Jumat, 23 Agustus 2019


Rabu, 24 Juli 2019 21:37 WIB

Menelisik Agen dan Pangkalan "Nakal" Penyebab Gas Mahal di Merangin

Reporter : Riki Saputra
Kategori : Bisnis Berita Daerah

Salah satu gudang LPG di Merangin (Foto:kajanglako/Riki S)

Menelisik Agen dan Pangkalan "Nakal" Penyebab Gas Mahal di Merangin

Kajanglako.com, Merangin - Harga gas LPG subsidi ukuran 3 Kilogram (Kg) dibeli masyarakat jauh diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) bak misteri yang tak terpecahkan di Merangin. Hingga sejauh ini Pemerintah Daerah sama sekali tak punya pola ampuh untuk menstabilkan harga LPG 3 Kg tersebut.



Ternyata mahalnya harga gas melon di Merangin, banyak sedikitnya dipengaruhi adanya agen dan pangkalan nakal.

Penelusuran dilapangan ternyata banyak pangkalan berupaya meraih keuntungan dengan menjual gas ke pengecer, dan selanjutnya pengecer menjual gas subsidi tersebut dengan harga cukup mahal ke warga.

Justru faktanya ada salah agen juga melakukan hal yang sama, secara sembunyi menjual gas ke pengecer.

Bahkan terpantau ada mobil operasional salah satu agen yang sengaja menyuplai gas kepada pengecer. Kuat dugaan agen sengaja menjual kepada pengecer karena ingin mengambil untung lebih, sebab bisa dijual kepada pengecer lebih tinggi dibandingkan harga jual kepada pangkalan.

Menurut warga disekitar gudang LPG Putra Siarang di Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir Lintas bahwa agen sudah terang-terangan menjual gas kepada pengecer.

"Kalau mau beli bisa, tapi tabungnyo harus diatas 100 tabung. Itu keluargo orang itu (agen,red) yang ngantarnyo," sebut warga yang minta namanya tidak ditulis.

"Kita beli sama orang itu Rp 20 ribu, kito jual lagi biso Rp 25 hingga Rp 28 ribu. Kadang Ado jugo yang jual Rp 30 ribu," katanya lagi.

Sebagai warga yang tinggal tak jauh dari gudang agen, dia tidak pernah membeli gas seharga HET. Paling murah dia beli per tabung Rp 25 ribu.

"Itu Sayo beli di pengecer, kalau di pangkalan jauh dari sini," sebutnya.

Selain itu mahalnya harga gas LPG 3 Kg bisa juga disebabkan tingginya biaya operasional  pangkalan untuk menjemput gas di agen.

Ini justru berlawanan dengan aturan seharusnya bahwa gas diantarkan langsung oleh agen kepada pangkalan, bukan pangkalan yang menjemput ke agen. Sementara ini terjadi di agen gas Putra Siarang.

"Karena agen tidak sempat ngantar, makanya kita jemput sendiri," kata warga yang mengaku dari wilayah Lembah Masurai.

Sementara itu pimpinan PT Putra Siarang melalui penanggung jawab gudang Evi Marice Purba, mengatakan jika selama ini pihaknya tidak melakukan kesalahan.

Dirinya mengatakan pihaknya tidak pernah melakukan penjualan gas subsidi ini diluar dari pangkalan. Namun setelah dilihatkan bukti kendaraan milik Putra Siarang mengangkut gas diluar pangkalan, dirinya mengakui jika itu kendaraan mereka.

"Iya, itu mobil disini. Tapi saya tidak pernah menyuruh atau mengintruksikan kepada sopir untuk ambil atau antar gas selain ke Pangkalan," kata Evi.

Melihat kejadian itu, Evi tidak mau  mengatakan jika itu dilakukan oleh oknum sopir.

Evi menyebut, jika memang ada kesalahan, pihaknya akan melakukan perbaikan dan segera melaporkan kepada pimpinan perusahaan.

"Ini saya sampaikan ke pimpinan," sebutnya. (Kjcom)


Tag : #merangin #gas LPG #LPG 3 Kg #gas subsidi #pangkalan gas #agen LPG #harga HET



Berita Terbaru

 

Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
Kamis, 22 Agustus 2019 15:43 WIB

10 Karya Budaya Jambi Ditetapkan sebagai WBTB Indonesia 2019


Kajanglako.com: Sidang Tim Ahli Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia yang berlangsung pada 13 hingga 16 Agutus 2019, di Hotel Millenium, Jakarta,

 

Jemaah Haji
Kamis, 22 Agustus 2019 13:58 WIB

Dua Jamaah Haji Merangin Dipulangkan Lebih Awal


Dua Jamaah Haji Merangin Dipulangkan Lebih Awal Kajanglako.com, Merangin- Dua orang jemaah haji Kabupaten Merangin dipulangkan lebih awal dari rombongan

 

Kamis, 22 Agustus 2019 12:49 WIB

Kinerja Empat OPD Ini Diaudit Inspektorat Merangin


Kinerja Empat OPD Ini Diaudit Inspektorat Merangin Kajanglako.com, Merangin - Inspektorat Merangin mengaudit kinerja empat Organisasi Perangkat Daerah

 

Kamis, 22 Agustus 2019 11:57 WIB

Delapan Bulan Terbangkalai, Warga Khawatirkan RTH Taman Angrek Jadi Tempat Mesum


Delapan Bulan Terbangkalai, Warga Khawatirkan RTH taman Angrek Jadi Tempat Mesum Kajanglako.com, Kota Jambi - Progres Pembangunan Jembatan Pedestrian dan

 

Kamis, 22 Agustus 2019 11:42 WIB

Pemilihan BPD Dusun Empelu Ricuh, Surat Suara Dibakar


Pemilihan BPD Dusun Empelu Ricuh, Surat Suara Dibakar Kajanglako.com, Bungo - Pemilihan Badan Permusyaratan Dusun (BPD ) di Dusun Empelu Kecamatan Tanah