Rabu, 20 November 2019


Senin, 08 Juli 2019 19:23 WIB

DLH Provinsi Jambi Minta Pokja RZWP3K Perhatikan Zona Konservasi

Reporter : Juanda Prayitno
Kategori : Berita

Evi Frimawaty, Kepala DLH Provinsi Jambi (Foto:kajanglako/Juanda)

DLH Provinsi Jambi Minta Pokja RZWP3K Perhatikan Zona Konservasi

Kajanglako.com, Jambi – Dinas Lingkunga Hidup (DLH) Provinsi Jambi mendukung secara keseluruhan program final Kelompok Kerja (Pokja) daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil atau RZWP3K Provinsi Jambi tahun 2019.



Kendati mendukung dan menandatangani kesepekatan final berita acara, DLH Provinsi Jambi juga memberikan catatan dan syarat kepada Pokja dibawah naungan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi tersebut, diantaranya kajian lingkungan terkait beberapa zona yang awalnya diperuntukkan untuk umum menjadi kawasan konservasi.

Kepala Dinas Evi Frimawaty, Kepala DLH Provinsi Jambi mengatakan bahwa terdapat ekosistem esensial pantai serta hutan manggrove dan ekosistem lain disepanjang 5 Mil pesisir pantai timur, yang harus dikaji secara mendalam hingga zona-zona tersebut tidak rusak.

"Sepanjang 5 Mil pesisir pantai timur, di situ rencana pentapan ekosistem esensial pantai semara, ekosistemnya (hutan mangrove) eseaialnya (burung migran)," kata Evi usai menandatangani kesepakatan final berita acara dokumen RZWP3K, Senin, (08/07).

Selain itu, DLH juga sedang membuat Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang saat ini tengah berjalan dan proses validasi dari Kementrian KLH. Kajian tersebut terkait dengan pembagian wilayah lepas yang diperuntukan untuk zona umum seperti pelabuhan, penangkapan ikan, konservasi dan ekowisata.

Menurut Evi, penetapan wilayah konservasi akan memberikan banyak manfaat khusunya terhadap hutan manggrove yang ada.

“Yang tadi menjadi wilayah lepas sekarang dibagi Zona, seperti pelabuhan, penangkapan ikan, konservasi, dan ekowisata. Kalau sekarang kondisi hutan mangrove rusak sebagai tempat bertelurnya ikan, jadi sangat disayangkan, kalau di bina populasi ikan kan semakin banyak menguntungkan juga buat nelayan,” kata Evi. (Kjcom)


Tag : #jambi #konservasi #populasi #hutan manggrove #lingkungan #dinas lingkungan hidup



Berita Terbaru

 

Selasa, 19 November 2019 21:57 WIB

MFA Sebut Ada Hubungan Erat dengan PKB Batanghari


Kajanglako.com, Batanghari - Hingga saat ini ada tiga Bacalon Bupati Batanghari yang sudah mengambil formulir penjaringan di kantor DPC PKB Batanghari,

 

Selasa, 19 November 2019 21:44 WIB

Razia Tiga Kecamatan di Batanghari, 143 Botol Miras Diamankan Petugas


Kajanglako.com, Batanghari - Satpol-pp Batanghari bersama tim gabungan Polri, Kejaksaan, BNN dan Pengadilan Negeri, Selasa (19/11), merazia sejumlah tempat

 

Selasa, 19 November 2019 17:36 WIB

Tampil Maksimal, Zian Goncang Smansa Batanghari


Kajanglako.com, Batanghari - Berbagai macam penampilan disuguhkan pelajar SMAN I Batanghari pada acara Pensi yang juga sekaligus memperingati hari jadi

 

Selasa, 19 November 2019 16:34 WIB

Rumah Hariyah Ludes Dilahap Sijago Merah


Kajanglako.com, Sarolangun- Rumah semi permanen milik Hariyah di RT 07 Desa Lubuk Resam Ilir Kecamatan Cermin Nan Gedang, Senin (18/11) malam, ludes dilalap

 

Selasa, 19 November 2019 15:09 WIB

Siap Siaga Antisipasi Banjir, Pemprov dan Stakeholder Bersinergi


Kajanglako.com, Jambi - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi M.Dianto, mengemukakan, sebelum datangnya musim hujan, Pemerintah Provinsi (Pemrov) Jambi