sudah tinggal di Kota Jambi ini mengaku, membeli dagangannya di pasar. Dia katakan sengaja mengeluarkan modal sendiri untuk membeli aneka pernik tujuh belasan untuk dijual kembali.

Saat ditanya penghasilan dari berjualan bendera, dirinya mengaku sulit memprediksi, apalag baru seminggu menggelar dagangan. “untungnya tidak seberapa, tapi ada lah,” jawabnya, sambil tertawa.

Bagi yang ingin membeli pernak-pernik tujuh belasan, bisa mendatangi beberapa tempat seperti yang disebutkan. Untuk harga bendera mulai dari lima ribu hingga puluhan ribu rupiah. Sementara umbul-umbul dibanderol dari yang terkecil seharga tiga puluh lima ribu, hingga seratusan ribu. Pernik lain bernuansa merah putih seperti backdrop dijual puluhan hingga ratusan ribu bahkan jutaan rupiah, sesuai model dan ukuran.(Kj)


Tag : #HUT RI 72 #Pernak Pernik Bendera Indonesia #Merah Putih



Berita Terbaru

 

Pemilu 2019
Rabu, 26 September 2018 15:34 WIB

Masuk 4 Besar Indonesia, Sarolangun Paling Rawan Konflik di Pileg 2019


Kajanglako.com, Jambi - Hasil dari kesimpulan Bawaslu RI, Kabupaten Sarolangun salah satu daerah yang menjadi sorotan pada Pemilihan Legislatif 2019 mendatang.    Sorotan

 

Rabu, 26 September 2018 12:15 WIB

Bacakan Visi Misi MANTAP, Al Haris Ajak Fauzi dan Nalim Bangun Merangin


Kajanglako.com, Merangin - Bupati dan Wakil Bupati Merangin, Al Haris-Mashuri, Rabu (26/9), membacakan visi dan misi membangun Merangin 2018-2023.   Visi

 

Rabu, 26 September 2018 12:03 WIB

Santriwati Korban Nikah Paksa Habib Bahrun Datangi Polres Batanghari


Kajanglako.com, Batanghari - Sekira pukul 10.00 WIB, Rabu (26/9), P Batubara dengan anaknya MG (18) korban ataupun santriwati yang pernah bernaung di Pondok

 

Rabu, 26 September 2018 11:51 WIB

Sempat Tertunda, Akhirnya Kapolri Mendarat di Bandara Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, beserta rombongan akhirnya tiba di Bandara Muara Bungo, sekira pukul 10.22 WIB, Rabu (26/9).   Kedantangan

 

Rabu, 26 September 2018 11:40 WIB

Dua Wakil Ketua DPRD Tak Hadiri Paripurna Pidato Penyampaian Visi Misi HAMAS


Kajanglako.com, Merangin - Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Merangin dengan agenda penyampaian pidato visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Merangin Haris