Sabtu, 11 Juli 2020


Senin, 05 Agustus 2019 08:52 WIB

1000 Meter Merah Putih Terbentang dan Diarak Ribuan Warga Bungo

Reporter : Sonny Zohyuen
Kategori : Ragam

Merah Putih sepanjang 100 meter diarak warga Bungo Keliling Kota, dalam memeriahkan HUT RI ke 74 (Foto:kajanglako/Sonny Z)

1000 Meter Merah Putih Terbentang dan Diarak Ribuan Warga Bungo

Kajanglako.com, Bungo – Minggu, 04 Agustus 2019, ribuan masyarakat Kabupaten Bungo menjadi saksi terbentangnya merah putih sepanjang 1000 meter, yang diarak bersama mengitari keliling Kota Bungo.  



Mereka menyebutnya Kirab Bendera Merah Putih “Raksasa” dalam menyambut dan memeriahkan jelang Peringatan Dirgahayu Republik Indonesia ke 74, 17 Agustus 2019 mendatang.

Aksi ini bukanlah yang pertama dilakukan di Bungo, tahun lalu aksi yang sama juga digelar, namun dengan panjang merah putih hanya sekitar 240 meter saja.

Kirab Bendera Merah Putih “Raksasa” ini dimulai dari arena Car Free Day (CFD) tepatnya di depan Rumah Dinas Bupati Bungo. Kemudian merah putih diarak keliling kota Bungo, melintasi SMP N 1 Bungo, pusat perbelanjaan pasar bawah, Makodim, lapangan Puspa Ragam, Bank Jambi, simpang Jaya Setua ke arah Puskesmas Bungo, simpang emapat Desa Air Mancur dan kembali ke depan Rumah Dinas Bupati Bungo sebagai garis finish.

Kain 1000 meter merah putih yang diistilahkan panitia pelaksana sebagai bendera raksasa itu, dibentangkan di atas kepala, kemudian diarak keliling kota. Sebagai petugas pembawa bendera raksasa diutus dari Anggota TNI, Polri, Perwakilan OPD, anggota Persit dan Bhayangkari, pengurus TPP PKK dan sejumlah organisasi laiinya.

Selain itu, Pejabat, Ormas, OKP, mahasiswa, pelajar dan masyarakat tampak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka bersuka cita ambil bagian dalam moment bersejarah perdana di Kabupaten Bungo bahkan di Provinsi Jambi ini.

Sementara, Bupati Bungo, Wakil Bupati Bungo, Komandan Kodim 0416 Bute, Kapolres Bungo dan Kepala Pengadilan Negeri Muara Bungo di daulat sebagai pembawa bendera raksasa pertama dari garis star, diikuti prajurit TNI, Polri, perwakilan OPD, OKP, Ormas, LSM, mahasiswa dan pelajar.

Bupati Bungo Mashuri mengatakan, pawai kemerdekaan dilakukan untuk menyambut HUT ke 73 RI. Lewat kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jiwa nasionalisme dan patriotisme generasi dalam mengisi kemerdekaan.

“Ini sebagai bentuk kecintaan kita terhadap kemerdekaan, dengan terciptanya bendera dengan panjang 1000 meter ini bisa memotivasi kedepan agar lebih lagi dari pada ini, kalau bisa kegiatan ini bisa memecah rekor muri se indonesia,”ujar Mashuri.

Bupati juga mengatakan, persiapan kirab bendera raksasa ini cukup singkat, dan di kerjakan bersama-sama. “Meskipun persiapan cukup singkat, saya bangga masyarakat sangat antusias mengikuti kirab ini,” kata Mashuri. (Kjcom)


Tag : #bungo #jambi #hut ri 74 #dirgahayu #17 agustus 1943 #bendera merah mutih #bendera raksasa #mashuri



Berita Terbaru

 

Jumat, 10 Juli 2020 22:54 WIB

Ratusan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih Kota Jambi Ikuti Rapid Test


Kajanglako.com, Jambi - Sebanyak 428 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Kota Jambi untuk Pilgub Jambi pada Pilkada serentak 2020 mendatang dilakukan

 

Jumat, 10 Juli 2020 16:13 WIB

Sudirman: Setwan Pahami Regulasi Eksekutif dan Legislatif


Kajanglako.com, Jambi  – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Jambi H Sudirman SH MH mengemukakan, eksistensi lembaga Sekretariat

 

Jumat, 10 Juli 2020 15:08 WIB

Sudirman Ajak Masyarakat "Berdamai" dengan Covid-19


Kajanglako.com, Jambi - Kebijakan pemerintah yang terbaru dengan meminta masyarakat untuk “berdamai” dengan Covid-19 dengan menggaungkan apa

 

Jumat, 10 Juli 2020 15:03 WIB

Hasil Rapid Test Penyelenggara Pilgub Jambi di Sarolangun, Reaktif Disinyalir Lebih dari Satu


Kajanglako.com, Sarolangun - Sebanyak 44 orang yang berada di sekretariat KPU Sarolangun dilakukan rapid test, Jumat (10/7/20) pagi. Dari 44 orang yang

 

Jumat, 10 Juli 2020 14:46 WIB

BNNP Jambi Pastikan 13 ASN Pemprov Positif Gunakan Narkoba


Kajanglako.com, Jambi - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi angkat bicara terkait 13 orang Pegawai pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi yang