Selasa, 28 Januari 2020


Selasa, 04 Juni 2019 14:17 WIB

Hampir 100 Tahun, Begini Cerita Kebahagiaan Mbah Tunem di Usia Senjanya

Reporter : Igun
Kategori : Ragam Features

Mbah Tunem saat didatangi Kepala Basarnas Tanjabtim (Foto:Kajanglako/Igun)

Hampir 100 Tahun, Begini Cerita Kebahagiaan Mbah Tunem di Usia Senjanya

Kajanglako.com, Tanjabtim - Umur panjang memang jadi impian banyak orang. Karunia yang didamba umat manusia tersebut, salah satunya didapat oleh Mbah Tunem, warga Kelurahan Bandar Jaya, Rantau Rasau.



Di usianya yang hampir 100 tahun, Mbah Tunem masih memiliki penglihatan yang baik. Memang untuk berjalan Mbah Tunem menggunakan alat bantu berupa tongkat kayu. Selain itu dia juga agak susah diajak berkomunikasi karena pendengaran yabg berkurang.

Berdasarkan penuturan Karwito, anaknya, Mbah Tunem menerapkan pola hidup sehat mekosumsi makanan hijau dan alami. Mbah Tunem tidak suka dengan makanan kekinian seperti Indomie dan makanan yang instan lainnya. Menurutnya, Ibunya tersebut lebih suka rebusan daun ubi, daun pepaya, dengan sambal biasa.

Mbah Tunem kelahiran 05/07/1921 di Yogyakarta. Ikut transmigrasi ke Sumatra tahun 1972. Saat ini nenek 98 tahun ini memang tinggal bersama anaknya Karwito (48 tahun) di RT/RW 01, Kelurahan Bandar Jaya Kecamatan Rantau Rasau .

Sehari-hari Karwito bekerja sebagai petani. Tinggal bersama ibunya yang sudah berusia lanjut tentu saja tidak mudah baginya. Apa lagi istri karwito meninggal dunia kurang lebih satu tahun lalu dikarenakan menderita kanker payudara. Kini karwito harus menghidupi ibunya, yang memaksa ia harus meninggalkan sang ibu sendirian di rumah ketika musim bertani.

Karwito mengaku sangat terbantu dengan tetangganya yang selalu menemani sang ibu saat dirinya bekerja.

"Yang sangat membantu sering tetangga datang memasak di rumah. Hal itu sangat membantu saya. Soalnya saya pulang dari ladang siang, jadi kalau harus nunggu saya masak tentu ibu kelaparan. Soalnya saya anak satu-satunya," kata Karwito.

Kursi Roda Mbah Tunem

Mbah Tunem bisa jadi satu di antara orang tua yang di usia senjanya merasakan kebahagiaan yang yang tak terperi karena ramai tetangga yang peduli kepadanya. Kebahagiaan Mbah Tunem bertambah besar Ramadhan kali ini. Pasalnya, Jumat (31/5) lalu Mbah Tunem mendapatkan bantuan kursi roda dari Basarnas.

Bantuan tersebut diserahkan langsung Kepala Basarnas Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), KH As'ad Arsyad, sekitar pukul 11.45 WIB.

KH As'ad Arsyad mengatakan, pemberian berupa kursi roda ini dikarenakan hal itu yang tampak itu sangat diperlukan Mbah Tunem untuk aktivitasnya sehari-hari. "Mungkin Mbah juga capek berbaring di kasur, kalau kursi roda Mbah bisa duduk di luar untuk kena sinar matahari langsung."

KH As'ad juga memberikan uang 500 ribu rupiah untuk keperluan Mbah Tunem di hari raya.

"Kami dari Basarnas berharap kepada masyarakat jika di kecamatan ada orang-orang sangat membutuhkan seperti sakit yang diluar kemampuan keluarganya untuk melakukan pengobatan, silahkan laporkan insyaAllah kita akan membantu semampu dan kami juga bersama Tim Donasi Tanjung Jabung Timur Peduli juga siap untuk nmeringankan beban keluarga. Selain itu ini menjadi tugas kami agar melancarkan program Bupati Romi Haryanto dan Wakil Bupati H Robby Nahliansyah Merakyat," ujarnya. (Kjcom)


Tag : #jambi #ragam #human #mbah tunem #100 tahun #tua #senja



Berita Terbaru

 

Senin, 27 Januari 2020 16:41 WIB

Fachrori Ingatkan Perusahaan Utamakan K3 Bagi Pekerja


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi Fachrori Umar, bertindak sebagai Inspektur Upacara peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun

 

Senin, 27 Januari 2020 15:01 WIB

Cabuli Anak Tiri, Warga Tanjung Marwo Diciduk Polisi


Kajanglako.com, Batanghari - IS (27), warga RT 02 Desa Tanjung Marwo kecamatan Muara Tembesi terpaksa meringkuk di jeruji besi sel tahanan Polres Batanghari.

 

Senin, 27 Januari 2020 14:50 WIB

Mantap..! Merangin Wakili Indonesia di Festival Kebudayaan Melayu Asean di Thailand


Kajanglako.com, Merangin - Kabupaten Merangin akan mewakili Indonesia di Festival Kebudayaan Melayu Asean di Kota Yala Thailand pada 7-9 Februari 2020

 

Senin, 27 Januari 2020 14:37 WIB

Aksi Warga 12 Desa Kecamatan Mandiangin di Kantor Bupati Berakhir, Warga Akan Langsung Duduki Lahan


Kajanglako.com, Sarolangun - Puluhan warga dari 12 desa di Kecematan Mandiangin yang berdemo di kantor Bupati Sarolangun menuntut PT AAS mengambil lahan

 

Senin, 27 Januari 2020 14:25 WIB

Tinjau Pencarian Korban Tenggelam, Al Haris Ingatkan Orang Tua Agar Awasi Anak


Kajanglako.com, Merangin - Bupati Merangin,  Al Haris, meninjau pencarian korban hanyut di sungai Merangin wilayah Pulau Rayo, Kelurahan Dusun Bangko,