Selasa, 23 Juli 2019


Selasa, 18 Juni 2019 08:49 WIB

Menyelisik Kandidat Gubernur Jambi 2020

Reporter :
Kategori : Sudut

ilustrasi

Oleh: Aji Najiullah Thaib*

Peta elektoral pemilihan Gubernur Jambi 2020 mulai ramai dibicarakan. Beberapa nama digadang-gadang turut ambil bagian dalam pesta lima tahunan ini, sebut saja, seperti Walikota Jambi, SY Pasha, Bupati Kabupaten Sarolangun, Cek Endra, Bupati Kabupaten Merangin, Al Haris, Bupati Kabupaten Tanjabbar, Syafrial, Gubernur petahana, Fachrori Umar, dan Kapolda Jambi, M. Muchlis.



Menyelisik nama-nama tersebut, profile kepemimpinan mereka hampir rata-rata sama, tidak ada yang visioner. Dengan kata lain, belum ada kandidat yang betul-betul layak kalau diukur dari segi prestasi maupun kapabilitas.

Padahal, sekarang ini eranya kepala daerah menunjukkan prestasi dan inovasinya terhadap daerah yang dipimpin. Provinsi Jambi miskin kader pemimpin yang seperti itu. Hampir semua Bupati/Walikota di Provinsi Jambi saat ini standar saja, cuma ada satu bupati yang terlihat visioner, dan mau berusaha membuat indah daerah yang dipimpinnya.

Peluang terbesar memang, SY Pasha berada di peringkat pertama, yang bersaing ketat dengan M Muchlis dan Al Haris. Tetapi sangat dimungkinkan Kapolda Jambi, M Muchlis, yang juga putra asli daerah Jambi, menjadi pilihan sebagian besar masyarakat Jambi. Hambatan bagi SY Pasha karena dianggap bukan putra asli daerah Jambi.

Sepenelusuran saya ketika pulang ke Jambi, tidak ada pembangunan yang signifikan di setiap Kabupaten/Kota. Jika ada pembangunan pun cuma dibangun asal ada, tidak dikonsep sesuai kebutuhan jangka panjang. Jalan Utama mulai dari simpang Rimbo sampai Sarolangun tidak banyak berubah. Jalan yang rusak oleh truk pengangkut batubara diperbaiki seadanya.

Tahun 2009 saya pernah menyoal kondisi jalan tersebut, tetapi kawan-kawan yang memiliki jabatan di Pemda provinsi Jambi, selalu mengatakan itu adalah jalan nasional. Ini jawaban klasik. Harusnya, meski jalan berstatus nasional, Pemda setempat terus mengajukan anggaran perbaikan ke pemerintah pusat.

Gubernur Visioner

Kelahiran pusat pemerintahan provinsi Jambi yang terintegrasi di Telanaipura, sekaligus komplek perumahan Pemda provinsi Jambi, adalah bentuk terobosan jitu yang dimiliki pemimpin pada masa itu, sehingga sampai saat ini fasilitas tersebut menjadi sangat strategis.

Sama halnya dengan pemindahan pusat pemerintahan Kotamadya Jambi ke Kota Baru, adalah bentuk dari upaya pengembangan wilayah Kota, dimana pemerintahan Kota terintegrasi dengan fasilitas publik lainnya, yang sampai saat ini dinikmati masyarakat Jambi.

Hanya pemimpin yang memiliki visi yang bagus dalam membangun, yang memiliki kesadaran akan kebutuhan seperti itu. Perkembangan suatu daerah harus tetap mengacu pada kebutuhan masyarakat dan kemudahan masyarakat dalam mengakses segala kebutuhan yang menyangkut dengan pemerintahan.

Seturut hal itu, visi membangun tidak bisa mengabaikan nilai-nilai estetika yang identik dengan kuktur daerah. Apa sebab? Identitas itulah yang akan mencirikan bangunan sekaligus landscape suatu daerah, sehingga daerah tersebut memiliki ikon yang dapat membangkitkan kepercayaan diri (kalau bukan rasa bangga) warga masyarakatnya. Kalau cuma sekedar membangun, semua orang pasti bisa, tidak perlu kita memilih pemimpin yang mumpuni keilmuannya.

Sebagai daerah lintas antar provinsi, Jambi sangatlah strategis dan memliki nilai keekonomiannya yang tinggi. Karena itu, kepemimpinan yang dibutuhkan provinsi Jambi ke depan adalah sosok atau individu yang mewujudkan pembangunan tepat sasaran serta berdaya guna, tidak saja bernilai ekonomi, tapi juga nilai kepariwisataan dan aspek-aspek pendukung pembangunan lainnya.

Dengan demikian, memilih kandidat Gubernur Jambi untuk 2020, jangan cuma mengandalkan kandidat dari kepala daerah, bisa saja dari pos lain yang memang memiliki kinerja dan prestasi yang baik dalam jabatan yang pernah dipimpinnya. Bersamaan hal itu, masyarakat Jambi jangan mudah tertipu oleh obralan janji-janji yang tidak terealisasi.

*Pekerja seni, berdomisili di Jakarta. Lahir di Jambi. Alumni Institut Kesenian Jakarta (IKJ).


Tag : #Pemiihan Gubernur Jambi #Gubernur Jambi 2020



Berita Terbaru

 

Sarolangun Smart City
Senin, 22 Juli 2019 20:11 WIB

Pemkab Sarolangun akan Terapkan Tanda Tangan Elektronik, Ini Manfaatnya


Pemkab Sarolangun akan Terapkan Tanda Tangan Elektronik Kajanglako.com, Sarolangun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun dibawah kepemimpinan

 

Konflik Warga dan PT WKS
Senin, 22 Juli 2019 19:53 WIB

Polres Batanghari Kembali Amankan 10 Pucuk Kecepek Anggota SMB


Polres Batanghari Kembali Amankan 10 Pucuk Kecepek Anggota SMB Kajanglako, Batanghari - Kepolisian Resor (Polres) Batanghari mengamankan 10 pucuk senjata

 

Paripurna Dewan
Senin, 22 Juli 2019 19:49 WIB

Paripurna DPRD Muarojambi Ranperda ABDP Tahun 2019


Paripurna DPRD Muarojambi Ranperda ABDP Tahun 2019 Kajanglako.com, Muaro Jambi - DPRD Muaro Jambi gelar rapat paripurna Penyampaian secara resmi Nota Keuangan

 

Mencari Pendamping Fachrori
Senin, 22 Juli 2019 19:45 WIB

Pansel Sarankan Pimpinan Dewan Pilih Opsi Kedua, Ada Apa?


Pansel Sarankan Pimpinan Dewan Pilih Opsi Kedua, Ada Apa? Kajanglako.com, Jambi – Hasil rapat tertutup Panitia Seleksi (Pansel) pemilihan Wakil Gubernur

 

Mencari Pendamping Fachrori
Senin, 22 Juli 2019 19:27 WIB

Kebutuhan Wakil Gubernur Jambi Telah Dianggarkan, Nasri: Tak Ada Wagub Berarti Silpa


Kebutuhan Wakil Gubernur Jambi Telah Dianggarkan, Nasri: Tak Ada Wagub Berarti Silpa Kajanglako.com, Jambi – Alih-alih siapa orangnya, ada atau tidaknya