Selasa, 14 Juli 2020


Selasa, 06 Agustus 2019 10:44 WIB

Disemprot Bupati Terkait Serapan Anggaran, Ini Penjelasan Kadis PUPR Muaro Jambi

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muaro Jambi, Yultasmi (Foto:ist)

Disemprot Bupati Terkait Serapan Anggaran, Ini Penjelasan Kadis PUPR Muaro Jambi

Kajanglako.com, Muaro Jambi – Bupati Muaro Jambi Masnah Busro meradang saat disentil Anggota DPRD dari Fraksi PKB dan Fraksi PPP-Hanura terkait rendahnya serapan anggaran APBD Muaro Jambi tahun anggaran 2019. Hingga akhir semester I, serapan APBD hanya berkisar di angka 40%.



Bupati Masnah pun menyebut salah satu faktor rendahnya serapan APBD itu, karena buruknya  kinerja Dinas PUPR Muaro Jambi, yang lamban dalam melakukan proses lelang pekerjaan. selain itu, Bupati Masnah juga menyoroti kinerja Unit Layanan Pengadaan (ULP) Muaro Jambi yang juga dinilai buruk.

Kekesalan Bupati Masnah terlihat jelas saat Sidang Paripurna DPRD Muaro Jambi yang digelar Selasa (30/07) lalu. Tak tanggung-tanggung, dirinya sempat mengatakan meminta pejabat terkait untuk mengundrukan diri kalau tidak sanggup dan mengancam akan melibatkan KPK untuk memantau dan mengawasi kinerja dan perencanaannya.

Sebagaimana diketahui, kedua intansi ini, baik Dinas PUPR dan ULP, memiliki peran penting dalam proses lelang suatu pekerjaan ABPD. Khusus untuk Dinas PUPR, merupakan tempat distribusi BL (Belanja Langsung) APBD Muaro Jambi paling besar. Sehingga wajar jika kinerja kedua instansi ini menentukan tinggi rendahnya serapan Anggaran Daerah.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas PUPR Muaro Jambi Yultasmi saat dihubungi via pesan whatsApp, Senin (05/08), mengatakan, mengakui adanya keterlambatan tender di beberapa paket pekerjaan di UKPBJ. Yultasmi mengatakan dari 105 paket yang disampaikan, hingga saat ini baru sekitar 40% yang telah di proses tender.

Selain itu menurut Yultasmi, ada keterlambatan dan kelalaian di PPK PU juga dalam menyampaikan dan melengkapi dokumen untuk dilakukan proses tender, terutama pada kegiatan-kegiatan yang mengelola Anggaran besar, seperti di Bidang Bina Marga.

“Iya memang ada keterlambatan dan Kelalaian yang terjadi, baik itu di UKPBJ maupun di PPK PU dalam menyampaikan dan melengkapai dokumen. Apalagi keterlambatan itu beberapa merupakan kegiatan di Bidang Bina Marga yang Mengelola Anggaran yang besar,” kata Yultasmi.

Yultasmi mengatakan, dalam hal ini dirinya juga menyoroti kinerja Bidang Bina Marga yang menurutnya lamban dalam melakukan tender. Bahkan dikatakan Yultasmi, seharusnya Bidang Bina Marga melakukan tender lebih awal mengingat banyak pekerjaan yang memerlukan waktu yang lama dalam proses pengerjaannya.

Dirinya pun yakin jika Bidang Bina Marga patuh terhadap saran yang telah disampaikan pada Surat Peringatan I yang diberikan, kekesalan Bupati Muaro Jambi tidak akan terjadi.

“Tentunya seharusnya bidang Bina Marga melakukan tender lebih awal, karena memerlukan jangka waktu pelaksanaan yang Lama, dan jika dilaksanakan sesuai schdule sangat memberi pengaruh kepada besaran progres fisik dan serapan Anggaran belanja langsung Pemda Muaro Jambi.  Dan jika saran, Instruksi dan Surat Teguran I sayo di bulan April kemarin dipatuhi maka sebenarnyo kejadian Tidak terserapnya dana DAK Infrastruktur 1,2 M dan statement Ibu Bupati seperti hari ini tidak terjadi,” kata Yultasmi di pesan singkatnya. (Kjcom)


Tag : #muaro jambi #serapan anggaran #dinas PUPR #APBD 2019 #paripurna #masnah busro



Berita Terbaru

 

Senin, 13 Juli 2020 23:30 WIB

Terdampak Covid-19, Mahasiswa UNBARI Protes Mahalnya Biaya Kuliah


Kajanglako.com, Jambi  - Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Batanghari (Unbari) Jambi menyampaikan dua permasalahan pokok terkait kampus,

 

Senin, 13 Juli 2020 23:18 WIB

Fachrori Salurkan JPS Covid-19 Tahap Dua untuk 3.523 KK di Tanjabar


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi, Fachrori Umar menyatakan, Pemerintah Provinsi Jambi akan terus berupaya dalam membantu meringankan beban masyarakat

 

Senin, 13 Juli 2020 23:12 WIB

Fachrori Tinjau Pelaksanaan Protokol Covid-19 di PT Lontar Papyrus


Kajanglako.com, Jambi – Gubernur Jambi  Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum mengemukakan bahwa aspek kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19 dan

 

Sejarah VOC di Jambi
Senin, 13 Juli 2020 17:18 WIB

Markas VOC yang Pertama di Jambi (6)


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) Dalam penilaian Soury, semua penduduk Jambi miskin. Ia juga menilai semua orang itu merupakan pencuri

 

Senin, 13 Juli 2020 15:21 WIB

Hari Ketiga Pencarian, Jasad Pelajar SMP Bungo yang Tenggelam Ditemukan Mengapung


Kajanglako.com, Bungo - Pelajar SMP di Kabupaten Bungo, yang tengelam pada Sabtu (11/7/20) lalu, akhirnya ditemukan Senin, (13/7/20) sekitar pukul