Selasa, 23 Juli 2019


Senin, 08 Juli 2019 19:23 WIB

DLH Provinsi Jambi Minta Pokja RZWP3K Perhatikan Zona Konservasi

Reporter : Juanda Prayitno
Kategori : Berita

Evi Frimawaty, Kepala DLH Provinsi Jambi (Foto:kajanglako/Juanda)

DLH Provinsi Jambi Minta Pokja RZWP3K Perhatikan Zona Konservasi

Kajanglako.com, Jambi – Dinas Lingkunga Hidup (DLH) Provinsi Jambi mendukung secara keseluruhan program final Kelompok Kerja (Pokja) daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil atau RZWP3K Provinsi Jambi tahun 2019.



Kendati mendukung dan menandatangani kesepekatan final berita acara, DLH Provinsi Jambi juga memberikan catatan dan syarat kepada Pokja dibawah naungan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi tersebut, diantaranya kajian lingkungan terkait beberapa zona yang awalnya diperuntukkan untuk umum menjadi kawasan konservasi.

Kepala Dinas Evi Frimawaty, Kepala DLH Provinsi Jambi mengatakan bahwa terdapat ekosistem esensial pantai serta hutan manggrove dan ekosistem lain disepanjang 5 Mil pesisir pantai timur, yang harus dikaji secara mendalam hingga zona-zona tersebut tidak rusak.

"Sepanjang 5 Mil pesisir pantai timur, di situ rencana pentapan ekosistem esensial pantai semara, ekosistemnya (hutan mangrove) eseaialnya (burung migran)," kata Evi usai menandatangani kesepakatan final berita acara dokumen RZWP3K, Senin, (08/07).

Selain itu, DLH juga sedang membuat Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang saat ini tengah berjalan dan proses validasi dari Kementrian KLH. Kajian tersebut terkait dengan pembagian wilayah lepas yang diperuntukan untuk zona umum seperti pelabuhan, penangkapan ikan, konservasi dan ekowisata.

Menurut Evi, penetapan wilayah konservasi akan memberikan banyak manfaat khusunya terhadap hutan manggrove yang ada.

“Yang tadi menjadi wilayah lepas sekarang dibagi Zona, seperti pelabuhan, penangkapan ikan, konservasi, dan ekowisata. Kalau sekarang kondisi hutan mangrove rusak sebagai tempat bertelurnya ikan, jadi sangat disayangkan, kalau di bina populasi ikan kan semakin banyak menguntungkan juga buat nelayan,” kata Evi. (Kjcom)


Tag : #jambi #konservasi #populasi #hutan manggrove #lingkungan #dinas lingkungan hidup



Berita Terbaru

 

Sarolangun Smart City
Senin, 22 Juli 2019 20:11 WIB

Pemkab Sarolangun akan Terapkan Tanda Tangan Elektronik, Ini Manfaatnya


Pemkab Sarolangun akan Terapkan Tanda Tangan Elektronik Kajanglako.com, Sarolangun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun dibawah kepemimpinan

 

Konflik Warga dan PT WKS
Senin, 22 Juli 2019 19:53 WIB

Polres Batanghari Kembali Amankan 10 Pucuk Kecepek Anggota SMB


Polres Batanghari Kembali Amankan 10 Pucuk Kecepek Anggota SMB Kajanglako, Batanghari - Kepolisian Resor (Polres) Batanghari mengamankan 10 pucuk senjata

 

Paripurna Dewan
Senin, 22 Juli 2019 19:49 WIB

Paripurna DPRD Muarojambi Ranperda ABDP Tahun 2019


Paripurna DPRD Muarojambi Ranperda ABDP Tahun 2019 Kajanglako.com, Muaro Jambi - DPRD Muaro Jambi gelar rapat paripurna Penyampaian secara resmi Nota Keuangan

 

Mencari Pendamping Fachrori
Senin, 22 Juli 2019 19:45 WIB

Pansel Sarankan Pimpinan Dewan Pilih Opsi Kedua, Ada Apa?


Pansel Sarankan Pimpinan Dewan Pilih Opsi Kedua, Ada Apa? Kajanglako.com, Jambi – Hasil rapat tertutup Panitia Seleksi (Pansel) pemilihan Wakil Gubernur

 

Mencari Pendamping Fachrori
Senin, 22 Juli 2019 19:27 WIB

Kebutuhan Wakil Gubernur Jambi Telah Dianggarkan, Nasri: Tak Ada Wagub Berarti Silpa


Kebutuhan Wakil Gubernur Jambi Telah Dianggarkan, Nasri: Tak Ada Wagub Berarti Silpa Kajanglako.com, Jambi – Alih-alih siapa orangnya, ada atau tidaknya