Jumat, 13 Desember 2019


Senin, 15 Juli 2019 17:28 WIB

Gubernur dan Danrem 042/Gapu Teken MOU Pembinaan Karekater Siswa SMA TT Pijoan, SMA 5 dan SMA TT Muaro Bungo

Reporter : Juanda Prayitno
Kategori : Inforial

Penandatangan MoU Pembinaan Karakter Siswa (Foto:kajanglako/Juanda)

Gubernur dan Danrem 042/Gapu Teken MoU Pembinaan Karekater Siswa SMA TT Pijoan, SMA 5 dan SMA TT Muaro Bungo

Kajanglako.com, Jambi - Dalam kunjungan kerjanya ke SMAN Titian Teras, Gubernur Jambi, Fachrori Umar, berharap agar para siswa/siswi SMAN Titian Teras bisa mengamalkan nilai-nilai Pancasila, serta menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dalam kehidupan. Gubernur membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (PMPLS) Peserta Didik Baru SMAN Titian Teras Abdurahman Sayoety, SMAN 5 Kota Jambi dan SMAN Titian Teras Muara Bungo serta Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Pemerintah Gubernur Jambi bersama Danrem 042/Garuda Putih Kolonel ARH. Elphis Rudi, di Aula SMA Titian Teras, Pijoan, Kabupaten Muaro Jambi. Senin (15/7).



Kerjasama dengan Korem 042/Garuda Putih merupakan upaya Pemerintah Provinsi Jambi untuk meningkatkan pembinaan karakter siswa siswi, agar menjadi generasi yang unggul secara ilmu pengetahuan dan teknologi, namun harus tetap memiliki karakter yang positif.

Fachrori menyatakan menyambut baik kerjasama Pemerintah Provinsi Jambi dengan Korem 042 Garuda Putih tentang peningkatan pendidikan dan kualitas SDM melalui bela negara pada SMA yang berada di Provinsi Jambi, karena melalui kerjasama ini tentu banyak manfaat yang akan diperoleh dari kedua belah pihak, guna mempersiapkan pendidik dan generasi penerus bangsa yang memiliki kompetensi handal dan jiwa kebangsaan yang kuat serta berwawasan Nusantara.

"Tujuan pembangunan nasional bidang pendidikan adalah upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia serta menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, juga seni dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945," kata Fachrori.

 Fachrori menekankan bahwa mutu pendidikan harus ditingkatkan serta perluasan dan pemerataan akses agar program terencana dan terarah, berkesinambungan dan massif, sehingga SDM diintegrasikan dengan Program Ajar Bela Negara. "Lahirnya peraturan Presiden Nomor 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter telah membawa paradigma baru, dimana peserta didik dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan karakter, terutama meliputi nilai-nilai religius, jujur, toleran, displin, berkerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, semangat ingin tahu, serta sangat cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial dan bertanggung jawab," kata Fachrori/

Pada era milenial saat ini, ungkap Fachrori, masih ditemuai anak-anak yang kurang memahami nilai-nilai akhlak dan moral yang menurun, dan untuk itu perlu pendidikan yang matang mulai dari anak SD, SMP, SMA sampasi pada guru yang perlu dibenahi bersama-sama, supaya mutu pendidikan semakin tinggi.

Sebelumnya, Danrem 042 Garuda Putih, Kolonel ARH. Elphis Rudi,M.Sc,S.S menyampaikan, suatu kebanggaan dan kehormatan bagi TNI, khususnya Korem 042 Gapu bisa membantu Pemerintah Provinsi Jambi dalam pembangunan khususnya pendidikan bagi generasi muda apalagi generasi muda saat ini sangat rentan dengan media sosial. “Kita sangat menyadari dunia sekarang sudah dalam keterbukaan informasi teknologi terutama dunia maya, untuk itu, kita semua perlu membentengi diri,” kata Danrem.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Agus Herianto menyampaikan, pendidikan pada dasarnya salah satu cara efektif sebagai penanaman nilai dan norma  kepada generasi muda dituntut berkualitas dan mempunyai ilmu pengetahuan sebagai penerus masa depan bangsa yang berkualitas. "Dengan adanya kerja sama Pemerintah Provinsi Jambi bersama Korem 042/Gapu, kami yakin akan memberikan penguatan pendidikan karakter dan diharapkan para peserta didik memiliki sikap beriman, berakhlak mulia, berilmu, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam," kata Kadisdik Provinsi Jambi.

Agus menjelaskan, tahun ini Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pendidikan mengadakan kerja sama dengan Korem 042/Gapu dengan 3 sekolah yaitu SMA Negeri Titian Teras Abdurahman Sayoety jumlah Siswa 686 orang terdiri dari 236 siswa kelas X, 228 siswa kelas XI dan 222 siswa kelas XII, dengan SMA Negeri Titian Teras Muaro Bungo berjumlah 124 siswa kelas X yang merupakan angkatan pertama, dan dengan SMA Negeri 5 Kota Jambi berjumlah 1.066 siswa yang terdiri dari 344 siswa kelas X, 396 siswa kelas XI, dan 326 siswa kelas XII. (Kjcom)


Tag : #jambi #fachrori #dandrem #sma 5 jambi #sma titian teras #sma titian teras muara bungo



Berita Terbaru

 

Jumat, 13 Desember 2019 15:08 WIB

Fachrori Beri Reward Atlet dan Pelatih Berprestasi Popnas XV dan Peparnas IX 2019


Kajanglako.com, Jambi - Penyerahan uang pembinaan kepada atlet dan pelatih berprestasi Provinsi Jambi pada penyelenggaraan Popnas XV dan Peparpenas IX

 

Jumat, 13 Desember 2019 13:15 WIB

Pertamina EP - Polda Jambi Pra Kulaifikasi Porprov Volly Ball 2019


Kajanglako.com, Jambi – Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Bola Voli tahun 2019 resmi dibuka langsung oleh KAPOLDA Jambi Irjen Pol

 

Jumat, 13 Desember 2019 11:08 WIB

Al Haris dan Mashuri Subuh Berjemaah di Sungai Manau


Kajanglako.com, Merangin - Bupati Merangin Al Haris dan Wabup Mashuri melakukan Gerakan Pendidikan Subuh dan Subuh Berjemaah (GPS2B) di Masjid Baitul Qudus,

 

Jumat, 13 Desember 2019 03:23 WIB

Pertemuan Tahunan BI, Gubernur Fachrori : 2020 Jambi Harus Berinovasi Transformasi Ekonomi


Kajanglako.com, Jambi - Menghadapi tahun 2020, Provinsi Jambi harus melakukan inovasi dalam melakukan transformasi ekonomi dari sektor primer ke sektor

 

Jumat, 13 Desember 2019 03:15 WIB

Kukuhkan Anggota TKPSDA, Fachrori Minta Fakus Pengelolaan Sumber Daya Air


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi Fachrori Umar mengatakan, baik buruknya pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) suatu daerah dapat diukur melalui 4 indikator. “4