Selasa, 23 Juli 2019


Selasa, 09 Juli 2019 20:30 WIB

Miris, Kasus Stunting Mendominasi Sepuluh Desa di Tanjung Jabung Timur

Reporter : Igun
Kategori : Berita

Gambar Ilustrasi (Ist)

Miris, Kasus Stunting Mendominasi Sepuluh Desa  di Tanjung Jabung Timur

Kajanglako.com, Tanjabtim – Kasus Stunting, dimana kondisi tinggi badang jauh lebih pendek dibandingkan orang seusianya, karena kurangnya asupan gizi kronis sejak bayi dalam kandungan hingga melahirkan, semakin mendominasi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Sedikitnya ada sekitar 10 desa dari 93 desa di Tanjabtim, yang mendominasi kasus stunting tersebut.



10 Desa tersebut adalah Desa Kuala Simbur Kecamatan Muarasabak Timur, Desa Padan Lagan Kecamatan Geragai, Desa Sinar Wajo, Desa Sungai Beras dan Desa Bukit Tempurung yang terletak di Kecamatan Mendahara Ulu, Desa Kota Kandis Kecamatan Dendang, Desa Rantau Rasau Kecamatan Berbak, dan Desa Pematang Mayan Kecamatan Rantau Rasau.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sarolangun, melalui Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi, Ernawati mengatakan, saat ini berbagai upaya terus dilakukan oleh Pemkab Tanjabtim dalam mengatasai kasus stunting tersebut.

“Terhadap 10 Desa tersebut, Pemkab Tanjabtim melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) akan memberikan perhatian khusus atau fokus penangangan Stunting. Untuk penetapan Desa Lokus Stunting sendiri di Provinsi Jambi selain Kabupaten Tanjabtim juga Kabupaten Kerinci, berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang dilakukan pada tahun 2013 lalu,’’ kata Ernawati.

Dijelaskannya, terdapat beberapa indikator yang menjadi penyebab Lokus Stunting ditentukan di beberapa Desa tersebut. Diantaranya yang menjadi penyebab karena buruknya sanitasi meski ada beberapa juga yang sudah Open Defecation Free (ODF).

Sejauh ini melalui Lokus Stunting ini, pihak Dinkes sudah melakukan pembinaan terhadap 10 Desa tersebut dan melakukan sosialisasi serta penguatan Kader. Dimana penanganan Stunting ini sangat baik dilakukan sejak 1000 hari pertama kehidupan. ‘’Jadi bukan saja mereka yang sudah menjadi suspek, namun mereka yang masih dalam kandungan atau calon-calon Ibu dimasa mendatang,’’ jelasnya.

Berdasarkan hasil Riskesdas angka Stunting di Tanjabtim tahun 2013 mencapai 48,5 persen Balita yang berstatus Stunting (terbilang tinggi), dari seluruh Balita yang ada ditahun tersebut dimana standar WHO harus dibawah 20 persen.

‘’Untuk saat ini berdasarkan hasil pengukuran Balita ditahun 2018, meski belum 100 persen dilakukan pengukuran hanya 15 persen saja yang telah dihitung namun belum semua data masuk. Dimana 15 persen tersebut hanya penghitungan dari 11 Kecamatan dan 93 Desa dan Kelurahan, namun masih data acak belum keseluruhan,’’ katanya.  

‘’Dari hasil Riskesdas 2018 riset terbaru mereka data Stunting 40,9 persen. Dan dari riset kita masih 15 persen namun belum secara keseluruhan. Kalau dilihat dari hasil Riskesdas memang terjadi penurunan kasus,’’ imbuhnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan menjelaskan, permasalahan Stunting sendiri lebih diakibatkan permasalahan gizi dan sanitasi. Sementara faktor keturunan tidak terlalu berpengaruh. Selain berdampak pada fisik juga berpengaruh pada IQ otak.

‘’Maka penanganan 1000 hari pertama hidup itu sangat penting. Target kedepan, perlu peran aktif lintas OPD untuk menyelesaikan masalah Stunting. Bagi yang sudah terkena, untuk penanganan ya bisa diatasi dengan catatan dibawah usia 2 tahun jika diatas usia tersebut maka akan sulit,’’ katanya. (Kjcom)


Tag : #tanjabtim #jambi #stunting #kurang gizi #pendek #desa #kurang giji kronis #susu



Berita Terbaru

 

Sarolangun Smart City
Senin, 22 Juli 2019 20:11 WIB

Pemkab Sarolangun akan Terapkan Tanda Tangan Elektronik, Ini Manfaatnya


Pemkab Sarolangun akan Terapkan Tanda Tangan Elektronik Kajanglako.com, Sarolangun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun dibawah kepemimpinan

 

Konflik Warga dan PT WKS
Senin, 22 Juli 2019 19:53 WIB

Polres Batanghari Kembali Amankan 10 Pucuk Kecepek Anggota SMB


Polres Batanghari Kembali Amankan 10 Pucuk Kecepek Anggota SMB Kajanglako, Batanghari - Kepolisian Resor (Polres) Batanghari mengamankan 10 pucuk senjata

 

Paripurna Dewan
Senin, 22 Juli 2019 19:49 WIB

Paripurna DPRD Muarojambi Ranperda ABDP Tahun 2019


Paripurna DPRD Muarojambi Ranperda ABDP Tahun 2019 Kajanglako.com, Muaro Jambi - DPRD Muaro Jambi gelar rapat paripurna Penyampaian secara resmi Nota Keuangan

 

Mencari Pendamping Fachrori
Senin, 22 Juli 2019 19:45 WIB

Pansel Sarankan Pimpinan Dewan Pilih Opsi Kedua, Ada Apa?


Pansel Sarankan Pimpinan Dewan Pilih Opsi Kedua, Ada Apa? Kajanglako.com, Jambi – Hasil rapat tertutup Panitia Seleksi (Pansel) pemilihan Wakil Gubernur

 

Mencari Pendamping Fachrori
Senin, 22 Juli 2019 19:27 WIB

Kebutuhan Wakil Gubernur Jambi Telah Dianggarkan, Nasri: Tak Ada Wagub Berarti Silpa


Kebutuhan Wakil Gubernur Jambi Telah Dianggarkan, Nasri: Tak Ada Wagub Berarti Silpa Kajanglako.com, Jambi – Alih-alih siapa orangnya, ada atau tidaknya